Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:14 WIB

Sertifikasi Pra Nikah

Oleh : A. Sofiyanto | Senin, 18 November 2019 - 12:53 WIB

Surat Nikah
Surat Nikah
by M Rizal Fadillah

Menko PMK dan Menteri Agama mengarahkan adanya pengaturan sertifikasi bagi pasangan yang mau menikah. Alasannya adalah pembinaan dan bimbingan sebelum nikah. Melibatkan KUA, Kemenkes, dan KPAI.
Sepertinya gagasan dan kebijakan ini bagus, tetapi sebenarnya tidak. Utamanya adalah membuat pernikahan menjadi semakin berbelit. Apalagi ada lulus atau tidak.

Biasanya sertifikasi berorientasi pada kapasitas dan keahlian. Sertifikasi guru, Kepala Sekolah, Pembimbing Haji, atau keahlian teknis lain. Pernikahan adalah ruang privasi yang berbeda. Pengaruh sertifikat itu kecil pada kebaikan rumah tangga. Agama Islam dalam konteks histori masa kenabian hingga kini tidak membuat "jlimet" lembaga pernikahan.
Empiriknya bukan karena tanpa bimbingan atau pembinaan pra nikah banyak terjadinya penyimpangan rumah tangga itu. Kekerasan atau perceraian disebabkan banyak faktor.

Ada asupan info bercanda atau serius katanya ini bagian dari program deradikalisasi. Membangun rumah tangga keagamaan yang tidak radikal. Jika iya tentu berlebihan. Masa negara khawatir si bayi dalam perut sudah terpapar radikalisme. Nanti proses sertifikasi juga melibatkan BNPT dan BIN seperti seleksi Rektor di beberapa Perguruan Tinggi.

Harus ditimbang efek dari sertifikasi yang menjadi bagian dari "mempersulit" pernikahan. Ini era pergaulan bebas (free sex), lgbt, nikah mut'ah (kontrak) atau lainnya. Akhirnya lembaga pernikahan yang halal menjadi semakin dijauhi. Orang menjadi malas berurusan dengan persoalan birokrasi kawin. Enerji terbuang, pengeluaran bertambah, atau pasangan yang frustrasi karena merasa menjadi obyek "tumpukan" nasehat. Buat apa ada khutbah nikah kelak.

Meski administratif tapi mengingat ada lulus dan tidak, maka akan berpengaruh terhadap persyaratan nikah menurut syari'at. Pada pemahaman agama yang puritan bisa saja diklasifikasikan bid'ah. Atau mungkin pernikahan yang tidak melalui proses resmi menjadi bertambah. Bahwa ada konsekuensi hukum bagi pasangan demikian, itu persoalan lain.

Ironi sekali di saat Pemerintah sedang galak galaknya menyederhanakan peraturan sampai sampai Presiden menyebut "kita bukan negara peraturan" dan "omnibus law" pun diperkenalkan, justru di lapangan hukum keluarga ditambah tambah peraturan yang "tidak perlu perlu amat".
Ah negara munafik kah kita ?

*) Pemerhati Politik dan Keagamaan.

Bandung, 17 November 2019

Komentar Berita

Berita Lainnya

Petugas menunjukkan sampel bahan bakar B30 saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 untuk kendaraan bermesin diesel di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Teknologi 16 Januari 2020 - 09:35 WIB

Pakai Biosolar B30, Jangan Kaget Isi Tangki Berubah Jadi Gel

JAKARTA – Implementasi kebijakan Biosolar B30 telah dimulai sejak awal 2020. Masyarakat sudah bisa mendapatkan BBM jenis ini di hampir seluruh SPBU Pertamina…

Kompas.com

Elpiji 3 Kg Naik Jadi Rp 35.000, Orang Miskin Bagaimana? Foto: M Bakrie/detikcom Elpiji 3 Kg Naik Jadi Rp 35.000, Orang Miskin Bagaimana? Foto: M Bakrie/detikcom

Ekbis 16 Januari 2020 - 09:18 WIB

Elpiji 3 Kg Naik Jadi Rp 35.000, Orang Miskin Bagaimana?

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mencabut subsidi Elpiji 3 kilogram (kg). Subsidi tak lagi diberikan per tabung, melainkan langsung…

detik.com

Sumber gambar: shutterstock.com

Ekbis 31 Desember 2019 - 16:29 WIB

Mau Kaya? Investasi Emas Aja Yuk!

Emas bukan hanya untuk menunjukkan kelas sosial, tetapi juga menjadi pilihan yang tepat untuk menyimpan uang agar bermanfaat di kemudian hari. Kerap kali emas dijadikan…

Duniatambang.co.id

Ketua Umum JPKPN Jery Rampen, SH

Nasional 29 Desember 2019 - 14:26 WIB

JPKPN Ormas Relawan Tertua Konsisten Bela Kepentingan Bangsa

Ormas Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) hadir untuk tak menyesatkan anggotanya yang ikut, karena tugas utama adalah membela kepemimpinan…

Agus Surya Bakti dan Bella Saphira

Ekbis 20 Desember 2019 - 19:55 WIB

Suami Aktris Cantik Bella Saphira Diangkat Jadi Komut Antam

Kementerian BUMN mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk merombak direksi dan komisaris PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Erick Tohir mengangkat…

Duniatambang.co.id

Suasana bongkar muat peti kemas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu di Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (15/11/2018).

Ekbis 18 Desember 2019 - 05:49 WIB

Perusahaan Raksasa Cina Investasi Rp 120 T di KEK Palu

PALU -- Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China, China First Heavy Industries (CFHI) Co Ltd berinvestasi sebesar Rp 120 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu,…

republika.co.id

Bunga lawang

Gaya Hidup 15 Desember 2019 - 05:19 WIB

7 Manfaat Bunga Lawang, Rempah Unik yang Jarang Diketahui

Komentar Home Lifestyle Eat Good 7 Manfaat Bunga Lawang, Rempah Unik yang Jarang Diketahui Minggu, 15 Desember 2019 | 05:05 WIB shutterstock Ilustrasi bunga lawang…

Kompas.com