Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Jumat, 16 November 2018 - 20:58 WIB

Hari Pendidikan Nasional: Tiga Ancaman Institusi Pendidikan

Oleh : Juri Ardiantoro/ Suherman Saji | Rabu, 02 Mei 2018 - 08:23 WIB

Hari Pendidikan Nasional
Hari Pendidikan Nasional
Tujuan pendidikan adalah membentuk generasi yang memiliki bekal moral, intelektual dan kapasitas untuk kepentingan dirinya , bangsa dan negara. Namun demikian, akhir-akhir ini untuk mewujudkan tujuan-tujuan mulia tersebut, dunia pendidikan menghadapi tantangan yang semakin tidak ringan. Setidaknya ada tiga (3) ancaman serius dan sangat mengkhawatirkan bagi diri anak didik (pelajar dan mahasiswa/generasi muda) kita, yakni : ancaman narkoba, kekerasan pada institusi pendidikan dan krisis kebangsaan.

1. ANCAMAN NARKOBA.
Pendidikan diklaim memiliki peranan dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba. Ironinya, menurut data Puslitkes UI dan BNN (2016), terdapat sekitar 27,32 persen pengguna narkoba di Indonesia berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Kekhawatiran ini menjadi semkain bertambah, menurut info BNN berdasarkan data yang dikeluarkan dalam World Drugs Report 2016, sejak 2008 sampai 2015 telah terindikasi sebanyak 644 total NPS (new psychoactive substances) yang dilaporkan oleh 102 negara dan 65 jenis baru ini telah masuk ke Indonesia.

2. KEKERASAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN.
Akhir-akhir ini kita sangat prihatin dengan adanya berbagai informasi, pemberitaan, tontonan video yang disebarkan secara berantai melalui jaringan media social. Kekerasan fisik maupun kekerasan mental ini sudah menjangkit ke pihak-pihak utama dalam institusi pendidikan, baik perorangan maupun kelompok. Kekerasan sudah dilakukan oleh antar anak murid, murid kepada guru atau sebaliknya guru kepada murid, orang tua murid dengan anak maupun guru. Ini sudah menunjukkan bahwa pendidikan kita sudah darurat akan kekerasan.

3. KRISIS KEBANGSAAN.
Survei Alvara Research Center (2018) menemukan ada sebagian milenial atau generasi kelahiran akhir 1980-an dan awal 1990-an, setuju pada konsep khilafah sebagai bentuk negara. Survei dilakukan terhadap 4.200 milenial (1.800 mahasiswa dan 2.400 pelajar SMA di Indonesia).  Mayoritas milenial memang memilih Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara. Namun ada 17,8 persen mahasiswa dan 18,4 persen pelajar yang setuju khilafah sebagai bentuk negara ideal sebuah negara.

Ditahun sebelumnya, survei BIN tahun 2017 memperoleh data bahwa 24 persen mahasiswa dan 23,3 persen pelajar SMA setuju dengan jihad untuk tegaknya negara Islam.

Angka-angka persentase pelajar dan mahasiswa memang sebagian kecil dari keseluruhan, tapi tidak boleh dibaca jumlah yang kecil. Sebab, baik narkoba, keerasan dan paham anti kebangsaan Indonesia telah berkembang sangat signifikan. Kita tidak ingin generasi Indonesia yang akan datang adalah generasi yang tidak memiliki kepasitas mumpuni untuk menyiapkan diri menghadapi berbagai perubahan yang cepat dan gagap dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia yang indah ini.

Menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei tahun ini, Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta (IKA UNJ) yang menaungi sebagain besar alumni yang berkiprah di dunia pendidikan (guru) mendorong kesadaran publik untuk akan ancaman-ancaman pendidikan sekaligus mendesak pihak-pihak yang memiliki tugas dan kewenangan untuk bersama-sama mengambil inisiatif, kebijakan dan tindakan nyata untuk mengatasi 3 ancaman tersebut yang akan menganggu dan merusak tujuan pencapaian pendidikan.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Sejumlah mantan karyawan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) melakukan aksi di depan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 14 November 2018.

Ekbis 16 November 2018 - 00:05 WIB

Ada Investor Berminat Suntik Dana, Apakah Merpati akan Diprivatisasi?

Peluang PT Merpati Nusantara Airlines untuk beroperasi kembali terbuka setelah Pengadilan Niaga Surabaya mengabulkan proposal perdamaian permohonan Penundaan Kewajiban…

Viva.co.id

Test drive MINI Cooper Countryman di Tangerang, 13 November 2018. Tempo/Muhammad Kurnianto

Otomotif 14 November 2018 - 06:46 WIB

Akselerasi MINI Cooper Baru 6,7 Detik, Simak Speknya dan Harganya

MINI meluncurkan empat kendaraan terbarunya yakni new MINI Cooper 3 Door, new MINI Cooper S 3 Door, new MINI Cooper 5 Door, New MINI Cooper Countryman rakitam lokal…

Tempo.co

Yanto Suryawan - Head of Marketing Digital Hub, Sinar Mas Land, sedang menjelaskan BSD City yang bertransformasi menjadi Smart City & proyek Digital Hub, BSD City.

Ekbis 14 November 2018 - 06:27 WIB

Bengkel Animasi Bersama Sinar Mas Land dan Intel Selenggarakan Indonesian CG Heroes.

Hadir pakar animasi ternama seperti Ronny Gani – Senior Animator Film Avengers: Infinity War, Rini Sugianto – Senior Animator Film The Hobbit: The Desolation…

Letkol CKM dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad, dokter Spesialis radiologi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Dok.TEMPO/ Jacky Rachmansyah\

Nasional 13 November 2018 - 00:44 WIB

Warga Vietnam Terapi Cuci Otak, Dokter Terawan: Datangkan Devisa

Kepala Rumah Sakit Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto, Mayor Jenderal Terawan Agus Putranto atau Dokter Terawan mengatakan, metode Medical Digital Substraction Angiogram…

Tempo.co

Presiden Jokowi berbincang dengan sejumlah pedagang saat melakukan blusukan ke Pasar Anyar, di Kota Tangerang, Banten, Ahad, 4 November 2018. Foto: Biro Pers Setpres.

Politik 09 November 2018 - 12:52 WIB

Usai Sindir Politikus Sontoloyo, Jokowi Sebut Politik Genderuwo

Jakarta - Usai polemik ihwal politikus sontoloyo, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyindir aksi para politikus yang gemar menyebar propaganda menakutkan. Jokowi…

Tempo.co

Monik William – Deputy Group CEO Sinar Mas Land bersama dengan Nariman Prasetyo – Direktur Utama PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di BSD City (8/11).

Ekbis 09 November 2018 - 06:34 WIB

Sinar Mas Land dan PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Akan Bangun Rusunami Sederhana di BSD City

Rusunami tersebut akan dibangun di BSD City, mengusung konsep hunian yang sederhana namun berkualitas dengan harga terjangkau. Rusunami ini memiliki akses strategis…

Aktivitas Hasan Sentot menyalurkan sedekah nasi bungkus dari para donatur dengan sasaran fakir miskin disekitar kota Surabaya.

Ekbis 07 November 2018 - 12:36 WIB

Mantan Wartawan Ini Geluti Layanan Sedekah Nasi Bungkus

Surabaya - Berusaha sambil beribadah. Mungkinkah? Ini yang sekarang dilakukan Hasan Sentot, mantan wartawan SCTV di Surabaya. Pria kelahiran Banyuwangi ini punya…

ngopibareng.id