Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 13 November 2018 - 03:50 WIB

Jokowi Kembali Gandeng JK di Pilpres 2019?

Kompas.com | Senin, 12 Februari 2018 - 09:50 WIB

Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla
Duet Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) berpeluang untuk kembali bersama di pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Hal itu diungkapkan oleh wartawan senior terkemuka, John McBeth, dalam tulisannya di situs Asia Times pekan lalu.

Dalam tulisannya, McBeth menyatakan Presiden Jokowi membuka peluang untuk kembali menggandeng wapres asal Watampone, Sulawesi Selatan tersebut.

“Untuk saat ini, JK adalah pilihan paling aman,” ucap sumber yang merupakan salah satu anggota tim informal kampanye pilpres Jokowi sepert dikutip oleh McBeth.

Sumber tersebut menjelaskan, keputusan untuk kembali memilih JK ditengarai kesulitan yang dihadapi Jokowi untuk memilih cawapres yang dapat membantu mengamankan pemilih tradisional Muslim.

JK dinilai sebagai sosok yang tepat karena dekat dengan umat Muslim. Wapres yang pernah menjabat pada periode 2004-2009 ini merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia, dan juga alumni organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

Sumber yang dekat dengan JK mengonfirmasi kebenaran tawaran cawapres tersebut. Namun ditambahkan, JK sejauh ini merasa lelah dan ingin pensiun dari dunia politik seperti yang pernah disampaikannya.

Adapun jika tawaran itu diterima JK, kesepakatannya adalah sosok berusia 75 tahun itu hanya akan menjabat separuh periode, atau hingga 2022.

Durasi itu saja bakal menjadikannya sebagai wapres dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah Indonesia.

Sejauh ini dalam tulisannya, McBeth menyebutkan bahwa tim kampanye yang akan dibentuk jelang masa pilpres terus menggodok nama JK, dan sejumlah cawapres potensial lain hingga tenggang pendaftaran capres-cawapres pada Agustus mendatang.

Krusialnya sosok cawapres yang memiliki citra Muslim kuat menggambarkan kekhawatiran bahwa koalisi tradisional yang mengalahkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, berpotensi digerakkan untuk membendung Jokowi di 2019.

Sejumlah survei, misalnya survei SMRC, menunjukkan nama JK tetap di urutan pertama mengalahkan cawapres potensial lain seperti putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono

Berita Lainnya

Presiden Jokowi berbincang dengan sejumlah pedagang saat melakukan blusukan ke Pasar Anyar, di Kota Tangerang, Banten, Ahad, 4 November 2018. Foto: Biro Pers Setpres.

Politik 09 November 2018 - 12:52 WIB

Usai Sindir Politikus Sontoloyo, Jokowi Sebut Politik Genderuwo

Jakarta - Usai polemik ihwal politikus sontoloyo, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyindir aksi para politikus yang gemar menyebar propaganda menakutkan. Jokowi…

Tempo.co

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra.

Politik 06 November 2018 - 13:01 WIB

PBB Belum Tentukan Sikap Dukungan ke Jokowi-Maruf di Pilpres 2019

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra telah ditunjuk sebagai kuasa hukum Joko Widodo-Ma’ruf Amien untuk Pemilihan Presiden 2019. Meski begitu PBB belum menyatakan…

Viva.co.id

Yusril Ihza Mahendra (Ari Saputra/detikcom)

Politik 05 November 2018 - 16:50 WIB

Yusril Ihza Mahendra Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019

Kabar mengejutkan datang dari advokat Yusril Ihza Mahendra. Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu resmi menjadi lawyer bagi pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.…

detik.com

BI dan Otoritas Moneter Singapura Teken Perjanjian Akses Likuiditas USD10 Miliar

Ekbis 05 November 2018 - 16:43 WIB

BI dan Otoritas Moneter Singapura Teken Perjanjian Akses Likuiditas USD10 Miliar

Bank Indonesia menandatangani perjanjian keuangan bilateral sebesar 10 miliar dolar AS dengan Bank Sentral Singapura (Monetary Authority of Singapore/MAS) yang…

Ipotnews.com

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menerima dukungan dari ulama di GOR Soemantri, Minggu (4/11/2018).

Politik 04 November 2018 - 15:09 WIB

Prabowo Janji, Indonesia Tak Impor Apa Pun jika Ia Jadi Presiden

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, berjanji tidak akan mengimpor apa pun ke Indonesia jika terpilih sebagai presiden dalam Pemilihan Presiden 2019.…

Kompas.com

Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan. (antara)

Olahraga 04 November 2018 - 06:20 WIB

Eko Yuli Irawan Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia Angkat Besi

Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, merebut medali emas kelas 61 kg sekaligus memecahkan rekor pada kejuaraan dunia angkat besi di Ashgabat, Turkmenistan,…

Tempo.co

Proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi

Hukum 04 November 2018 - 00:12 WIB

KPK: Proyek Meikarta Tetap Dilanjutkan

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menilai, pembekuan izin Meikarta tak harus dilakukan. Hal tersebut dikarenakan Lippo Group selaku penanggung jawab Meikarta dinilai…

Viva.co.id

Panji Himawan, Corporate Communication & Public Affair Division Head dan Ahmad Soemawisastra, Head of Media Relation & Internal Communication Sinar Mas Land menerima penghargaan Corporate Communication Team Of The Year 2018

Ekbis 03 November 2018 - 15:42 WIB

Sinar Mas Land Raih Penghargaan Corporate Communication Team Of The Year 2018

Sinar Mas Land telah 4 kali berturut-turut (2015-2018) mendapat penghargan sebagai Corporate Communication Team Of The Year.