Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 17 September 2019 - 11:12 WIB

Empat Terduga Teroris Ditembak Tim Densus 88 di Cianjur

Oleh : EB | Minggu, 13 Mei 2018 - 05:42 WIB

Honda Brio warna silver dengan nomor polisi (Nopol) F 1614 UZ, yang dinaiki terduga teroris
Honda Brio warna silver dengan nomor polisi (Nopol) F 1614 UZ, yang dinaiki terduga teroris
EMPAT orang terduga teroris tewas ditembak anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 di Terminal Pasirhayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Minggu (13/5/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan informasi, keempat pelaku yang menggunakan sebuah mobil Honda Brio warna silver dengan nomor polisi (Nopol) F 1614 UZ itu telah dibuntuti petugas sejak dari wilayah Sukabumi.

Saat di wilayah Cianjur, tepatnya di Perempat Pasirhayam para terduga teroris itu diduga telah mengetahui keberadaan petugas.

Sehingga mereka mencoba melarikan diri, dengan masuk ke dalam kawasan Terminal Pasirhayam. Tak mau target buruannya lepas, petugas dari Densus 88 langsung melakukan pengejaran.

Namun saat akan diberhentikan oleh petugas keempat terduga teroris itu mencoba melawan dengan senjata api yang mereka bawa.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah SIK MH, mengungkapkan keempat terduga teroris itu ditembak karena melakukan perlawanan.

"Keempat terduga teroris terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan saat akan di lakukan penangkapan," ungkap Soliyah didampingi Wakapolres, Kompol Santiadji Kartasasmita saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (13/5/2018) dini hari.

Selain berhasil menembak mati para terduga teroris, jelas Soliyah, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk aksi teror jelang pelaksanaan Ramadan dan Idul Fitri mendatang.

"Petugas juga mengamankan barang bukti, yaitu satu unit mobil yang ditumpangi para terduga teroris, dua pucuk senjata api rakitan jenis revolver, tiga buah tas yang diduga berisi bahan peledak, dua buah pelindung kepala (helm), satu lembar kertas bergambar sketsa rakitan senjata api, dan beberapa barang bukti lainnya," jelasnya.

Soliyah menyebutkan untuk barang bukti mobil yang digunakan para terduga teroris langsung diamankan di kantor polisi terdekat.

"Kendaraannya kami amankan di kantor polisi terdekat, sembari menunggu tim Jihandak Gegana.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bawang goreng telah menjadi icon bisnis kota Palu

Artikel 15 September 2019 - 19:41 WIB

Icon Bisnis

Saya sebut bawang goreng sebagai icon bisnis kota Palu karena semua kawan saya di Palu menjawab itu. Berarti bawang goreng identik dengan kota Palu.

Nota Kesepahamanan (MoU) strategis antara Sinar Mas Land dan Microsoft untuk BSD City akan membangun inisiatif ekosistem digital untuk smart city.

Ekbis 13 September 2019 - 11:06 WIB

Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia bersama Microsoft

Sinar Mas Land bekerja sama dengan Microsoft dalam mengubah kota mandiri terbesarnya, BSD City menjadi the first integrated smart digital city.

Sinar Mas Land kembangkan BSD Innovation Labs bersama dengan GK Plug and Play Indonesia dan Digitaraya, rekanan Google Developers Launchpad di Indonesia.

Ekbis 12 September 2019 - 13:18 WIB

Startup melalui BSD Innovation Labs

BSD Innovation Labs akan menjadi startup accelerator untuk Property Technology (Proptech) pertama di Indonesia.

Bawang putih

Artikel 11 September 2019 - 23:57 WIB

Swasembada Bawang Putih Bukan Ilusi

pemerintah menargetkan swasembada Bawang Putih dapat dicapai tahun 2019, dimajukan dari target sebelumnya tahun 2033

Dum Truk di penambangan batubara

Ekbis 11 September 2019 - 07:08 WIB

Terendah Sejak 2 Tahun Terakhir, Harga Batubara Acuan Makin Lesu

Harga Batubara Acuan (HBA) September 2019 anjlok sebesar US$65,79/ton. Sempat naik tipis di bulan Agusus sebesar US$ 72,67/ton, HBA September terkoreksi sebesar…

Duniatambang.co.id

Wakaf kolonial di era milenial

Ekbis 11 September 2019 - 06:46 WIB

Wakaf Nangis Getih, Wakaf Kolonial di Era Milenial (2)

Teman saya kecewa berat. Lahan yang diwakafkan kepada ustadz-nya ternyata mangkrak. Tidak tanggung-tanggung: nganggur empat tahun!

Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti

Ekbis 08 September 2019 - 20:15 WIB

Jurus Antigagal KUPIELON

Tanda-tanda saya akan punya bisnis kopi tampaknya menguat belakangan ini. Terutama setelah bertemu Rani Mayasari, owner coffee shop Kupielon