Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Sabtu, 17 November 2018 - 02:50 WIB

Agus Pambagio: Taksi Online Harus Mau Diatur Pemerintah

Oleh : Epr | Jumat, 02 Maret 2018 - 09:46 WIB

ilustrasi taksi online
ilustrasi taksi online
JAKARTA _ Menteri Perhubungan harus tegas menerapkan aturan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Tidak Dalam Trayek.

Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio mengaku heran dengan driver online yang tidak mau diatur.

Permenhub itu diterbitkan demi adanya kejelasan status hukum terhadap keberadaan taksi online.

"Banyak mau diatur karena perlu kejelasan. Nah, itu aturan sudah dibikin tiga kali, tapi dilawan terus. Sekarang maunya apa? Apakah mereka tidak sadar kalau (tanpa pengaturan malah terjebak,red) dalam penjajahan baru. Kan itu yang untung bukan driver, tapi operator. Karena itu dibutuhkan pengaturan," ujar Agus Pambagio ketika sedang dalam perjalanan menuju Jakarta dari Makasar Kamis ,(1/3 2018)

Agus mengingatkan, tidak ada ada negara di dunia ini yang tidak mengatur keberadaan taksi online. Tujuannya, untuk menjaga hal-hal tak diinginkan terhadap sopir taksi online dan penumpang.

"Kalau tidak mau, mereka diusir. Di Kopenhagen diusir. Kemudian di Inggris tidak diperpanjang (izinnya) kecuali dia (taksi online) memperbaiki (kebijakan) dan itu sudah jalan," ucapnya.

Agus kemudian mencontohkan, keberadaan taksi-taksi online di sejumlah negara, kini telah berstiker pada bagian depan, belakang, dan kedua sisi mobil online. Lengkap dengan nomor telepon dan nama perusahaan.

"Jadi itu harus, karena demi keselamatan penumpang. Sekarang kalau ada yang bilang tidak setuju, ini kan aneh. Jadi intinya harus diatur. Isi Permenhubnya menurut saya juga sudah tepat. Dijalani saja dulu, nanti dashboardnya keluar dari Kementerian Komunikasi dan Informasi 1 Februari mendatang," ucapnya.

Dashboard yang bakal dikeluarkan oleh Kominfo, kata Agus kemudian, nantinya akan dipegang oleh Kominfo, Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan. Alat tersebut penting untuk mengetahui apakah ada pihak yang melanggar aturan.


"Jadi semua daftar saja dulu. Harus mau diatur, kalau tidak mau, enggak usah beroperasi," katanya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Sejumlah mantan karyawan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) melakukan aksi di depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 14 November 2018.

Ekbis 16 November 2018 - 00:05 WIB

Ada Investor Berminat Suntik Dana, Apakah Merpati akan Diprivatisasi?

Peluang PT Merpati Nusantara Airlines untuk beroperasi kembali terbuka setelah Pengadilan Niaga Surabaya mengabulkan proposal perdamaian permohonan Penundaan Kewajiban…

Viva.co.id

Test drive MINI Cooper Countryman di Tangerang, 13 November 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

Otomotif 14 November 2018 - 06:46 WIB

Akselerasi MINI Cooper Baru 6,7 Detik, Simak Speknya dan Harganya

MINI meluncurkan empat kendaraan terbarunya yakni new MINI Cooper 3 Door, new MINI Cooper S 3 Door, new MINI Cooper 5 Door, New MINI Cooper Countryman rakitam lokal…

Tempo.co

Yanto Suryawan - Head of Marketing Digital Hub, Sinar Mas Land, sedang menjelaskan BSD City yang bertransformasi menjadi Smart City & proyek Digital Hub, BSD City.

Ekbis 14 November 2018 - 06:27 WIB

Bengkel Animasi Bersama Sinar Mas Land dan Intel Selenggarakan Indonesian CG Heroes.

Hadir pakar animasi ternama seperti Ronny Gani – Senior Animator Film Avengers: Infinity War, Rini Sugianto – Senior Animator Film The Hobbit: The Desolation…

Letkol CKM dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad, dokter Spesialis radiologi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Dok.TEMPO/ Jacky Rachmansyah\

Nasional 13 November 2018 - 00:44 WIB

Warga Vietnam Terapi Cuci Otak, Dokter Terawan: Datangkan Devisa

Kepala Rumah Sakit Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto, Mayor Jenderal Terawan Agus Putranto atau Dokter Terawan mengatakan, metode Medical Digital Substraction Angiogram…

Tempo.co

Presiden Jokowi berbincang dengan sejumlah pedagang saat melakukan blusukan ke Pasar Anyar, di Kota Tangerang, Banten, Ahad, 4 November 2018. Foto: Biro Pers Setpres.

Politik 09 November 2018 - 12:52 WIB

Usai Sindir Politikus Sontoloyo, Jokowi Sebut Politik Genderuwo

Jakarta - Usai polemik ihwal politikus sontoloyo, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyindir aksi para politikus yang gemar menyebar propaganda menakutkan. Jokowi…

Tempo.co

Monik William – Deputy Group CEO Sinar Mas Land bersama dengan Nariman Prasetyo – Direktur Utama PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di BSD City (8/11).

Ekbis 09 November 2018 - 06:34 WIB

Sinar Mas Land dan PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Akan Bangun Rusunami Sederhana di BSD City

Rusunami tersebut akan dibangun di BSD City, mengusung konsep hunian yang sederhana namun berkualitas dengan harga terjangkau. Rusunami ini memiliki akses strategis…

Aktivitas Hasan Sentot menyalurkan sedekah nasi bungkus dari para donatur dengan sasaran fakir miskin disekitar kota Surabaya.

Ekbis 07 November 2018 - 12:36 WIB

Mantan Wartawan Ini Geluti Layanan Sedekah Nasi Bungkus

Surabaya - Berusaha sambil beribadah. Mungkinkah? Ini yang sekarang dilakukan Hasan Sentot, mantan wartawan SCTV di Surabaya. Pria kelahiran Banyuwangi ini punya…

ngopibareng.id