Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Minggu, 18 Agustus 2019 - 20:30 WIB

Dua Anak Indonesia Resmi Bermain Pada Divisi 4B Liga Spanyol

Oleh : MS | Senin, 06 Mei 2019 - 14:00 WIB

Helmy dan Reza bersama Juan Chopper Carlos, Pemilik Palencia Junior Academy
Helmy dan Reza bersama Juan Chopper Carlos, Pemilik Palencia Junior Academy
Helmy Putra Damanik dan Muhammad Reza Kusuma, dua anak Indonesia kelahiran tahun 2000, kini resmi bergabung dengan Tim Cristo B Spanyol. Mereka berdua akan bermain penuh di Divisi Tercera B atau dikenal dengan Divisi 4 B Liga Profesional Spanyol.

===

Pada hari Jumat 3 Mei 2019 pukul 15.30 waktu Spanyol menjadi catatan sejarah baru untuk program Vamos Indonesia. Dimana dua anak Indonesia yang tergabung dalam Vamos Indonesia, Helmy dan Reza akan bermain di Divisi 5 Liga Profesional Spanyol untuk musim ini.
Keduanya di musim kemarin sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan bermain di Divisi Honor, kasta tertinggi untuk usia 19 tahun di Liga Spanyol musim lalu.

Saat mereka membela tim CI de Amistad, salah satu klub bola di Palencia, Spanyol dalam Divisi Honor di musim lalu, Helmy dan Reza telah membuktikan bahwa anak indonesia mampu bersaing dengan anak-anak Spanyol lainnya. Helmy dan Reza ketika bermain di divisi honor musim lalu, berhasil mengemas gol dalam pertandingan-pertandingan penting. Ketika melawan Rayo Vallecano, klub besar yang juga ada di Segunda B dan berasal dari Kota Madrid, Reza berhasil membuahkan gol dan memenangkan pertandingan. Demikian juga Helmy yang bisa membuat gol ketika melawan Santa Marta, klub yang berlokasi di sekitar Madrid.

Fanny Riawan selaku Founder Vamos Indonesia menyatakan, “Kedua anak tersebut sekali lagi membuktikan bahwa anak-anak Indonesia mampu bersaing di level internasional jika kesempatan itu diberikan dan ada kemauan dan juga ada persiapan yang sangat bagus yang selama ini sudah diberikan dan difasilitasi oleh senior Juan Chopper Carlos sebagai pemilik academy dan juga pemilik Palencia Junior College, yaitu suatu sekolah yang mempersiapkan anak-anak asing untuk bisa beraklamatisasi dan beradaptasi dengan iklim, budaya dan Bahasa Spanyol dengan sangat bagus “.

Di musim selanjutnya yang akan dimulai Agustus mendatang, Helmy dan Reza akan bermain di Liga Divisi Tercera B atau bisa dikenal sebagai Divisi 4 B. “Dan ini jadi satu entry point untuk mereka berdua, karena mereka harus bisa membuktikan selanjutnya, bahwa mereka layak untuk bisa bersaing dan berkompetisi agar bisa segera masuk ke divisi 4 sesungguhnya, yaitu divisi yang satu level lagi di atasnya,” imbuh Fanny.

Sementara Project Director Vamos Indonesia, Merdi Sofansyah, menyatakan, “Kita berharap kedua anak tersebut bisa menunjukkan sepak terjangnya lagi, track record yang terbaiknya lagi seperti saat mereka sudah behasil menunjukkannya di Division honor. Tentunya ini menjadi catatan penting bagi program Vamos Indonesia, bahwa anak Indonesia itu sanggup dan mampu jika diberikan kesempatan dan diberikan persiapan yang bagus baik termasuk makanan yang bagus, nutrisi, cara hidup dan cara berpikir serta intelejensia bermain di sepak bola modern”.




Selaku founder Vamos Indonesia, Fanny Riawan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah memberikan support sehingga anak-anak Indonesia bisa dan akan lebih banyak lagi yang akan bermain di liga-liga Eropa melalui program program Vamos Indonesia ini. Fanny menambahkan, “Tentunya ini tidak hanya berhenti di sini, kami akan terus mengimkan dan membantu anak-anak Indonesia menembus impian mereka untuk menjadi pemain profesional di daratan Eropa. Ketika ada orang bicara bahwa Indonesia tidak mampu, buat kami itu sangat menggelitik, karena di dunia ini tidak ada yang tidak bisa karena kita diciptakan sama oleh Allah SWT sehingga kesempatan itu pun harusnya bisa diraih oleh anak-anak Indonesia. Hanya dengan syarat: kerja keras, kerja keras dan kerja keras”.

Sedangkan orang tua Helmy, Makmur Karim Damanik turut bangga dan bersyukur putranya bisa bermain dan menembus Liga Spanyol di musim depan. Karim Damanik mengucap, “Alhamdulillah... semoga anak-anak bisa berlatih lebih keras lagi untuk bisa menembus kasta yg lebih tinggi. Tetap rendah hati, tidak cepat puas dan besar kepala, selalu menjaga stamina, disiplin yang tinggi dan yang lebih penting lagi jangan pernah meninggalkan ibadah serta, senantiasa mengucapkan syukur atas pencapaian yang sudah diperoleh. Sebab kesuksesan itu butuh perjuangan, tidak akan datang dengan mudah”.

