Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Kamis, 24 Januari 2019 - 08:13 WIB

Ojo Kesusu Pecat OSO

Republika.co.id | Selasa, 16 Januari 2018 - 05:11 WIB

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang memberikan paparannya saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Hanura di Hotel Ratu, Serang, Banten, Senin (25/9).
Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang memberikan paparannya saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Hanura di Hotel Ratu, Serang, Banten, Senin (25/9).
Belum mereda kabar mahar politik yang menyeret Partai Gerindra dan PKS dalam sepekan terakhir, dunia perpolitikan Indonesia kembali gonjang-ganjing dengan kabar pemecatan Oesman Sapta Odang (OSO) dari jabatan ketua umum Partai Hanura. Pemecatan itu disebut sebagai bentuk respon partai atas mosi tidak percaya yang dikeluarkan pengurus DPP terhadap sosok OSO.

OSO yang dilantik sebagai Ketua Umum Partai Hanura pada 22 Desember 2016 dalam Musyawarah Nasional Luar biasa. Jabatan OSO sebenarnya baru akan berakhir pada 2020 mendatang, namun pemecatan dilakukan lantaran OSO dituding melakukan sejumlah kesalahan.

Patut diingat, pemecatan ketua umum partai politik bukan perkara main-main. Ada banyak konsekuensi yang bakal didapatkan sebuah parpol yang memecat anggota bahkan ketua umumnya. Apalagi memasuki tahun politik pada 2018 dan 2019 mendatang. Apakah Hanura kesusu atau terlalu cepat mengambil keputusan? Hanura mengaku punya alasan. Sejumlah petinggi Hanura kepada awak media menjelaskan alasan mereka memberhentikan OSO sebagai orang nomor satu di partai tersebut.

Sebelum keputusan pemecatan dilakukan, jajaran elite Partai Hanura menggelar rapat internal, seperti Dewan Pembina Partai Wiranto, Ketua Dewan Penasihat Subagyo HS, Waketum Nurdin Tampubolon, Wisnu Dewanto, Dariyatmo dan Sekretaris Jenderal Sarifuddin Suding. Dalam satu tahun terakhir, OSO dituding melakukan sejumlah pelanggaran.

Mosi tidak percaya dilaporkan 27 DPP tingkat Provinsi dan sekitar 400 DPC tingkat kabupaten/kota. Sarifuddin Sudding memastikan, dukungan Hanura terhadap pemerintahan Jokowi tidak akan berubah. "Oh enggak, enggak (berubah), iya pasti," kata Sudding di Hotel Ambhara, Jakarta, Senin (15/1).

Berita Lainnya

Diler Anak Elang Harley-Davidson of Jakarta.

Otomotif 22 Januari 2019 - 08:26 WIB

Kabar Gembira, Harga Harley-Davidson di Indonesia Turun

Motor Harley-Davidson terkenal dengan banderol yang selangit. Sebab, motor berkapasitas mesin besar itu didatangkan dari negara asalnya, Amerika Serikat. Saat masuk…

Viva.co.id

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Olahraga 21 Januari 2019 - 00:32 WIB

Juara Malaysia Masters, Sinyal Bahaya dari Kevin/Marcus

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses menyabet gelar juara Malaysia Masters, Minggu 20 Januari 2019. Di laga final yang berlangsung…

Viva.co.id

Ringgo Agus bersama Nirina Zubir, Zara JKT48, dan Widuri, dalam konferensi film Keluarga Cemara di Jakarta, 20 Desember 2018

Hiburan 21 Januari 2019 - 00:29 WIB

Film Keluarga Cemara Borong Piala Maya 2019

Jakarta- Setelah tembus satu juta penonton, Film Keluarga Cemara memborong banyak apresiasi di ajang penghargaan film Piala Maya. Film tersebut berhasil menang…

Tempo.co

Foto: Dok. VietJet Aviation JSC

Luar Negeri 20 Januari 2019 - 15:00 WIB

Maskapai Pramugari Berbikini Buka Rute Vietnam-RI Mulai Maret 2019

Jakarta - VietJet Air, maskapai penerbangan asal Vietnam akan membuka rute baru menuju Indonesia. Hal tersebut akan dilakukan pada bulan Maret 2019. Ada 2 rute…

detik.com

GOL Helmy Untuk CIA AMISTAD

Olahraga 20 Januari 2019 - 00:11 WIB

GOL Helmy Pastikan Kemenangan CIA AMISTAD di Liga Pemuda Spanyol U19

Helmy, pemain CIA Amistad, mencetak gol penting demi raihan angka timnya di Liga Division de Honor, kasta tertinggi Liga Spanyol U19. Helmy menceploskan satu gol…

 Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (tengah) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Jumat 18 Januari 2019. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Hukum 19 Januari 2019 - 18:39 WIB

Moeldoko: Abu Bakar Baasyir Masih Punya Pengaruh

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan Abu Bakar Baasyir masih memiliki pengaruh di kalangan radikal. "Buktinya, waktu di Nusa Kambangan juga masih…

Tempo.co

Cek Email yang Bocor, Aman atau Tidak?

Teknologi 19 Januari 2019 - 15:44 WIB

Cek Email yang Bocor, Aman atau Tidak?

Jakarta - Situs https://haveibeenpwned.com/ membantu mengidentifikasi apakah email kalian masuk dalam 773 juta email yang bocor. Hanya saja, banyak netizen khawatir…

detik.com

Sebuah kendaraan melintas di ruas jalan tol Pemalang-Batang yang retak di KM 321, Kelangdepok, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (18/1/2019).

Nasional 19 Januari 2019 - 00:10 WIB

Belum Sebulan Diresmikan Jokowi, Tol Pemalang-Batang Retak

Jalan Tol Pemalang-Batang mengalami keretakan. Padahal, belum satu bulan tol yang dikelola PT Pemalang Batang Toll Road, anak usaha PT Waskita Karya Toll Road ini,…

Kompas.com