Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Sabtu, 16 November 2019 - 09:35 WIB

Bawaslu rekomendasikan PSU dan penggantian PPLN Kuala Lumpur

Oleh : Antaranews.com | Selasa, 16 April 2019 - 18:32 WIB

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja (kiri), anggota Bawaslu M. Afifudin, Ketua Bawaslu Abhan, anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar ketika akan menggelar konferensi pers di Media Center Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (16-4-2019). (Foto: Asep Firmansyah)
Anggota Bawaslu Rahmat Bagja (kiri), anggota Bawaslu M. Afifudin, Ketua Bawaslu Abhan, anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar ketika akan menggelar konferensi pers di Media Center Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (16-4-2019). (Foto: Asep Firmansyah)
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) dan penggantian Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur ke Komisi Pemiliham Umum (KPU) terkait kisruh dugaan surat suara tercoblos di Selangor.

"Bawaslu merekomendasikan melalui KPU untuk mengganti PPLN sebanyak dua orang, yakni Krishna Hannan (Wakil Duta Besar) untuk menghindari konflik kepentingan dan Djadjuk Natsir (penanggung jawab pemungutan metode pos Malaysia)," kata anggota Bawaslu Rahmat Bagja saat menggelar konferensi pers di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Selasa.

Rahmat mengatakan bahwa rekomendasi ini didasarkan atas temuan-temuan pelanggaran tim investigasi serta hasil koordinasi dengan KPU dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Temuan pelanggaran yang dimaksud, seperti tidak tercatatnya jumlah surat suara yang telah terkirim melalui metode pos. Dari catatan KPU, jumlah pemilih melalui pos di Kuala Lumpur mencapai 319.293 orang.

Hal lain yang menjadi alasan Bawaslu mengeluarkan dua rekomendasi itu adalah adanya ketidakprofesionalan PPLN dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyelanggara pemungutan suara, hingga akhirnya ditemukan surat suara yang diduga sah telah dicoblos.

"Pemungutan surat suara melalui metode pos tidak sepenuhnya sesuai dengan prosedur, tata cara atau mekanisme yang diatur dalam perundang-undangan pemilu," ujarnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Seorang personel polisi menggeser papan ke tengah jalan untuk menutup akses Jalan HM Said pasca ledakan di Mako Polrestabes Medan, Rabu pagi tadi (13/11/2019).

Hukum 14 November 2019 - 06:51 WIB

Teror Bom Saat Warga Urus SKCK di Kota Medan.

Rabu (13/11/2019) pagi, RMN (24) datang ke Mako Polrestabes Medan. Kepada petugas yang berjaga, RMN mengaku akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).…

Kompas.com

Aktivitas penambangan Nikel

Ekbis 13 November 2019 - 17:23 WIB

Indonesia Stop Ekspor 2020, Pasokan Nikel Dunia Krisis

Pembahasan pelarangan ekspor nikel akhirnya menemui titik kesepakatan antara perusahaan penambang nikel dan pengusaha smelter. Kesepakatan tersebut dicapai dalam…

Duniatambang.co.id

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Nasional 13 November 2019 - 11:17 WIB

Ahok Diajak Erick Thohir Jadi Bos BUMN

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pagi tadi mendatangi kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. Ahok bertemu langsung dengan Menteri BUMN Erick Thohir.…

detik.com

Aktivitas Tambang Nikel. Sumber gambar: FPL

Ekbis 12 November 2019 - 18:23 WIB

Kuota Ekspor Nikel Kembali Dibuka, 9 Perusahaan Ini Berhasil Lolos

Nikel menjadi topik yang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini. Pasalnya, pelarangan ekspor nikel yang mulai berlaku per 1 Januari 2020 membuat jumlah ekspor nikel…

Duniatambang.co.id

ilustrasi mi instan (Istockphoto/estebanmiyahira)

Gaya Hidup 11 November 2019 - 22:26 WIB

Mi Instan Indonesia Jadi Mi Terenak di Dunia Versi LA Times

Jakarta -- Mi instan asal Indonesia, Indomie rasa ayam barbeque (BBQ) atau ayam panggang dinobatkan menjadi mi instan terenak di dunia versi Los Angeles Times.…

cnnindonesia.com

Melalui beragam fasilitas dan infrastruktur, Sinar Mas Land dukung pengembangan sumber daya manusia di Digital Hub, BSD City.

Teknologi 11 November 2019 - 17:25 WIB

Sinar Mas Land Dukung Gamer NXL E-Sport Center Dengan Program Beasiswa

Beasiswa dari Sinar Mas Land diharapkan dapat menyokong para atlet e-sport profesional dari NXL agar dapat terus berkarya

Pameran produk UMKM di Jakarta

Artikel 11 November 2019 - 16:09 WIB

Nasib UMKM, Bagai Semut Melawan Gajah

Produk UMKM tidak mungkin kuat melawan produk perusahaan raksasa itu. Tapi produk UMKM pasti bisa hidup dan berkembang kalau masuk di pasar spesifik. Yaitu pasar…