Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 17 September 2019 - 11:12 WIB

Kepemimpinan Otoriter Jangan Sampai Jadi Preseden di Golkar

Oleh : A. Sofiyanto | Minggu, 08 September 2019 - 11:47 WIB

Kepemimpinan Otoriter Jangan Sampai Jadi Preseden di Golkar
Kepemimpinan Otoriter Jangan Sampai Jadi Preseden di Golkar
Jakarta - Pengurus Pleno DPP Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab menegaskan pengkerdilan Partai Golkar akibat kepemimpinan yang lemah dan kekanak-kanakan harus dihentikan. Perilaku otoriter dan diskriminatif harus dilawan sebelum berkembang menjadi sebuah preseden. Jika kepemimpinan yang lemah seperti sekarang dibiarkan, Partai Golkar akan menjadi partai politik minimalis, yang sekadar berburu jabatan menteri. 

"Persepsi tentang proses pengkerdilan Golkar mulai terbentuk. Hari-hari ini, Partai Golkar terus ditertawakan oleh khalayak. Ada alasan bagi khalayak mengolok-olok Partai Golkar. Sebab, hampir setiap hari selalu saja muncul drama konyol yang kemudian menjadi pemberitaan pers," ujar Sirajuddin kepada wartawan, Minggu (08/09).

Sirajuddin menuturkan ada drama perebutan kantor DPP Partai Golkar, pengerahan preman untuk menjaga kantor DPP, larangan bagi pengurus DPP menggunakan kantor, drama pemecatan, ritual sumpah setia hingga rapat-rapat pengurus yang berlangsung di sejumlah tempat. Wajar jika semua kekonyolan ini menjadi tertawaan publik. Kecuali segelintir orang di DPP, semua kader Golkar terpaksa menanggung malu.  

"Sejarah memang mencatat bahwa Partai Golkar sarat pengalaman. Tetapi fakta bahwa hari-hari ini Golkar tak bisa mengurus dirinya sendiri tak dapat ditutup-tutupi lagi. Semua masalah itu bersumber dari kepemimpinan yang lemah dan kekanak-kanakan," katanya.

Sirajuddin menadaskan, Ketua Umum Airlangga Hartarto dan orang-orang kepercayaannya di DPP tak mampu mengelola aspirasi kader dan perbedaan pendapat di tubuh partai. Ketidakmampuan itu kemudian dikompensasi dengan tindakan otoriter dan menerapkan kebijakan diskriminatif.

Dengan perilaku kepemimpinan seperti itu, Golkar seperti sedang dikemas menjadi partai politik yang minimalis.  Ambisi atau target tak perlu besar. Cukup menjadi partai pendukung pemerintah lalu berharap belas kasih dari presiden mendapatkan jabatan menteri.

"Karena itu, konsolidasi partai pasca Pemilu 2019 tidak masuk skala prioritas DPP Golkar. Rapat pleno tak pernah diselenggarakan sehingga jadwal pelaksanaan Munas belum jelas benar. Tampaknya, para kader memang tidak berharap banyak dari elit Golkar. Hari-hari ini, orang-orang di DPP sedang sibuk menimbang-nimbang kader siapa menjadi menteri apa," tegasnya.

Mau tak mau, lanjut Sirajuddin, kepemimpinan yang lemah dan kekanak-kanakan seperti sekarang ini harus dihentikan. Perilaku otoriter dan diskriminatif harus dilawan sebelum berkembang menjadi sebuah preseden. Akan sangat berbahaya bagi masa depan Partai Golkar jika gaya kepemimpinan sekarang ini menjadi preseden.  

"Kemungkinan ini harus dicegah melalui mekanisme partai. Kalau opsi Munas dihalang-halangi, opsi musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) menjadi pilihan yang tak bisa dihindari. Demi dan untuk kejayaan Partai Golkar, Munaslub halal hukumnya untuk mengakhiri kepemimpinan Partai Golkar yang otoriter dan diskriminatif seperti sekarang ini," tandasnya.

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bawang goreng telah menjadi icon bisnis kota Palu

Artikel 15 September 2019 - 19:41 WIB

Icon Bisnis

Saya sebut bawang goreng sebagai icon bisnis kota Palu karena semua kawan saya di Palu menjawab itu. Berarti bawang goreng identik dengan kota Palu.

Nota Kesepahamanan (MoU) strategis antara Sinar Mas Land dan Microsoft untuk BSD City akan membangun inisiatif ekosistem digital untuk smart city.

Ekbis 13 September 2019 - 11:06 WIB

Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia bersama Microsoft

Sinar Mas Land bekerja sama dengan Microsoft dalam mengubah kota mandiri terbesarnya, BSD City menjadi the first integrated smart digital city.

Sinar Mas Land kembangkan BSD Innovation Labs bersama dengan GK Plug and Play Indonesia dan Digitaraya, rekanan Google Developers Launchpad di Indonesia.

Ekbis 12 September 2019 - 13:18 WIB

Startup melalui BSD Innovation Labs

BSD Innovation Labs akan menjadi startup accelerator untuk Property Technology (Proptech) pertama di Indonesia.

Bawang putih

Artikel 11 September 2019 - 23:57 WIB

Swasembada Bawang Putih Bukan Ilusi

pemerintah menargetkan swasembada Bawang Putih dapat dicapai tahun 2019, dimajukan dari target sebelumnya tahun 2033

Dum Truk di penambangan batubara

Ekbis 11 September 2019 - 07:08 WIB

Terendah Sejak 2 Tahun Terakhir, Harga Batubara Acuan Makin Lesu

Harga Batubara Acuan (HBA) September 2019 anjlok sebesar US$65,79/ton. Sempat naik tipis di bulan Agusus sebesar US$ 72,67/ton, HBA September terkoreksi sebesar…

Duniatambang.co.id

Wakaf kolonial di era milenial

Ekbis 11 September 2019 - 06:46 WIB

Wakaf Nangis Getih, Wakaf Kolonial di Era Milenial (2)

Teman saya kecewa berat. Lahan yang diwakafkan kepada ustadz-nya ternyata mangkrak. Tidak tanggung-tanggung: nganggur empat tahun!

Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti

Ekbis 08 September 2019 - 20:15 WIB

Jurus Antigagal KUPIELON

Tanda-tanda saya akan punya bisnis kopi tampaknya menguat belakangan ini. Terutama setelah bertemu Rani Mayasari, owner coffee shop Kupielon