Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Minggu, 25 Agustus 2019 - 16:50 WIB

Prabowo Pilih Anies sebagai Cawapres 2019?

Kompas.com | Senin, 12 Februari 2018 - 18:46 WIB

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, disebut sebagai calon kuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Informasi ini dituliskan oleh wartawan senior terkemuka John McBeth pada tulisannya di situs Asia Times pekan lalu.

Sumber internal yang menyampaikan informasi ini mengutarakan, Anies bisa dikatakan pilihan pertama. Namun, semua masih tergantung kinerjanya sebagai gubernur dalam beberapa bulan ke depan.

Prabowo, dalam tulisan ini diisyaratkan, siap untuk kembali maju walau sempat muncul rumor kalau mantan Danjen Kopassus ini mempertimbangkan ulang rencana pencapresannya.

Munculnya rumor itu sempat memunculkan kekhawatiran bahwa pilpres 2019 bakal menjadi kontestasi hampa di mana Presiden Joko Widodo atau Jokowi, berpotensi menjadi calon tunggal.

Namun sedikit yang percaya rumor itu. Sumber-sumber yang dekat dengan Prabowo seperti dituliskan McBeth menyatakan keyakinannya bahwa Prabowo akan kembali bertarung.

Wakil Ketua DPR yang juga orang kepercayaan Prabowo, Fadli Zon, sangat yakin Prabowo akan mencapreskan diri.

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade menyatakan, Prabowo mungkin mendeklarasikan resmi pencapresannya dalam hitungan pekan ke depan.

Adapun seorang sumber yang merupakan teman karib Prabowo berkata, dia selalu melihat kursi kepresidenan sebagai takdir yang akan didapatkan sejak dia masih berusia muda.

“Dia (Prabowo) sosok yang selalu memiliki misi. Saya tidak percaya dia akan mundur begitu saja,” ucap sumber tersebut.

Namun, artikel ini juga menuliskan dana pencapresan berpotensi menjadi isu utama yang bakal menghambat sosok berusia 67 tahun itu.

Adik kandung Prabowo, pengusaha taipan Hashim Djojohadikusumo, dituliskan masih ragu untuk kembali membiayai dalam jumlah besar dana kampanye seperti yang dilakukannya di pilpres 2014

Berita Lainnya

ILUSTRASI, PERTAMBANGAN NIKEL. DILARANG EKSPOR BIJIH NIKEL, PELAKU USAHA SEBUT ADA PERMAINAN KADAR NIKEL DI DALAM NEGERI. KATADATA

Ekbis 22 Agustus 2019 - 23:02 WIB

Dilarang Ekspor, Pelaku Usaha Keluhkan Permainan Kadar Nikel Domestik

Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Meidy K Lengkey menyatakan pemerintah perlu membenahi tata niaga nikel di dalam negeri sebelum mempercepat…

katadata.co.id

profil tokoh Robert Budi Hartono

Nasional 22 Agustus 2019 - 19:15 WIB

Masuk List Keluarga Tertajir Dunia, dari Mana Kekayaan Pemilik Djarum?

Keluarga paling kaya di Indonesia, keluarga Hartono masuk dalam daftar 25 keluarga paling tajir di dunia tahun 2019. Mereka bahkan tembus peringkat 22 dalam daftar…

Viva.co.id

Foto: Agus Setyadi/detikcom

Nasional 18 Agustus 2019 - 20:08 WIB

Memek, Kuliner Khas Simeulue jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Banda Aceh - Kuliner khas Simeulue, Aceh yaitu memek ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia 2019. Makanan mirip bubur ini dibuat dari beras…

detik.com

Enggartiasto dan Rini Soemarno

Opini 16 Agustus 2019 - 18:03 WIB

Enggar dan Rini Anggap Sepi Larangan Jokowi

Kesannya, perintah dan larangan Presiden Jokowi yang sudah dipublish itu hanya sebagai pemanis di bibir saja oleh para menterinya, setidak-tidaknya oleh Enggar…

Fahri Hamzah

Politik 14 Agustus 2019 - 16:12 WIB

Soal Enzo, Stop Rasa Takut dan Ancaman!

Kita jangan mau diadu domba. Dan anak-anak bangsa seperti Enzo Zenz Allie dan Clovis adalah masa depan. Stop jualan rasa takut dan ancaman. Buka hati dan pikiran.…

Net tv

Opini 13 Agustus 2019 - 22:22 WIB

NET TV: ANTARA BISNIS NYATA DAN MIMPI

Kabar ini sedang viral: NET TV dikabarkan bangkrut. Karyawannya di-PHK massal. Manajemen NET TV membantah. Tidak ada PHK massal. Ada apa dengan bisnis media TV?

Prabowo bertemu Megawati (Foto: Dok. PDIP)

Opini 13 Agustus 2019 - 02:09 WIB

Jurus ‘Pendekar Mabuk’ Prabowo dan Isu ‘Penumpang Gelap’

Nampaknya, perilaku elit Partai Gerindra semakin membingungkan kawan dan lawan. Setelah Prabowo ujug-ujug melakukan jurus ‘pendekar mabuk’ dengan “pertemuan…

Kakak beradik pendiri brand Kalibre: Direktur Research & Development Sunflower Lukman, Direktur Production & Marketing Sunflower Sandy Sadeli dan Direktur Finance Sunflower Roby. (dok. pribadi)

Ekbis 05 Agustus 2019 - 16:31 WIB

Kalibre Bintang Baru di Bisnis Tas

Kalibre merupakan salah satu merek tas pendatang baru yang namanya kian populer. Bahkan brand yang didirikan pada tahun 2014 oleh Sandy Sadeli bersama dua kakaknya…

swa.co.id