Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Jumat, 24 Januari 2020 - 09:19 WIB

Fraksi PPP: Delapan Fraksi DPR Setuju LGBT Dipidana

Republika.co.id | Minggu, 21 Januari 2018 - 06:36 WIB

Anggota Komisi III DPR dari fraksi PPP, Asrul Sani.
Anggota Komisi III DPR dari fraksi PPP, Asrul Sani.
JAKARTA -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, tak menjadikan isu Lesbian Gay Biseksual dan Transjender (LGBT) cuma sebagai komoditas politik pencitraan. Karena itu, Sekjen PPP Arsul Sani menegaskan, agar anggota-anggota partai, terutama yang berbasis massa Islam, bekerja konkrit di ruang Parlemen menolak pernikahan sesama jenis dan legalisasi LGBT.

"Mari isu LGBT jangan cuma jadi jualan atau pencitraan politik saja," kata Arsul kepada Republika.co.id, pada Sabtu (20/1).

Pernyataan Arsul tersebut, menanggapi ungkapan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang menceritakan situasi politik di DPR terkini. Terutama terkait pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) menyangkut LGBT.

Zulkifli saat singgah di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (20/1) mengungkapkan, saat ini di DPR sedang membahas rancangan beleid tentang LGBT dan kawin sejenis. Dari pembahasan tersebut, kata Zulkifli, yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI tersebut, lima dari 10 fraksi setuju dengan melegalkan LGBT dan kawin sejenis.

Prostitusi anak korban gay. Ilustrasi
Namun, Arsul yang juga anggota DPR dari Komisi III tersebut membantah ungkapan Zulkifli. Arsul malah mempertanyakan konsistensi Fraksi PAN di DPR yang tak ikut membahas tentang RUU LGBT dan kawin sejenis. Kata dia, fraksi-fraksi di DPR pada Senin-Kamis (15-18/1) memang membahas LGBT dan kawin sejenis dalam tim panitia kerja (Panja) Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (R-KUHP) di Komisi III bidang hukum.

Dalam pembahasan tersebut, dari 10 fraksi yang hadir cuma delapan. Delapan fraksi tersebut, kata Arsul yakni, PPP, Nasdem dan Golkar, serta PKS. PKB dan PDI Perjuangan, dan Demokrat, Gerindra juga hadir. Semua (fraksi) yang hadir setuju LGBT adalah perbuatan pidana, terang Arsul. Alasannya, kata dia, fraksi yang datang, sepakat mendefenisikan LGBT sebagai perbuatan pidana.

Arsul melanjutkan, justeru PAN dan Hanura yang tak hadir dalam pembahasan LGBT tersebut. Alhasil, kata dia, delapan fraksi sampai hari ini tak tahu sikap politik partai tersebut terkait pembahasan LGBT, pun juga kawin sejenis. "Supaya jelas (fraksi) mana yang hanya kerja di media dan yang kerja konkrit dalam hal merumuskan UU LGBT menjadi perbuatan cabul dan dapat dipidana," kata Arsul.

Arsul menjelaskan tentang pembahasan di Panja R-KUHP tersebut. Kata dia, pembahasan LGBT ada dalam R-KUHP Buku II yang berisi pasal-pasal tindak pidana. Dalam pembahasan fraksi yang hadir sepakat menggolongkan LGBT sebagai perbuatan cabul.

Berita Lainnya

Petugas menunjukkan sampel bahan bakar B30 saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 untuk kendaraan bermesin diesel di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Teknologi 16 Januari 2020 - 09:35 WIB

Pakai Biosolar B30, Jangan Kaget Isi Tangki Berubah Jadi Gel

JAKARTA – Implementasi kebijakan Biosolar B30 telah dimulai sejak awal 2020. Masyarakat sudah bisa mendapatkan BBM jenis ini di hampir seluruh SPBU Pertamina…

Kompas.com

Elpiji 3 Kg Naik Jadi Rp 35.000, Orang Miskin Bagaimana? Foto: M Bakrie/detikcom Elpiji 3 Kg Naik Jadi Rp 35.000, Orang Miskin Bagaimana? Foto: M Bakrie/detikcom

Ekbis 16 Januari 2020 - 09:18 WIB

Elpiji 3 Kg Naik Jadi Rp 35.000, Orang Miskin Bagaimana?

Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mencabut subsidi Elpiji 3 kilogram (kg). Subsidi tak lagi diberikan per tabung, melainkan langsung…

detik.com

Sumber gambar: shutterstock.com

Ekbis 31 Desember 2019 - 16:29 WIB

Mau Kaya? Investasi Emas Aja Yuk!

Emas bukan hanya untuk menunjukkan kelas sosial, tetapi juga menjadi pilihan yang tepat untuk menyimpan uang agar bermanfaat di kemudian hari. Kerap kali emas dijadikan…

Duniatambang.co.id

Ketua Umum JPKPN Jery Rampen, SH

Nasional 29 Desember 2019 - 14:26 WIB

JPKPN Ormas Relawan Tertua Konsisten Bela Kepentingan Bangsa

Ormas Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional (JPKPN) hadir untuk tak menyesatkan anggotanya yang ikut, karena tugas utama adalah membela kepemimpinan…

Agus Surya Bakti dan Bella Saphira

Ekbis 20 Desember 2019 - 19:55 WIB

Suami Aktris Cantik Bella Saphira Diangkat Jadi Komut Antam

Kementerian BUMN mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk merombak direksi dan komisaris PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Erick Tohir mengangkat…

Duniatambang.co.id

Suasana bongkar muat peti kemas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu di Pantoloan, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (15/11/2018).

Ekbis 18 Desember 2019 - 05:49 WIB

Perusahaan Raksasa Cina Investasi Rp 120 T di KEK Palu

PALU -- Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China, China First Heavy Industries (CFHI) Co Ltd berinvestasi sebesar Rp 120 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu,…

republika.co.id

Bunga lawang

Gaya Hidup 15 Desember 2019 - 05:19 WIB

7 Manfaat Bunga Lawang, Rempah Unik yang Jarang Diketahui

Komentar Home Lifestyle Eat Good 7 Manfaat Bunga Lawang, Rempah Unik yang Jarang Diketahui Minggu, 15 Desember 2019 | 05:05 WIB shutterstock Ilustrasi bunga lawang…

Kompas.com

Mesut Oezil

Luar Negeri 14 Desember 2019 - 16:32 WIB

Uighur Ditindas, Oezil: Mana Suara Negara-Negara Muslim?

Selain menjadi pesepak bola kelas dunia, winger Arsenal, Mesut Oezil dikenal juga dengan sikap dan kepeduliannya terhadap isu-isu kemanusiaan khususnya terkait…

republika.co.id