Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Rabu, 19 Juni 2019 - 18:47 WIB

Bangkrut Itu Ilmu Sukses

Oleh : Joko Intarto | Rabu, 12 Juni 2019 - 05:32 WIB

Bangkrut Itu Ilmu Sukses. Sebuah buku "Berani Bangkrut" lahir dari pengalaman motivator bisnis dan pengusaha waralaba Dr Ir H Wahyu Indrasakti Saidi MSc
Bangkrut Itu Ilmu Sukses. Sebuah buku "Berani Bangkrut" lahir dari pengalaman motivator bisnis dan pengusaha waralaba Dr Ir H Wahyu Indrasakti Saidi MSc
Oleh: Joko Intarto

Anda percaya bangkrut itu ilmu sukses? Saya percaya. Sangat percaya.

Saya sudah mewawancarai banyak pengusaha. Sejak masih wartawan sampai jadi penulis buku. Semua mengatakan pernah bangkrut. Tidak hanya sekali. Tapi berkali-kali. Tapi, suksesnya yang sekali ini telah membayar lunas bangkrutnya yang berulang kali.

Bangkrut dan sukses dalam bisnis ibarat dua sisi mata uang. Kedua-duanya adalah sebuah konsekuensi atas bisnis itu sendiri: kalau tidak bangkrut berarti sukses. Atau sebaliknya.

Banyak pengusaha sukses yang tidak mau bercerita tentang pengalaman bangkrutnya. Terutama pengusaha yang menjadi motivator. Entah mengapa.

Tapi pengusaha dan motivator bisnis yang satu ini memang beda. Ia justru blak-blakan tentang rahasia kebangkrutannya. Bahkan ia tulis menjadi banyak buku. Agar pengusaha yang membaca bisa sukses dalam bisnisnya.

Dr Ir H Wahyu Indrasakti Saidi MSc. Begitu nama lengkapnya. Saya biasa memanggilnya Pak Wahyu. Dalam seminar-seminar, ia dipanggil Coach Wahyu.

Alumni ITB yang merintis usaha sebagai tukang bakmi itu adalah satu-satunya motivator bisnis yang bangga dengan gelar "Raja Bangkrut Indonesia". Perjalanan Pak Wahyu mirip-mirip Billy Liem, konglomerat Malaysia yang juga sukses menjadi motivator bisnis setelah bangkrut.

Saya berkawan dengan Pak Wahyu tahun 2003. Kami sama-sama menjadi pengisi talkshow bisnis. Sejak itu kami selalu berduet. Pernah membuat roadshow seminar "Bisnis Modal Dengkul" di 100 kampus. Di Jabodetabek. Selama setahun penuh!

Tahun 2008 saya daulat Pak Wahyu menjadi presenter program siaran "Modal Dengkul Dapur Ngebul" di JAK TV. Saat itu, bisnisnya sedang top-topnya. Restorannya sudah 420. Di dalam dan luar negeri. Melalui skema bisnis waralaba.

Bahkan dua episode di antaranya diproduksi di Hong Kong. Bersamaan dengan pembukaan dua restorannya di sana. Banyak kru yang saya berangkatkan. Semua atas biaya Pak Wahyu!

Arsip videonya ada di sini: https://www.youtube.com/watch?v=V8fr7qIudTg

Tahun 2011, saya ajak Pak Wahyu. Kembali tampil di stasiun TV. Menjadi presenter lagi. Di Radar TV. Tapi Pak Wahyu menolak. "Saya tidak punya uang. Saya bangkrut," katanya.

Jawaban itu sungguh membuat saya terkejut. Saya memang tidak pernah berjumpa lagi. Selama tiga tahun terakhir itu. Saya pikir Pak Wahyu masih kaya-raya. Bisnisnya masih baik-baik saja.

"Sukses berbisnis tidak hanya dengan belajar dari pengusaha sukses. Belajar sukses juga bisa dari pengusaha bangkrut," kata saya untuk meyakinkannya agar mau menjadi presenter.

