Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 17 September 2019 - 11:12 WIB

Smart city, Keinginan Versus Kebutuhan

Oleh : Joko Intarto | Rabu, 27 Maret 2019 - 11:27 WIB

Berbincang Smart City dengan Maidi Walikota Madiun
Berbincang Smart City dengan Maidi Walikota Madiun
Joko Intarto

Walikota baru Madiun berencana membangun Smart city. Konsep kota pintar itu keinginan atau kebutuhan?
-----

Tiga jam sudah kami ngobrol. Di lobi Hotel Aston Madiun, Selasa siang. Sebenarnya masih kurang lama. Tapi kami harus segera ke Bandara Juanda. Pulang ke Jakarta.

Berbincang dengan Pak Maidi memang membuat kami hampir lupa waktu. Saking asyiknya. Saking serunya.

Walikota baru Madiun itu memang kaya gagasan. Terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan pelayanan publik dan kinerja aparat Pemkot. "Madiun harus bisa menjadi smart city," kata Pak Wali.

Smart city akan menjadi back bone berbagai program Pak Wali yang akan dilantik 29 April nanti. Smart city diharapkan bisa menjadi jawaban atas keinginannya meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk warga kota Madiun.

"Smart city bukan untuk gagah-gagahan. Tapi ini sudah menjadi kebutuhan. Masyarakat menuntut kami bekerja lebih baik. Melayani lebih cepat. Lebih aspiratif," jelas mantan Sekda itu.

Pak Wali memang punya obsesi memajukan Kota Madiun. Agar bisa seperti Surabaya, Bandung dan Makassar. Yang sudah bergerak jauh mengimplementasikan teknologi informasi dalam pelayanan publik.

Pak Wali terkesan dengan berbagai layanan berbasis digital yang telah berjalan di kota-kota itu. Misalnya, pelayanan rumah sakit, pendidikan, perizinan, subsidi dan pelayanan sosial lainnya yang semakin baik. "Madiun harus bisa," katanya.

Untuk itu, Pak Wali rajin bertanya. Berbelanja ide. Dari siapa saja. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang kota pintar yang dicita-citakan. Yang cocok dengan budaya dan memberi nilai tambah tinggi bagi kota Madiun. Terutama di mata warganya.

Kegiatan berbelanja ide ia lakukan jauh hari sebelum menjadi walikota resmi. Agar bisa langsung tancap gas begitu selesai dilantik. "Lima tahun itu pendek. Kita harus ngebut dalam membangun Madiun," katanya.

Kapan akan diimplementasikan? "Smart city akan masuk dalam program kerja 100 hari pertama. Tahapannya cukup panjang. Bidangnya pun luas. Saya sudah membuat skala prioritas bidang apa saja yang akan didahulukan," tegasnya.

Berdiskusi tiga jam dengan Pak Wali, saya menyimpulkan bahwa Pak Wali memahami Smart city bukan karena keinginan tetapi kebutuhan. Keinginan dan kebutuhan merupakan dua hal yang berbeda.

Anda boleh punya keinginan membeli mobil. Tapi mobil apa yang Anda butuhkan? Itulah rasionalitas. Itulah akal sehat.(jto)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bawang goreng telah menjadi icon bisnis kota Palu

Artikel 15 September 2019 - 19:41 WIB

Icon Bisnis

Saya sebut bawang goreng sebagai icon bisnis kota Palu karena semua kawan saya di Palu menjawab itu. Berarti bawang goreng identik dengan kota Palu.

Nota Kesepahamanan (MoU) strategis antara Sinar Mas Land dan Microsoft untuk BSD City akan membangun inisiatif ekosistem digital untuk smart city.

Ekbis 13 September 2019 - 11:06 WIB

Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia bersama Microsoft

Sinar Mas Land bekerja sama dengan Microsoft dalam mengubah kota mandiri terbesarnya, BSD City menjadi the first integrated smart digital city.

Sinar Mas Land kembangkan BSD Innovation Labs bersama dengan GK Plug and Play Indonesia dan Digitaraya, rekanan Google Developers Launchpad di Indonesia.

Ekbis 12 September 2019 - 13:18 WIB

Startup melalui BSD Innovation Labs

BSD Innovation Labs akan menjadi startup accelerator untuk Property Technology (Proptech) pertama di Indonesia.

Bawang putih

Artikel 11 September 2019 - 23:57 WIB

Swasembada Bawang Putih Bukan Ilusi

pemerintah menargetkan swasembada Bawang Putih dapat dicapai tahun 2019, dimajukan dari target sebelumnya tahun 2033

Dum Truk di penambangan batubara

Ekbis 11 September 2019 - 07:08 WIB

Terendah Sejak 2 Tahun Terakhir, Harga Batubara Acuan Makin Lesu

Harga Batubara Acuan (HBA) September 2019 anjlok sebesar US$65,79/ton. Sempat naik tipis di bulan Agusus sebesar US$ 72,67/ton, HBA September terkoreksi sebesar…

Duniatambang.co.id

Wakaf kolonial di era milenial

Ekbis 11 September 2019 - 06:46 WIB

Wakaf Nangis Getih, Wakaf Kolonial di Era Milenial (2)

Teman saya kecewa berat. Lahan yang diwakafkan kepada ustadz-nya ternyata mangkrak. Tidak tanggung-tanggung: nganggur empat tahun!

Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti

Ekbis 08 September 2019 - 20:15 WIB

Jurus Antigagal KUPIELON

Tanda-tanda saya akan punya bisnis kopi tampaknya menguat belakangan ini. Terutama setelah bertemu Rani Mayasari, owner coffee shop Kupielon