Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Minggu, 17 Februari 2019 - 23:47 WIB

Diduga Bermasalah, Kursi Dirut Bank BJB Disoroti Publik

Oleh : Idr | Jumat, 01 Februari 2019 - 21:09 WIB

Proses pergantian kursi Direktur Utama (Dirut) Bank bjb menjadi sorotan, lantaran dinilai bermasalah terkait adanya isu yang mencuat soal permainan. Foto/Ilustrasi
Proses pergantian kursi Direktur Utama (Dirut) Bank bjb menjadi sorotan, lantaran dinilai bermasalah terkait adanya isu yang mencuat soal permainan. Foto/Ilustrasi
Jakarta - Proses pergantian kursi dirut Bank BJB diduga bermasalah, isunya ada permainan kepentingan proyek yang menggeregoti management Bank BJB. Permainan tersebut diduga dilakukan untuk memuluskan salah satu langkah memperebutkan posisi sebagai Dirut Bank BJB.

Untuk diketahui dua bulan menjelang RUPS tahunan sekaligus penetapan calon dirut dan direksi baru, kendati pendaftaran calon direksi baru dibuat secara terbuka namun ada tiga nama yang disinyalir menjadi calon kuat.

Mereka adalah, plt Dirut Agus Mulyana, Zaenal Arifin tercatat sebagai direktur kepatuhan (2014), dan Dirut Bank banten Fahmi Bagus. Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu sosok calon tersebut begitu gencar melakukan upaya-upaya untuk mensukseskan dirinya menjadi Dirut BJB.

Salah satu cara yang digunakan untuk memuluskan langkah sebagai Dirut ialah melalui aliran dana fee dari para broker asuransi yang selama ini memang menjadi salah satu komoditas seksi yang banyak diincar para pengusaha.

Aliran dana fee broker tersebut digunakan oleh salah satu calon dirut tersebut dan kemudian diberikan kepada orang yang mengaku-ngaku orang dekat Gubernur Ridwan Kamil.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary Perseroan As'adi Budiman mengaku tidak tahu menahu soal adanya dugaan permainan yang dimaksudkan.

"Saya kurang paham kalau itu," singkat dia saat dihubungi oleh wartawan, Jumat, (1/2/2018).

Dia melanjutkan bahwa dirinya juga tidak mengetahui perkembangan soal penetapan Dirut baru Bank BJB lantaran itu menjadi kendali komisaris dan pemegang saham.

"Itu ranahnya komisaris dan pemegang saham," kata dia.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Presiden Joko Widodo (kanan) menerima pendiri sekaligus CEO Bukalapak.com Achmad Zaky (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Nasional 16 Februari 2019 - 11:59 WIB

CEO Bukalapak sampaikan permintaan maaf ke Presiden Jokowi

Pendiri dan CEO Bukalapak Ahmad Zaky secara pribadi menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Joko Widodo soal cuitan di akun Twitternya beberapa waktu lalu.…

Antaranews.com

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Ismail Yusanto.

Hukum 15 Februari 2019 - 21:02 WIB

MA Sahkan Pembubaran HTI, Tolak Kasasi

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Putusan itu tertanggal Kamis 14 Februari 2019. Perkara nomor 27 K/TUN/2019 itu diadili oleh ketua…

Viva.co.id

Utang luar negeri naik menjadi Rp5.312 triliun

Ekbis 15 Februari 2019 - 20:09 WIB

Utang luar negeri naik menjadi Rp5.312 triliun

Utang luar negeri Indonesia naik 6,9 persen secara tahun ke tahun pada akhir triwulan IV 2018 menjadi 376,8 miliar dolar AS atau setara dengan Rp5.312 triliun (asumsi…

Antaranews.com

Ekonom senior Indef Faisal Basri. (ANTARA News/Ade Irma Junida)

Ekbis 14 Februari 2019 - 20:57 WIB

Indef: jalan tol bukan solusi turunkan biaya logistik

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri menyebut jalan tol bukanlah solusi efektif untuk menurunkan biaya logistik.…

Antaranews.com

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah

Politik 14 Februari 2019 - 15:20 WIB

Fahri Hamzah Minta Pemerintah Klarifikasi Kabar Prabowo Dilarang Salat

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, ikut menyoroti soal Capres RI nomor 02 Prabowo Subianto yang dilarang salat Jumat di salah satu masjid di kota Semarang. Fahri…

Viva.co.id

Foto: Jeremy Teti (Pinkan Anggraini/detikHOT)

Hiburan 13 Februari 2019 - 00:16 WIB

Jeremy Teti Suka Wanita Seperti Yeyen Lydia, Karena Seksi?

Jeremy Teti mengungkapkan sosok wanita idamannya. Eks pembawa berita itu menyebutkan satu nama artis Indonesia yang dinilai masuk kriterianya, yakni artis Yeyen…

detik.com

Department Head CSR BSD City – Idham Muchlis (keempat dari kiri) memberikan beasiswa coding kepada orang tua penerima beasiswa (keenam dari kanan).

Teknologi 10 Februari 2019 - 18:17 WIB

Sinar Mas Land Bersama Techpolitan Berikan Program Beasiswa Coding

Sinar Mas Land bersama Techpolitan memberikan program beasiswa Coding kepada warga sekitar BSD City untuk dilatih menjadi programmer handal.