Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Sabtu, 20 April 2019 - 13:19 WIB

Gerakan Sekolah Menyenangkan, Dikenalkan di 150 Sekolah di Tangerang

Oleh : Epr | Rabu, 31 Oktober 2018 - 00:29 WIB

Pelatihan GSM diselenggarakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 7 - 9 November 2018 di BSD City
Pelatihan GSM diselenggarakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 7 - 9 November 2018 di BSD City
Tangerang, BSD City - Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk berkomitmen untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang cerdas, berbudaya, dan beradab. Perusahaan diarahkan dapat menjadi sarana untuk mentransformasikan masyarakat menuju peradaban modern yang canggih, madani dan unggul. Guna mendukung komitmen tersebut, perusahaan pengembang BSD City itu mendukung Program Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) untuk diterapkan di sekolah-sekolah di sekitar kawasan BSD City.

Bentuk dukungan tersebut diejawantahkan dengan melaksanakan pelatihan GSM bagi 150 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah (MI) di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Pelatihan tersebut diselenggarakan selama tiga hari, mulai 7 November hingga 9 November 2018 di BSD City.

Sosialisasi sekaligus pembukaan pelatihan Gerakan Sekolah Menyenangkan digelar di Ruang Auditorium Green Office Park (GOP) 9, BSD City, Selasa (30/10). Acara tersebut dihadiri kepala sekolah dan guru dari 150 sekolah yang direkomendasikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Direktur PT BSD Tbk Syukur Lawigena mengatakan, tujuan sosialisasi dan pelatihan tersebut guna memberikan pemahaman kepada pihak sekolah tentang program GSM sebagai salah satu bentuk softskill agar dapat bertransformasi menjadi sekolah yang layak, bermutu dan memiliki hasil pendidikan yang berkualitas.

Kami mendukung GSM karena gerakan ini mempromosikan dan membangun kesadaran bagi kepala sekolah, guru-guru, dan seluruh pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun sekolah sebagai tempat yang menyenangkan dan manusiawi untuk belajar. Juga sebagai tempat mengembangkan potensi yang dimiliki anak, baik akademis maupun non akademis, agar anak memiliki bekal ketrampilan hidup di masa yang akan datang, ujar Sykur.

Menurut Syukur, tahun 2017, Sinar Mas Land melalui PT BSD Tbk telah mendukung penerapan GSM di tingkat SMP/Madrasah Tsanawiyah. Program tersebut telah menghasilkan tujuh sekolah model yang mendapatkan pendampingan dari Tim CSR Sinar Mas Land. Sekolah-sekolah tersebut adalah SMPN 7 Tangerang Selatan, SMPN 20 Tangerang Selatan, SMP Muhamadiyah Tangerang Selatan, MTS Pembangunan Nurul Islam Tangerang Selatan, MTS An-Nashihin Tangerang Selatan, MTSN 5 Tangerang, dan SMPI Manbaul Ulum Tangerang.

Hasil dari penerapan program yang diinisiasi di Yogyakarta oleh Prof. M. Nur Rizal Ph.d, berdampak positif bagi perkembangan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen Sinar Mas Land dalam membangun dan meningkatkan kualitas masyarakat guna melahirkan generasi penerus yang unggul, tegas Syukur.

Gerakan Sekolah Menyenangkan merupakan gerakan akar rumput yang terinspirasi ajaran Ki Hadjar Dewantara yang menegaskan sekolah merupakan taman yang menyenangkan. Gerakan ini mempromosikan dan membangun kesadaran guru-guru, kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun sekolah sebagai rumah kedua bagi anak, yaitu sekolah sebagai tempat yang menyenangkan dan manusiawi untuk belajar. Gerakan ini telah berjalan dengan baik di Yogyakarta dan telah memiliki beberapa sekolah jejaring di Jawa Tengah, Bandung dan Sumatera. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Hasil Hitung Cepat Sesuai Ekspektasi, Arus Modal Asing Mengalir Deras

Ekbis 19 April 2019 - 06:50 WIB

Hasil Hitung Cepat Sesuai Ekspektasi, Arus Modal Asing Mengalir Deras

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 25 poin atau 0,4 persen ke 6.507 di akhir perdagangan Kamis (18/4/2019). Sebanyak 206 saham naik, 212…

Kompas.com

Ilustrasi.

Opini 19 April 2019 - 05:22 WIB

Jangan Baper

Publik tiba-tiba heboh. Gara-gara ada tayangan di sebuah stasiun televisi nasional yang memperlihatkan keanehan. Ada tayangan hasil quick count dari sejumlah lembaga…

Ilustrasi penghitungan suara (Ari Saputra/detikcom)

Politik 19 April 2019 - 01:39 WIB

LSI Denny JA Klarifikasi Hasil QC Pilpres Sementara di Indosiar yang Viral

Jakarta - Lembaga survei LSI Denny JA memberi klarifikasi terkait hasil quick count (QC) sementara Pilpres 2019 yang ditayangkan di stasiun televisi Indosiar yang…

detik.com

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Politik 19 April 2019 - 00:46 WIB

Ekspresi Sandi Ramai Dibahas Warganet, Ini Kata Pakar Gestur

JAKARTA -- Warganet menyoroti ekspresi calon wakil presiden (cawapres) nomor urut Sandiaga Salahuddin Uno selama mendampingi calon presiden (capres) Prabowo Subianto…

republika.co.id

Time to Say GOOD BYE

Ekbis 19 April 2019 - 00:06 WIB

Induk SCTV Sudah Rugi Rp 1,9 T Karena BBM

Jakarta - Mulai tanggal 31 Mei 2019, aplikasi pesan instan BBM, yang dulunya bernama Blackberry Messenger, akan resmi setop beroperasi di Indonesia. BBM harus tutup…

detik.com

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik.

Politik 16 April 2019 - 23:32 WIB

Tangkap Timses M Taufik, Gerindra Sebut Polisi Langkahi Aturan

Partai Gerakan Indonesia Raya menilai, Kepolisian khususnya Kepolisian Resor Jakarta Utara telah melangkahi aturan dalam melakukan operasi tangkap tangan terhadap…

Viva.co.id

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja (kiri), anggota Bawaslu M. Afifudin, Ketua Bawaslu Abhan, anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar ketika akan menggelar konferensi pers di Media Center Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (16-4-2019). (Foto: Asep Firmansyah)

Politik 16 April 2019 - 18:32 WIB

Bawaslu rekomendasikan PSU dan penggantian PPLN Kuala Lumpur

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) dan penggantian Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur