Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Sabtu, 16 November 2019 - 09:23 WIB

Pentingnya Legalitas Wakaf Kolonial di Era Milenial (1)

Oleh : Joko Intarto | Sabtu, 07 September 2019 - 05:41 WIB

penulis menjelaskan webinar sebagai metode mengajar wakaf secara online
penulis menjelaskan webinar sebagai metode mengajar wakaf secara online
Oleh: Joko Intarto

Banyak pengelola wakaf yang sekarang pusing. Tanahnya berhektar-hektar. Tapi tidak bersertifikat. Yang sudah bersertifikat tidak punya modal. Apalagi kalau tidak paham model bisnis. Tulisan ini dirangkum dari diskusi dengan Dwi Irianti Hadiningdyah, Director of Islamic Financing, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Begitulah gambaran dunia wakaf hari ini. Banyak pengurus harta wakaf yang mengalami kesulitan mengelola objek wakafnya karena beberapa masalah.

Setidaknya ada tiga masalah:
1. Masalah Legalitas
2. Masalah Permodalan
3. Masalah Kapasitas Nadzir

Pertama: Masalah legalitas.

Ada wakif menyerahkan tanah. Berhaktar-hektar. Nadzir menerima begitu saja. Padahal belum bersertifikat.

Untuk mengurus sertifikat butuh biaya yang lumayan. Apalagi kalau luasnya berhektar-hekar. Sedangkan wakif tidak memberikan biaya. Hanya menyerahkan tanah saja.

Ada pula wakif yang menyerahkan tanah berikut sertifikatnya. Tapi masih atas nama wakif. Nadzir menerima begitu saja. Belakangan nadzir puyeng karena butuh biaya ekstra untuk balik nama.

Pentingkah sertifikat tanah atas nama nadzir? Sangat penting. Apalagi kalau nadzirnya berbentuk badan hukum. Tanpa sertifikat atas nama badan hukum tersebut, kelak bakal menjadi persoalan baru.

Sudah banyak contohnya. Googling saja ‘sengketa tanah wakaf’. Pasti ketemu. Misalnya, tanah yang sudah diwakafkan diminta kembali oleh ahli waris. Rupanya wakif keburu meninggal dunia sebelum memberitahu ahli warisnya.

Ada kasus lain. Tanah wakaf yang begitu luas mangkrak bertahun-tahun. Tanah yang semula di pinggir sekarang menjadi di tengah kota. Penduduk yang melihat ada lahan tak berpenghuni merangsek sedikit demi sedikit. Lama-lama lahan itu habis. Penduduk tahu kalau menempati lahan yang bukan miliknya. Bahkan tahu siapa pemiliknya. Juga tahu status tanah itu merupakan lahan wakaf.

Mereka siap pindah. Tapi minta ongkos. Dan ganti rugi bangunan. Uang dari mana?

Padahal, tujuan dasar wakaf adalah menghasilkan manfaat atas objek wakaf tanpa mengurangi nilai objek itu sendiri. Tidak akan terjadi sengketa karena wakaf, bila legalitasnya diselesaikan sejak awal.

(Bersambung)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Seorang personel polisi menggeser papan ke tengah jalan untuk menutup akses Jalan HM Said pasca ledakan di Mako Polrestabes Medan, Rabu pagi tadi (13/11/2019).

Hukum 14 November 2019 - 06:51 WIB

Teror Bom Saat Warga Urus SKCK di Kota Medan.

Rabu (13/11/2019) pagi, RMN (24) datang ke Mako Polrestabes Medan. Kepada petugas yang berjaga, RMN mengaku akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).…

Kompas.com

Aktivitas penambangan Nikel

Ekbis 13 November 2019 - 17:23 WIB

Indonesia Stop Ekspor 2020, Pasokan Nikel Dunia Krisis

Pembahasan pelarangan ekspor nikel akhirnya menemui titik kesepakatan antara perusahaan penambang nikel dan pengusaha smelter. Kesepakatan tersebut dicapai dalam…

Duniatambang.co.id

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Nasional 13 November 2019 - 11:17 WIB

Ahok Diajak Erick Thohir Jadi Bos BUMN

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pagi tadi mendatangi kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. Ahok bertemu langsung dengan Menteri BUMN Erick Thohir.…

detik.com

Aktivitas Tambang Nikel. Sumber gambar: FPL

Ekbis 12 November 2019 - 18:23 WIB

Kuota Ekspor Nikel Kembali Dibuka, 9 Perusahaan Ini Berhasil Lolos

Nikel menjadi topik yang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini. Pasalnya, pelarangan ekspor nikel yang mulai berlaku per 1 Januari 2020 membuat jumlah ekspor nikel…

Duniatambang.co.id

ilustrasi mi instan (Istockphoto/estebanmiyahira)

Gaya Hidup 11 November 2019 - 22:26 WIB

Mi Instan Indonesia Jadi Mi Terenak di Dunia Versi LA Times

Jakarta -- Mi instan asal Indonesia, Indomie rasa ayam barbeque (BBQ) atau ayam panggang dinobatkan menjadi mi instan terenak di dunia versi Los Angeles Times.…

cnnindonesia.com

Melalui beragam fasilitas dan infrastruktur, Sinar Mas Land dukung pengembangan sumber daya manusia di Digital Hub, BSD City.

Teknologi 11 November 2019 - 17:25 WIB

Sinar Mas Land Dukung Gamer NXL E-Sport Center Dengan Program Beasiswa

Beasiswa dari Sinar Mas Land diharapkan dapat menyokong para atlet e-sport profesional dari NXL agar dapat terus berkarya

Pameran produk UMKM di Jakarta

Artikel 11 November 2019 - 16:09 WIB

Nasib UMKM, Bagai Semut Melawan Gajah

Produk UMKM tidak mungkin kuat melawan produk perusahaan raksasa itu. Tapi produk UMKM pasti bisa hidup dan berkembang kalau masuk di pasar spesifik. Yaitu pasar…