Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Kamis, 20 Februari 2020 - 01:46 WIB

Smart city, Keinginan Versus Kebutuhan

Oleh : Joko Intarto | Rabu, 27 Maret 2019 - 11:27 WIB

Berbincang Smart City dengan Maidi Walikota Madiun
Berbincang Smart City dengan Maidi Walikota Madiun
Joko Intarto

Walikota baru Madiun berencana membangun Smart city. Konsep kota pintar itu keinginan atau kebutuhan?
-----

Tiga jam sudah kami ngobrol. Di lobi Hotel Aston Madiun, Selasa siang. Sebenarnya masih kurang lama. Tapi kami harus segera ke Bandara Juanda. Pulang ke Jakarta.

Berbincang dengan Pak Maidi memang membuat kami hampir lupa waktu. Saking asyiknya. Saking serunya.

Walikota baru Madiun itu memang kaya gagasan. Terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan pelayanan publik dan kinerja aparat Pemkot. "Madiun harus bisa menjadi smart city," kata Pak Wali.

Smart city akan menjadi back bone berbagai program Pak Wali yang akan dilantik 29 April nanti. Smart city diharapkan bisa menjadi jawaban atas keinginannya meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk warga kota Madiun.

"Smart city bukan untuk gagah-gagahan. Tapi ini sudah menjadi kebutuhan. Masyarakat menuntut kami bekerja lebih baik. Melayani lebih cepat. Lebih aspiratif," jelas mantan Sekda itu.

Pak Wali memang punya obsesi memajukan Kota Madiun. Agar bisa seperti Surabaya, Bandung dan Makassar. Yang sudah bergerak jauh mengimplementasikan teknologi informasi dalam pelayanan publik.

Pak Wali terkesan dengan berbagai layanan berbasis digital yang telah berjalan di kota-kota itu. Misalnya, pelayanan rumah sakit, pendidikan, perizinan, subsidi dan pelayanan sosial lainnya yang semakin baik. "Madiun harus bisa," katanya.

Untuk itu, Pak Wali rajin bertanya. Berbelanja ide. Dari siapa saja. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang kota pintar yang dicita-citakan. Yang cocok dengan budaya dan memberi nilai tambah tinggi bagi kota Madiun. Terutama di mata warganya.

Kegiatan berbelanja ide ia lakukan jauh hari sebelum menjadi walikota resmi. Agar bisa langsung tancap gas begitu selesai dilantik. "Lima tahun itu pendek. Kita harus ngebut dalam membangun Madiun," katanya.

Kapan akan diimplementasikan? "Smart city akan masuk dalam program kerja 100 hari pertama. Tahapannya cukup panjang. Bidangnya pun luas. Saya sudah membuat skala prioritas bidang apa saja yang akan didahulukan," tegasnya.

Berdiskusi tiga jam dengan Pak Wali, saya menyimpulkan bahwa Pak Wali memahami Smart city bukan karena keinginan tetapi kebutuhan. Keinginan dan kebutuhan merupakan dua hal yang berbeda.

Anda boleh punya keinginan membeli mobil. Tapi mobil apa yang Anda butuhkan? Itulah rasionalitas. Itulah akal sehat.(jto)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Lifter Timnas Indonesia Rahmat Erwin Abdullah berlatih di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Rabu, 27 November 2019.

Olahraga 17 Februari 2020 - 11:58 WIB

Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia: Rizky Pecahkan Dua Rekor Dunia

Jakarta - Lifter putra Indonesia Rizky Juniansyah membuat kejutan dengan memecahkan dua rekor dunia remaja saat berlaga di Kejuaraan Angkat Besi Asia Remaja dan…

Tempo.co

Lifter Indonesia Muhammad Faathir saat merebut emas sekaligus memecahkan rekor dunia remaja dalam Kejuaraan Angkat Besi Remaja dan Junior Asia 2020 di Tashkent, Uzbekistan, Sabtu 15 Februasi. (dok. PABBSI)

Olahraga 17 Februari 2020 - 11:52 WIB

Indonesia Panen 16 Emas di Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia 2020

Jakarta - Lifter Indonesia panen medali dengan memborong 16 emas pada ajang Kejuaraan Angkat Besi Asia Remaja dan Junior 2020 di Tashkent, Uzbekistan, 13-19 Februari.…

Tempo.co

Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/11/2019)

Ekbis 17 Februari 2020 - 11:46 WIB

Neraca Perdagangan Indonesia Defisit USD 860 Juta di Januari 2020

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan selama Januari 2020 defisit senilai USD 860 juta. Angka tersebut mengecil dibandingkan Januari 2019 yang…

kumparan.com

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020)

Nasional 16 Februari 2020 - 18:40 WIB

Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

JAKARTA - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai, masuknya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin adalah…

Kompas.com

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)

Nasional 12 Februari 2020 - 06:31 WIB

Pemerintah 'Tutup Pintu' Untuk WNI Eks ISIS

Bogor - Pemerintah telah mengambil keputusan untuk tidak memulangkan warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS. Hal ini diputuskan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi)…

inilah.com

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).

Politik 11 Februari 2020 - 20:29 WIB

Zulkifli Hasan Terpilih Jadi Ketua Umum PAN Periode 2020-2025

KENDARI - Zulkifli Hasan terpilih menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional periode 2020-2025 berdasarkan pemilihan dalam Kongres V PAN pada Selasa (11/2/2020).…

Kompas.com

Achmad Luqman bersama penulis Albert Kuhon

Artikel 11 Februari 2020 - 12:08 WIB

Elegi Buat Luqman Yang Budhal Duluan

Hidup Luqman sungguh dibuatnya kocak. Semasa muda, tingkat kejahilannya sangat tinggi dan hampir semua teman dekat pernah dia kerjain. Mulai dari sandal atau sepatu…