Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Minggu, 18 Agustus 2019 - 20:56 WIB

Siaran Mudik Dengan Monars

Oleh : Joko Intarto | Jumat, 03 Mei 2019 - 11:50 WIB

Ingin membuat siaran arus mudik yang mudah dan murah? Saya merekomendasikan penggunaan Monars, mobile webinar system.
Ingin membuat siaran arus mudik yang mudah dan murah? Saya merekomendasikan penggunaan Monars, mobile webinar system.
Ingin membuat siaran arus mudik yang mudah dan murah? Saya merekomendasikan penggunaan Monars, mobile webinar system. Layanan kreatif yang mengintegrasikan video production system, live video streaming system, live video conference system dan media channeling system.

Gampangnya begini:

Pemantauan dilakukan di sebuah ruangan. Biasa disebut command center. Di ruangan inilah situasi arus mudik dari berbagai lokasi dimonitor. Melalui sebuah layar besar. Bisa menggunakan LED TV maupun LED video wall.

Video situasi dari berbagai daerah itu dikirim melalui jaringan internet menggunakan smartphone.

Dulu, sistem monitor seperti ini harus menggunakan CCTV dan mini komputer. Mahal dan tidak praktis. Sekarang cukup dengan smartphone.

Karena menggunakan smartphone, petugas bisa bergerak melaporkan situasi dari berbagai lokasi. Misalnya, bila terjadi kemacetan 1 Km dari gerbang tol, petugas bisa bergerak ke sumber kemacetan. Kemudian melaporkan situasinya secara live dan interaktif.

Dalam manajemen arus mudik, banyak lembaga yang berkepentingan untuk memonitor situasi. Padahal kantornya terpisah-pisah. Bagaimana solusinya?

Video conference bisa mengakomodasi hingga 10.000 user. Maka, setiap lembaga pemantau dibuatkan satu user. Dengan demikian, situasi yang terpantau di command center juga bisa disaksikan di kantor lembaga tersebut. Tidak perlu membuat sistem pemantau sendiri-sendiri.

Apakah monitoring system pada command center bisa disalurkan sebagai konten siaran televisi? Bisa banget.

Redaksi TV bisa diberi akses sebagai user sebagai co-host agar bisa memonitor command center di studionya. Setelah itu, presenter bisa mewawancarai petugas pemantau di lapangan.

Jadi, stasiun TV tidak harus mengirim reporter ke jalur mudik hingga berhari-hari seperti dulu. Semua bisa dilakukan dari studio.

Nah, gampang kan?

Komentar Berita

Berita Lainnya

Enggartiasto dan Rini Soemarno

Opini 16 Agustus 2019 - 18:03 WIB

Enggar dan Rini Anggap Sepi Larangan Jokowi

Kesannya, perintah dan larangan Presiden Jokowi yang sudah dipublish itu hanya sebagai pemanis di bibir saja oleh para menterinya, setidak-tidaknya oleh Enggar…

Fahri Hamzah

Politik 14 Agustus 2019 - 16:12 WIB

Soal Enzo, Stop Rasa Takut dan Ancaman!

Kita jangan mau diadu domba. Dan anak-anak bangsa seperti Enzo Zenz Allie dan Clovis adalah masa depan. Stop jualan rasa takut dan ancaman. Buka hati dan pikiran.…

Net tv

Opini 13 Agustus 2019 - 22:22 WIB

NET TV: ANTARA BISNIS NYATA DAN MIMPI

Kabar ini sedang viral: NET TV dikabarkan bangkrut. Karyawannya di-PHK massal. Manajemen NET TV membantah. Tidak ada PHK massal. Ada apa dengan bisnis media TV?

Prabowo bertemu Megawati (Foto: Dok. PDIP)

Opini 13 Agustus 2019 - 02:09 WIB

Jurus ‘Pendekar Mabuk’ Prabowo dan Isu ‘Penumpang Gelap’

Nampaknya, perilaku elit Partai Gerindra semakin membingungkan kawan dan lawan. Setelah Prabowo ujug-ujug melakukan jurus ‘pendekar mabuk’ dengan “pertemuan…

Kakak beradik pendiri brand Kalibre: Direktur Research & Development Sunflower Lukman, Direktur Production & Marketing Sunflower Sandy Sadeli dan Direktur Finance Sunflower Roby. (dok. pribadi)

Ekbis 05 Agustus 2019 - 16:31 WIB

Kalibre Bintang Baru di Bisnis Tas

Kalibre merupakan salah satu merek tas pendatang baru yang namanya kian populer. Bahkan brand yang didirikan pada tahun 2014 oleh Sandy Sadeli bersama dua kakaknya…

swa.co.id

Presiden Joko Widodo atau Jokowi, mendatangi kantor pusat PT PLN (Persero), Jakarta, Senin 5 Agustus 2019. Kedatangan Jokowi ini untuk meminta penjelasan PLN mengenai padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pulau Jawa. TEMPO/Subekti

Nasional 05 Agustus 2019 - 11:23 WIB

Tegur Para Petinggi PLN, Jokowi: Bapak Ibu Kan Pinter-pinter

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegur para pimpinan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait dengan pemadaman listrik cukup lama pada Ahad, 4 Agustus…

Tempo.co

Mahasiswa UGM Mada Yanditya Affan Almada menunjukkan bahan bakar dari limbah plastik yang diproduksi dari alat furnace atau pemanas ciptaannya di Halaman Gedung Pusat UGM, Rabu, 31 Juli 2019. (ugm.ac.id)

Teknologi 01 Agustus 2019 - 16:37 WIB

Mahasiswa UGM Ini Ubah 380 Gram Sampah Plastik Jadi 400 Cc Minyak

Yogyakarta - Sampah plastik gelas air mineral (plastik PP) di tangan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, bisa disulap jadi bahan dasar bahan bakar minyak…

Tempo.co