Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Kamis, 14 November 2019 - 18:11 WIB

Jurus Antigagal KUPIELON

Oleh : Joko Intarto | Minggu, 08 September 2019 - 20:15 WIB

Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti
Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti
Oleh: Joko Intarto

Saya suka kopi. Tapi tidak punya bisnis kopi.

Teman-teman menyarankan agar saya mengganti kalimat “tidak punya bisnis kopi” menjadi “belum punya bisnis kopi”.

Siapa tahu suatu saat saya benar-benar punya. Who knows?

Tanda-tanda saya akan punya bisnis kopi tampaknya menguat belakangan ini. Terutama setelah bertemu Rani Mayasari, owner coffee shop Kupielon dan brand kopi Gunung Halu di Bandung akhir Agustus 2019 lalu.

Dalam diskusi selama dua jam di coffee shop-nya yang berada di kota Bandung, saya menemukan model bisnis coffee shop yang benar-benar menarik.

Pertama, Kupielon menawarkan model bisnis kemitraan. Model bisnis ini sekilas mirip dengan model bisnis waralaba. Tetapi setelah didalami ternyata berbeda.

Kupielon tidak mengenakan tarif atas pemakaian brand oleh mitra. Bahkan Kupielon membuka peluang bagi semua mitranya untuk membuat model bisnis dengan merek sendiri.

Kedua, dengan tidak mewajibkan biaya atas merek, investasi bisnis kedai kopi bersama Kupielon menjadi lebih murah.

Ada kedai kopi yang biaya pemakaian mereknya saja ratusan juta setahun. Beban ratusan juta itu tentu saja akan ditanggung konsumen.

Berarti harga jual produknya akan lebih mahal.

Sedangkan bila bekerjasama dengan Kupielon, tidak ada beban biaya pemakaian brand. Mitra hanya membayar alat produksi yang digunakan.

Harga jual produk akhirnya juga wajar. Tidak harus dimahal- mahalkan.

Ketiga, Kupielon sudah membuat konsep bisnis yang mudah dioperasikan. Mitra tidak perlu mencari-cari. Hanya perlu mengimplementasikan saja.

SOP Kupielon sangat simple: tiga pasti: pasti mudah, pasti jadi dan pasti enak.

Dalam bisnis kedai kopi, ada beberapa komponen penentu keberhasilan yang harus dipahami: alat kerja, resep dan keahlian meracik.

Banyak jenis alat kerja untuk membuat kopi. Rata-rata mahal. Apalagi mesin pembuat kopi alias coffee maker. Tidak ada yang murah.

Implikasinya: bisnis kedai kopi hanya bisa dijalankan oleh mereka yang modalnya lumayan. Bagi yang modalnya pas-pasan, jangan coba-coba.

Kupielon memberi solusi. Membangun bisnis kedai kopi bisa dilakukan tanpa modal besar. Maka investasi bisnis kedai kopi bisa dilakukan oleh para pemula dan anak-anak muda. Bisa patungan pula.

Resep kopi begitu banyak. Padahal hanya sedikit yang disukai konsumen. Apalagi kalau membidik pasar anak muda. Lebih spesifik lagi pilihannya.

Dalam bisnis kedai kopi, konsistensi rasa sangat menentukan. Ada sebuah pelatih: rasa kopi boleh biasa saja. Asal konsisten. Sebab, setiap orang memiliki cita rasa yang tidak sama.

Kopi bercita rasa biasa, bisa jadi dinilai enak. Sebaliknya kopi dengan cita rasa istimewa mungkin bernilai biasa saja. Artinya setiap cita rasa kopi punya penggemar yang berbeda.

Perlu riset pasar untuk menentukan varian cita rasa sebelum memulai bisnis kedai kopi. Tentu saja riset ini tidak mudah, tidak cepat dan tidak murah.

Kupielon sudah melakukan semuanya selama tujuh tahun. Dari hulu ke hilir. Dari kebun hingga menjadi segelas kopi yang siap dinikmati.

