Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 17 September 2019 - 11:13 WIB

Teori Jurnalistik Makin Tak Populer

Oleh : Harris VS | Minggu, 08 September 2019 - 11:33 WIB

Harris VS: Teori Jurnalistik Makin Tak Populer
Harris VS: Teori Jurnalistik Makin Tak Populer
Perkembangan pesat dunia medsos (media sosial) membuat media on line, stasiun tv, koran, majalah, perlahan mulai tersingkir. Hal ini dibuktikan berdasarkan survey, rata-rata orang mengakses medsos 3 jam lebih per hari, dan di Indonesia sekitar 150 juta dari sekitar 250 juta penduduk aktif menggunakan medsos.

Kekalahan media konvensional (TV, koran, media on line, majalah) karena sesama pengguna medsos merasa enjoy dan menikmati penyajian konten narasi dan video yang dolakukan oleh pengguna medsos itu sendiri.

Sebagai contoh media On Line hampir setiap saat melakukan share postingan beritanya di media sosial, tapi semakin kalah peminat dibanding postingan konten medsos yg konten postingannya mengandung ciri-ciri penyajiannya yang simpel, lucu, polos, apa adanya, dan muda diterima antar sesama pengguna.

Padahal media On Line, secara akademik telah menggunakan teori jurnalistik seperti narasinya harus menggunakan 5W+1H dan patuh pada undang-undang pers nomor 40. Begitu juga konten video media konvensional (TV) bila melakukan streaming di medsos pasti menggunakan pedoman perilaku penyiaran & standard program siaran (P3SPS) serta sudah memenuhi pasal-pasal pada undang-undang tentang penyiaran No.32/2002.

Menariknya, sebaliknya konten medsos hampir setiap postingannya tak mengandung kode etik jurnalistik (seperti cross check narasumber) dan tidak mengandung unsur-unsur teori jurnalistik yang dalam kalimatnya tak mengandung unsur 5W+1H, tapi justru mendapat tempat di hati pengguna medsos.

Disinilah saya hanya berpendapat bahwa, konsep gaya menulis menggunakan teori jurnalistik seperti apa kedepannya ? Bagaimana dengan masa depan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Fakultas Ilmu Komunikasi khususnya jurusan Jurnalistik. Hal inilah saya anggap merupakan PR bagi kalangan akademik khususnya Fakultas/Jurusan Ilmu Komunikasi dan sejenisnya. Apakah teori jurnalistik ini tetap diperlukan atau harus mencari dan menemukan teori jurnalistik yang lain ditengah era kemajuan komunikasi saat ini, dimana pengguna medsos tanpa sadar telah menjadi seorang jurnalis. (Harris V)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bawang goreng telah menjadi icon bisnis kota Palu

Artikel 15 September 2019 - 19:41 WIB

Icon Bisnis

Saya sebut bawang goreng sebagai icon bisnis kota Palu karena semua kawan saya di Palu menjawab itu. Berarti bawang goreng identik dengan kota Palu.

Nota Kesepahamanan (MoU) strategis antara Sinar Mas Land dan Microsoft untuk BSD City akan membangun inisiatif ekosistem digital untuk smart city.

Ekbis 13 September 2019 - 11:06 WIB

Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia bersama Microsoft

Sinar Mas Land bekerja sama dengan Microsoft dalam mengubah kota mandiri terbesarnya, BSD City menjadi the first integrated smart digital city.

Sinar Mas Land kembangkan BSD Innovation Labs bersama dengan GK Plug and Play Indonesia dan Digitaraya, rekanan Google Developers Launchpad di Indonesia.

Ekbis 12 September 2019 - 13:18 WIB

Startup melalui BSD Innovation Labs

BSD Innovation Labs akan menjadi startup accelerator untuk Property Technology (Proptech) pertama di Indonesia.

Bawang putih

Artikel 11 September 2019 - 23:57 WIB

Swasembada Bawang Putih Bukan Ilusi

pemerintah menargetkan swasembada Bawang Putih dapat dicapai tahun 2019, dimajukan dari target sebelumnya tahun 2033

Dum Truk di penambangan batubara

Ekbis 11 September 2019 - 07:08 WIB

Terendah Sejak 2 Tahun Terakhir, Harga Batubara Acuan Makin Lesu

Harga Batubara Acuan (HBA) September 2019 anjlok sebesar US$65,79/ton. Sempat naik tipis di bulan Agusus sebesar US$ 72,67/ton, HBA September terkoreksi sebesar…

Duniatambang.co.id

Wakaf kolonial di era milenial

Ekbis 11 September 2019 - 06:46 WIB

Wakaf Nangis Getih, Wakaf Kolonial di Era Milenial (2)

Teman saya kecewa berat. Lahan yang diwakafkan kepada ustadz-nya ternyata mangkrak. Tidak tanggung-tanggung: nganggur empat tahun!

Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti

Ekbis 08 September 2019 - 20:15 WIB

Jurus Antigagal KUPIELON

Tanda-tanda saya akan punya bisnis kopi tampaknya menguat belakangan ini. Terutama setelah bertemu Rani Mayasari, owner coffee shop Kupielon