Program Vamos Indonesia yang digagas oleh para insan pemerhati bola di Indonesia sejak 2017 lalu, telah memberangkatkan 8 anak Indonesia untuk berlatih dan bermain di Liga Spanyol. Saat ini sudah ada 4 anak Vamos Indonesia yang telah mengantongi kartu Ficha, sebagai syarat bisa bermain di kompetisi Liga professional Spanyol, seperti Division Honor.

Untuk tahun ini, Vamos Indonesia juga berencana akan mengirimkan beberapa anak Indonesia lain yang nantinya akan diseleksi di akhir Bulan Juni mendatang. “Program Vamos Indonesia ini masih terbuka untuk anak-anak Indonesia kelahiran 2001 dan 2002. Kami akan melakukan seleksi di akhir bulan Juni untuk menetapkan 3 sampai dengan 6 pemain terbaik yang layak untuk bisa kami kirimkan dan bermain di Liga Spanyol yaitu di liga Akademi atau di Liga Usia Muda Spanyol”, ungkap Fanny.

Fanny menambahkan, “tentunya untuk bisa mendapatkan itu kami berharap sekaligus mengundang para talent dan anak-anak Indonesia terbaik kelahiran 2001 dan 2002 di akhir bulan Juni nanti. Kami sedang mempersiapkan segala sesuatunya dan segera akan kami informasikan dalam waktu dekat ini”.

Fanny juga menuturkan, “Jika Helmy dan Reza bisa, maka anak-anak Indonesia lainnya pun pasti juga saya yakini akan sanggup dan bisa bersaing. Saat semakin banyak anak-anak Indonesia yang sanggup menembus batas dan bisa bermain di liga-liga resmi di Eropa, maka tentunya sebagaimana misi ini dibuat, maka saat World Cup 2026, yang Insya Allah Indonesia akan menjadi salah satu pesertanya, maka bukanlah sesuatu mimpi lagi mencari timnas terbaik. Karena begitu banyak anak Indonesia yang bisa bermain di tanah Eropa, maka akan sangat memudahkan bagi pelatih utama kepala timnas nanti untuk memilih pemain terbaik, dan mereka saya yakinkan sanggup bertarung dan berkompetisi di level asia dan juga tentunya di level dunia”.




Komentar Berita

Berita Lainnya

Enggartiasto dan Rini Soemarno

Opini 16 Agustus 2019 - 18:03 WIB

Enggar dan Rini Anggap Sepi Larangan Jokowi

Kesannya, perintah dan larangan Presiden Jokowi yang sudah dipublish itu hanya sebagai pemanis di bibir saja oleh para menterinya, setidak-tidaknya oleh Enggar…

Fahri Hamzah

Politik 14 Agustus 2019 - 16:12 WIB

Soal Enzo, Stop Rasa Takut dan Ancaman!

Kita jangan mau diadu domba. Dan anak-anak bangsa seperti Enzo Zenz Allie dan Clovis adalah masa depan. Stop jualan rasa takut dan ancaman. Buka hati dan pikiran.…

Net tv

Opini 13 Agustus 2019 - 22:22 WIB

NET TV: ANTARA BISNIS NYATA DAN MIMPI

Kabar ini sedang viral: NET TV dikabarkan bangkrut. Karyawannya di-PHK massal. Manajemen NET TV membantah. Tidak ada PHK massal. Ada apa dengan bisnis media TV?

Prabowo bertemu Megawati (Foto: Dok. PDIP)

Opini 13 Agustus 2019 - 02:09 WIB

Jurus ‘Pendekar Mabuk’ Prabowo dan Isu ‘Penumpang Gelap’

Nampaknya, perilaku elit Partai Gerindra semakin membingungkan kawan dan lawan. Setelah Prabowo ujug-ujug melakukan jurus ‘pendekar mabuk’ dengan “pertemuan…

Kakak beradik pendiri brand Kalibre: Direktur Research & Development Sunflower Lukman, Direktur Production & Marketing Sunflower Sandy Sadeli dan Direktur Finance Sunflower Roby. (dok. pribadi)

Ekbis 05 Agustus 2019 - 16:31 WIB

Kalibre Bintang Baru di Bisnis Tas

Kalibre merupakan salah satu merek tas pendatang baru yang namanya kian populer. Bahkan brand yang didirikan pada tahun 2014 oleh Sandy Sadeli bersama dua kakaknya…

swa.co.id

Presiden Joko Widodo atau Jokowi, mendatangi kantor pusat PT PLN (Persero), Jakarta, Senin 5 Agustus 2019. Kedatangan Jokowi ini untuk meminta penjelasan PLN mengenai padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pulau Jawa. TEMPO/Subekti

Nasional 05 Agustus 2019 - 11:23 WIB

Tegur Para Petinggi PLN, Jokowi: Bapak Ibu Kan Pinter-pinter

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegur para pimpinan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait dengan pemadaman listrik cukup lama pada Ahad, 4 Agustus…

Tempo.co

Mahasiswa UGM Mada Yanditya Affan Almada menunjukkan bahan bakar dari limbah plastik yang diproduksi dari alat furnace atau pemanas ciptaannya di Halaman Gedung Pusat UGM, Rabu, 31 Juli 2019. (ugm.ac.id)

Teknologi 01 Agustus 2019 - 16:37 WIB

Mahasiswa UGM Ini Ubah 380 Gram Sampah Plastik Jadi 400 Cc Minyak

Yogyakarta - Sampah plastik gelas air mineral (plastik PP) di tangan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, bisa disulap jadi bahan dasar bahan bakar minyak…

Tempo.co