Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Senin, 27 Mei 2019 - 10:08 WIB

Kenali Modus Pemerasan Online

Oleh : Joko Intarto | Senin, 22 April 2019 - 09:44 WIB

Pemerasan lewat medsos
Pemerasan lewat medsos
Oleh: Joko Intarto

Tiba-tiba saya diinvite seseorang bernama Naomi. Namanya ditulis dengan huruf Kanji, Jepang. Di Facebook, tertulis ia berkawan dengan beberapa teman saya. Salah satunya, teman saya yang menjadi direktur di pabrik semen.

Beberapa saat sebelumnya, teman saya di Malang menghubungi saya. Dia sedang bingung karena diancam oleh seseorang bernama Naomi. Dari gambar yang ia kirim, Naomi yang dimaksud ternyata sama dengan Naomi yang mengundang saya untuk berkawan. Naomi yang namanya ditulis dengan huruf Kanji.

Teman saya yang ketiban sial itu orang Surabaya. Sekarang tinggal di Malang. Menjadi petani anggrek. Namanya: sebut saja HS. Alumni Ponpes Gontor.

Kisahnya begini:
HS teman baik saya. Tionghoa, muallaf, yang profesinya petani anggrek kecil-kecilan. Suatu hari HS dimention seseorang bernama Naomi.

Karena HS ini hanya update2 soal anggrek, maka ia mengira Naomi penggemar anggrek.

Dari chatt via messenger FB, Naomi mengajak chatt via Line. HS mengikuti.

Dari chatt di Line ini, Namoni mengajak video call. HS kembali mengikuti.

Ternyata, saat di video call itu, Naomi tiba-tiba menyetel video porno.

Tak lama kemudian video dimatikan. Naomi tiba-tiba mengirim video bokep jepang itu plus video entah dari mana berisi video laki-laki sedang masturbasi. Kedua video itu tampak berjejeran.

Naomi lalu mengancam HS. Naomi akan menyebarkan video tersebut ke medsos, kecuali HS mau bayar tebusan Rp 30 juta.

HS bingung, bagaimana mengatasi pemerasan begitu. Saya sarankan agar lapor polisi saja, ke unit cyber crime di Polda Jatim.

Teknik menampilkan dua video berdampingan itu sebenarnya mudah. Dalam dunia broadcasting disebut picture to picture atai p to p. Banyak software yang bisa digunakan untuk membuat tampilan seperti itu. Bagi yang pernah bekerja di stasiun TV pasti paham.

Software tersebut juga bisa merekam secara otomatis. Menggunakan teknologi live video record atau LVR. Saat video ditayangkan, saat itu pula dilakukan perekaman.

Jadi, hati-hati menerima permintaan perkawanan di media sosial. Kenali betul profil orang yang mengajak berkawan. Bila tidak cukup alasan untuk menerima ajakan, lebih baik hapus dari daftar permintaan. (jto)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menunjukkan buku berjudul Jokowi People Power saat jeda pemeriksaan untuk salat Jumat, di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan, Jakarta, 24 Mei 2019. ANTARA

Nasional 25 Mei 2019 - 00:25 WIB

Diperiksa 10 Jam, Amien Rais Jelaskan Maksud People Power

Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais diperiksa selama sekitar 10 jam sebagai saksi dalam kasus dugaan makar dengan tersangka…

Tempo.co

Perawatan lapangan pesawat terbang yang dikelola oleh Asia Aero Technology

Ekbis 24 Mei 2019 - 06:55 WIB

Dari Tukang Rumput Jadi Pengelola Bandara

Banyak yang punya helikopter dan pesawat terbang pribadi. Tapi hanya satu yang punya bandaranya.

Pendiri Yayasan Pesantren Adz-Dzikra, KH Muhammad Arifin Ilham. (Screenshot via instagram @alvin_411)

Nasional 23 Mei 2019 - 00:17 WIB

Arifin Ilham Meninggal Dunia di Malaysia

Pendiri Yayasan Pesantren Az-Zikra KH Muhammad Arifin Ilham alias Ustaz Arifin Ilham meninggal karena penyakit kanker getah bening yang diidapnya. Dia tutup usia…

cnnindonesia.com

 Taksi listrik yang beroperasi di Jakarta

Opini 22 Mei 2019 - 08:50 WIB

SKOR 1 – 0

Kali ini saya menang 1 – 0. Melawan Pak Dahlan Iskan. Dalam soal cepet-cepetan punya pengalaman naik taksi listrik di Jakarta.

Prabowo Gugat Hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi Calon presiden Prabowo Subianto berencana mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Nasional 21 Mei 2019 - 12:59 WIB

Prabowo Gugat Hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi

Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Hiburan Gaya Hidup Infografis Foto Video Fokus Kolom Terpopuler Indeks BREAKING NEWS: Pidato Jokowi Usai…

cnnindonesia.com

Jokowi-Ma'ruf Amin (Rengga Sancaya/detikcom)

Nasional 21 Mei 2019 - 03:51 WIB

KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Pemenang Pilpres 2019

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuntaskan rekapitulasi nasional hasil Pilpres 2019. Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang…

detik.com

Empat muazin mengumandangkan azan di Masjid Kesultanan Ternate

Religi 18 Mei 2019 - 09:11 WIB

Uniknya Masjid Kesultanan Ternate, 4 Muazin Kumandangkan Azan

Masjid Kesultanan Ternate atau Sigi Lamo merupakan warisan harta kekayaan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Selain menjadi saksi bisu sejarah perkembangan…

Viva.co.id