Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 17 September 2019 - 11:12 WIB

Dari Tukang Rumput Jadi Pengelola Bandara

Oleh : Joko Intarto | Jumat, 24 Mei 2019 - 06:55 WIB

Perawatan lapangan pesawat terbang yang dikelola oleh Asia Aero Technology
Perawatan lapangan pesawat terbang yang dikelola oleh Asia Aero Technology
Berawal dari hobi jadilah bisnis. Itulah perjalanan bisnis Bagas Adhadirga, pengusaha bidang kedirgantaraan kelahiran 1984.

Sejak kanak-kanak Bagas tertarik dengan dunia penerbangan. Saat remaja, ia menyalurkan hobinya dalam kegiatan aeromodelling.

Ternyata hobi yang satu itu membutuhkan duit banyak. Bagas pun harus memutar otak agar bisa menemukan bisnis yang tidak jauh dari lapangan terbang dan bisa dijalankan sambil menyalurkan hobi.

Jasa perawatan lapangan terbang. Itulah peluang pertama yang diperoleh Bagas.

Jangan membayangkan perawatan berteknologi canggih. Yang diperoleh Bagas kali pertama hanya pekerjaan menyabit rumput di lapangan.

Karena lapangannya sangat luas, ongkosnya lumayan juga. Lebih dari cukup untuk membiayai hobi.

Dari mengurus rumput, Bagas menemukan peluang bisnis untuk merawat pesawat-pesawat non airline. Pasarnya adalah para pemilik pesawat gantole, pesawat pribadi dan helikopter pribadi.

Gagasan itu terwujud pada tahun 2010 lalu. Kehadiran PT Asia Aero Technology disambut positif. Para pemilik helikopter dan pesawat pribadi merasa sangat terbantu karena tahu di mana harus menyimpan dan merawat pesawatnya.

Pertumbuhan usahanya pun terus melesat. Bagas saat ini sedang mempersiapkan lokasi baru di Jawa Barat dan Bali.

Tak terbayangkan. Sembilan tahun lalu, Bagas memulai bisnis hanya dengan tiga karyawan. Sekarang 400 orang pun masih kurang.

Hebatnya, calon Ketua Umum HIPMI itu menjadi satu-satunya pemain swasta dalam bidang tersebut. Itulah blue ocean business. Dan Bagas menikmati sendirian sejak 10 tahun lalu sampai sekarang. (jto)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bawang goreng telah menjadi icon bisnis kota Palu

Artikel 15 September 2019 - 19:41 WIB

Icon Bisnis

Saya sebut bawang goreng sebagai icon bisnis kota Palu karena semua kawan saya di Palu menjawab itu. Berarti bawang goreng identik dengan kota Palu.

Nota Kesepahamanan (MoU) strategis antara Sinar Mas Land dan Microsoft untuk BSD City akan membangun inisiatif ekosistem digital untuk smart city.

Ekbis 13 September 2019 - 11:06 WIB

Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia bersama Microsoft

Sinar Mas Land bekerja sama dengan Microsoft dalam mengubah kota mandiri terbesarnya, BSD City menjadi the first integrated smart digital city.

Sinar Mas Land kembangkan BSD Innovation Labs bersama dengan GK Plug and Play Indonesia dan Digitaraya, rekanan Google Developers Launchpad di Indonesia.

Ekbis 12 September 2019 - 13:18 WIB

Startup melalui BSD Innovation Labs

BSD Innovation Labs akan menjadi startup accelerator untuk Property Technology (Proptech) pertama di Indonesia.

Bawang putih

Artikel 11 September 2019 - 23:57 WIB

Swasembada Bawang Putih Bukan Ilusi

pemerintah menargetkan swasembada Bawang Putih dapat dicapai tahun 2019, dimajukan dari target sebelumnya tahun 2033

Dum Truk di penambangan batubara

Ekbis 11 September 2019 - 07:08 WIB

Terendah Sejak 2 Tahun Terakhir, Harga Batubara Acuan Makin Lesu

Harga Batubara Acuan (HBA) September 2019 anjlok sebesar US$65,79/ton. Sempat naik tipis di bulan Agusus sebesar US$ 72,67/ton, HBA September terkoreksi sebesar…

Duniatambang.co.id

Wakaf kolonial di era milenial

Ekbis 11 September 2019 - 06:46 WIB

Wakaf Nangis Getih, Wakaf Kolonial di Era Milenial (2)

Teman saya kecewa berat. Lahan yang diwakafkan kepada ustadz-nya ternyata mangkrak. Tidak tanggung-tanggung: nganggur empat tahun!

Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti

Ekbis 08 September 2019 - 20:15 WIB

Jurus Antigagal KUPIELON

Tanda-tanda saya akan punya bisnis kopi tampaknya menguat belakangan ini. Terutama setelah bertemu Rani Mayasari, owner coffee shop Kupielon