Cita rasa kopi yang konsisten memerlukan tenaga kerja dengan keahlian khusus. Biasa disebut barista. Ketika bisnis kopi sedang booming seperti sekarang, turn over barista sangat tinggi.

Banyak kedai kopi yang mendadak mati suri karena baristanya pergi. Pindah ke kafe sebelah yang menawarkan gaji dan insentif lebih tinggi. Model bisnis Kupielon membuat situasi yang tidak pasti bisa dihindari.

Barista senior Bank Indonesia adalah pengecualian. Barista yang satu ini belum pernah bekerja di kedai kopi.

Bisnis tidak selalu untung. Tapi banyak cara untuk menghindari buntung. Salah satunya: SOP tiga pasti. Pasti mudah. Pasti jadi. Pasti enak.

Anda tertarik? Sekolah Wira segera membuka kelas online. Mulai Oktober nanti. Dipandu Joko Intarto, ‘Barista Senior dan owner Kupielon Rani Mayasari.(jto)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Seorang personel polisi menggeser papan ke tengah jalan untuk menutup akses Jalan HM Said pasca ledakan di Mako Polrestabes Medan, Rabu pagi tadi (13/11/2019).

Hukum 14 November 2019 - 06:51 WIB

Teror Bom Saat Warga Urus SKCK di Kota Medan.

Rabu (13/11/2019) pagi, RMN (24) datang ke Mako Polrestabes Medan. Kepada petugas yang berjaga, RMN mengaku akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).…

Kompas.com

Aktivitas penambangan Nikel

Ekbis 13 November 2019 - 17:23 WIB

Indonesia Stop Ekspor 2020, Pasokan Nikel Dunia Krisis

Pembahasan pelarangan ekspor nikel akhirnya menemui titik kesepakatan antara perusahaan penambang nikel dan pengusaha smelter. Kesepakatan tersebut dicapai dalam…

Duniatambang.co.id

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Nasional 13 November 2019 - 11:17 WIB

Ahok Diajak Erick Thohir Jadi Bos BUMN

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pagi tadi mendatangi kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. Ahok bertemu langsung dengan Menteri BUMN Erick Thohir.…

detik.com

Aktivitas Tambang Nikel. Sumber gambar: FPL

Ekbis 12 November 2019 - 18:23 WIB

Kuota Ekspor Nikel Kembali Dibuka, 9 Perusahaan Ini Berhasil Lolos

Nikel menjadi topik yang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini. Pasalnya, pelarangan ekspor nikel yang mulai berlaku per 1 Januari 2020 membuat jumlah ekspor nikel…

Duniatambang.co.id

ilustrasi mi instan (Istockphoto/estebanmiyahira)

Gaya Hidup 11 November 2019 - 22:26 WIB

Mi Instan Indonesia Jadi Mi Terenak di Dunia Versi LA Times

Jakarta -- Mi instan asal Indonesia, Indomie rasa ayam barbeque (BBQ) atau ayam panggang dinobatkan menjadi mi instan terenak di dunia versi Los Angeles Times.…

cnnindonesia.com

Melalui beragam fasilitas dan infrastruktur, Sinar Mas Land dukung pengembangan sumber daya manusia di Digital Hub, BSD City.

Teknologi 11 November 2019 - 17:25 WIB

Sinar Mas Land Dukung Gamer NXL E-Sport Center Dengan Program Beasiswa

Beasiswa dari Sinar Mas Land diharapkan dapat menyokong para atlet e-sport profesional dari NXL agar dapat terus berkarya

Pameran produk UMKM di Jakarta

Artikel 11 November 2019 - 16:09 WIB

Nasib UMKM, Bagai Semut Melawan Gajah

Produk UMKM tidak mungkin kuat melawan produk perusahaan raksasa itu. Tapi produk UMKM pasti bisa hidup dan berkembang kalau masuk di pasar spesifik. Yaitu pasar…