Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Senin, 22 Juli 2019 - 14:27 WIB

Kemenhub Gelar SIM A Umum Kolektif Untuk Sopir Angkutan Umum

Oleh : Epr | Sabtu, 03 Maret 2018 - 17:53 WIB

Menhub Budi Karya Sumadi mencoba simulasi tes SIM A
Menhub Budi Karya Sumadi mencoba simulasi tes SIM A
BANDUNG - Kementerian Perhubungan bersama Polda Jawa Barat gelar pembuatan SIM A Umum secara kolektif untuk pengemudi Angkutan Sewa Khusus maupun pengemudi taksi reguler, hal ini dilakukan agar para pengemudi angkutan umum memenuhi peraturan yang termuat dalam Peraturan Menteri Nomor 108 Tahun 2017. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan peninjauan pembuatan SIM A Umum kolektif di Polrestabes Bandung, Sabtu (3/3). 

"Bagi pengendara yang mobilnya digunakan untuk membawa penumpang dengan tujuan komersil maka harus memiliki SIM A Umum," jelas Menteri Budi.

Pembuatan SIM A Umum ini nantinya akan digelar di sepuluh kota. Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Jakarta dan Surabaya. Bandung merupakan kota ketiga dari kegiatan ini dan membuka kuota 200 pendaftar SIM A Umum.

"Setelah tiga kota itu, hari Rabu saya mau ke Jawa Timur. Saya mau lihat kotanya dulu. Pekanbaru dan Jogjakarta akan dilihat dalam dua hari ini," tutur Menhub Budi.

Program ini akan berlangsung selama 1 bulan. Program yang mendapat subsidi dan merupakan kegiatan CSR ini menggunakan dana sebanyak 10-15 milyar dari Kementerian Perhubungan. Menhub Budi berharap, program ini tidak hanya 1 kali diselenggarakan di setiap kota sehingga semua pengemudi memiliki kesempatan yang sama. Selain pembuatan SIM A Umum, Menhub Budi juga akan menggelar pelaksanaan KIR (uji berkala) gratis.

"Ada dua ketentuan untuk driver yaitu SIM A Umum dan KIR. Hari Selasa kita akan adakan KIR gratis di 10 kota dan targetnya 50.000-an kendaraan," jelas Menhub Budi.

Dalam kegiatan ini, Menhub Budi juga secara simbolis memberikan sertifikat kepada warga yang telah berhasil membuat SIM A Umum.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Angkutan Multimoda Cucu Mulyana, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Supratman, dan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Hendro Pandowo.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut) menyerahkan dokumen Soeharto ke negara

Nasional 18 Juli 2019 - 13:23 WIB

Keluarga Cendana Serahkan Harta Karun Milik Soeharto ke Negara

Keluarga Cendana menyerahkan arsip dan dokumen penting perjalanan Presiden ke-2 Soeharto dan Ibu Tien Soeharto selama memimpin Republik Indonesia kepada Arsip Nasional…

Viva.co.id

Pertemuan Jokowi-Prabowo di kereta MRT.

Nasional 13 Juli 2019 - 11:40 WIB

Jokowi Ungkap Alasan Bertemu Prabowo di Kereta MRT

Lokasi pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak disangka-sangka. Keduanya ternyata memilih bertemu di dalam…

Viva.co.id

Presiden Joko Widodo bertemu calon presiden, Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).

Nasional 13 Juli 2019 - 11:21 WIB

Momen Jokowi-Prabowo Berpelukan, Akhiri Era "Cebong" dan "Kampret"

Presiden Joko Widodo akhirnya kembali bertemu dengan mantan rival dua kalinya dalam ajang pemilihan presiden, Prabowo Subianto di Stadion MRT Lebak Bulus, Sabtu…

Kompas.com

Jokowi bertemu dengan Prabowo. (Andhika/detikcom)

Nasional 13 Juli 2019 - 10:15 WIB

Akhirnya! Jokowi dan Prabowo Bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya bertemu hari ini. Mereka bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus. Prabowo sebelumnya…

detik.com

Bendera Gerindra

Opini 04 Juli 2019 - 15:12 WIB

Gerindra Mau Jadi Oposisi atau “Oplosan”

Gerindra harus menjadi oposisi jika ingin suaranya tetap besar. Artinya , oposisi merupakan pilihan terbaik bagi Gerindra ketimbang menjadi “oplosan”

Salah satu sudut Pesantrean Zamzam Assyifa yang menempati bangunan apartemen, di Margonda Depok.

Religi 04 Juli 2019 - 05:26 WIB

Pesantren Di Apartemen

Sejauh yang saya tahu, ini pesantren pertama di Indonesia yang menempati kompleks apartemen. Menempati 15 lantai dari satu tower apartemen tersebut.

Fatma Bahalwan

Ekbis 25 Juni 2019 - 20:56 WIB

Natural Cooking Class ala Fatma Bahalwan

Dari kegiatan memasak itu, Fatma kini menulis banyak buku best seller di bidang kuliner