Akhirnya Pak Wahyu setuju. Kami berdua lalu patungan. Setiap episode masing-masing sepakat 'bantingan' Rp 500 ribu. Sekali produksi langsung 3 episode.

Dasar nasib baik. Proposal "Berani Bangkrut" mendapat sponsor penuh dari Universitas Mercu Buana. Syaratnya produksi harus di kampus. Penontonnya mahasiswa jurusan bisnis. Setiap episode disetarakan dengan satu pertemuan tatap muka.

Rekaman selesai. Program mulai disiarkan di Radar TV yang direlay 44 stasiun TV lokal Jawa Pos Group. Totalnya 26 episode. Ditayangkan sekali seminggu selama enam bulan. Tak disangka. Tayangan itulah menjadi awal sukses baru Pak Wahyu. Menjadi motivator bisnis para pengusaha yang ingin sukses. Dari ilmu bangkrut.

Tonton videonya di sini: https://www.youtube.com/watch?v=qkWpLUGBHyE


Bangkrut adalah ilmu pengetahuan. Yang sangat mahal. Bisa senilai 420 restoran! Tentu Anda tidak harus bangkrut dulu untuk sukses lagi. Karena belum tentu bisa menjadi motivator bisnis sebaik Pak Wahyu.(jto)

Terima kasih Pak Wahyu yang telah bersedia menjadi mentor di grup pengusaha peminat waralaba. Anda juga ingin belajar? Gabung dalam grup whatsapp ini yuk:
https://chat.whatsapp.com/Dga61S14Q4A6QNTvoD9EVg

Komentar Berita

Berita Lainnya

Foto: Istimewa/Carscoops

Otomotif 17 Juni 2019 - 11:06 WIB

Mewah! Ini Mobil Nasional Pertama Vietnam

Hanoi - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertama bernama VinFast ke konsumen mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Dua di antara mobil nasional Vietnam tergolong…

detik.com

Foto: Istimewa/Carscoops

Otomotif 17 Juni 2019 - 11:06 WIB

Mewah! Ini Mobil Nasional Pertama Vietnam

Hanoi - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertama bernama VinFast ke konsumen mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Dua di antara mobil nasional Vietnam tergolong…

detik.com

Jersey Babe Ruth

Olahraga 17 Juni 2019 - 06:55 WIB

Jersey Babe Ruth Jadi Memorabilia Termahal

Jersey (seragam tim) New York Yankees yang dikenakan oleh legenda bisbol Babe Ruth terjual dalam lelang yang mencetak rekor 5,6 juta dolar, kata satu pernyataan,…

republika.co.id

Joko Intarto, praktisi komunikasi, penyedia solusi video conference

Opini 16 Juni 2019 - 18:55 WIB

Sidang Live Pilpres

Mungkinkah live video conference digunakan dalam sidang MK? Bagaimana aspek teknik dan legalnya?

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar (Foto: inilahcom)

Ekbis 16 Juni 2019 - 07:36 WIB

Kabupaten Kolaka Segera Milki Smenter Feronikel

Kolaka - Fasilitas pemurnian (smelter) feronikel PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara akan memenuhi target dapat…

inilah.com

Greenland Mencair, Laut Meninggi

Luar Negeri 16 Juni 2019 - 00:52 WIB

2 Miliar Ton Es Greenland Mencair

Greenland kehilangan lebih dari 2 miliar ton es atau 40 persen lebih wilayahnya pada Jumat kemarin. Greenland adalah pulau besar di Kutub Utara yang dipenuhi banyak…

Tempo.co

Batangan emas murni 99,99 persen di pabrik logam mulia Krastvetmet, di kota Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 22 September 2017. Pabrik ini merupakan salah satu produsen terbesar logam mulia terbesar di dunia. REUTERS/Ilya Naymushin

Luar Negeri 11 Juni 2019 - 07:07 WIB

Perang Dagang Memanas, Bank Sentral Cina Mulai Timbun Emas

CINA semakin mengintensifkan pembelian emas guna menambah cadangan untuk enam bulan berturut-turut, karena semakin memanasnya perang dagang dengan AS. People‚Äôs…

Tempo.co