Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Rabu, 22 Agustus 2018 - 04:25 WIB

Golkar: Penyerangan Ulama Mirip Sejarah Jelang Jatuhnya Soeharto

Detik.com | Jumat, 23 Februari 2018 - 09:32 WIB

Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Ketua Umum PPP Romahurmuziy melempar spekulasi kalau pelaku penyerangan ulama merupakan eks orang kuat di RI dan terkait pilpres, serta menyamakannya dengan kejadian jatuhnya rezim Presiden ke-2 RI Soeharto. Golkar menyebut memang ada kemiripan fenomena saat ini dengan sejarah itu.

"Modus seperti itu memang hampir sama dengan peristiwa menjelang jatuhnya Pak Soeharto di era akhir Orde Baru. Namun, penilaian itu kan baru spekulasi politik," ujar Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Kamis (22/2/2018).

Soal peristiwa jelang jatuhnya rezim Orba, Rommy mengungkit penyerangan terhadap ustaz-ustaz kampung di masa lalu. Peristiwa lampau itu menurutnya bertujuan memberikan pesan kepada masyarakat sipil agar tidak mencoba-coba menurunkan Soeharto. Tujuan kedua adalah membangun persepsi publik bahwa negara dalam kondisi tidak aman, sehingga harus dipimpin oleh Soeharto, yang memiliki latar belakang militer.

Ace memang setuju dengan poin Rommy di atas, namun dia menyebut itu masih bersifat opini atau perkiraan-perkiraan semata. Bagi Ace, yang terpenting adalah polisi terus bekerja mencari kebenaran.

"Karena itu sifatnya spekulatif, sebaiknya pihak Kepolisian RI harus segera mengantisipasi dan bekerja secara sungguh-sungguh atas peristiwa penyerangan terhadap tokoh agama tersebut," sebut Ace.

Anggota Komisi II DPR itu juga menyoroti peran intelijen dalam kasus penyerangan ulama. Bagi Ace, intelijen harus terus bekerja dan melaporkan setiap temuan kepada Presiden Joko Widodo.

"Di sinilah juga pentingnya peran intelijen untuk memberikan masukan kepada Presiden RI dan melakukan deteksi dini menghadapi isu seperti ini. Kami mendesak kepolisian untuk bekerja lebih keras untuk mengungkap spekulasi yang selama ini berkembang," tegas Ace.

Pernyataan Rommy disampaikannya berdasarkan analisis tim pencari fakta yang diterjunkan PPP yang telah mengumpulkan informasi dari sejumlah lokasi penyerangan pemuka agama. Tim itu juga sudah menyampaikan laporan ke DPP PPP.

Temuan-temuan yang sudah dilaporkan lalu dianalisis oleh PPP. Hasil analisis awal, PPP mengidentifikasi ada kelompok yang memiliki kemampuan melakukan tindakan sistematis dan terencana terkait penyerangan terhadap para pemuka agama. Hasilnya, mengarah ke dua pihak: penguasa dan pihak di luarnya

Berita Lainnya

Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar saat mengikuti Khaul Waliyullah Syekh Abdullah Angga Derpa dan Kyai Harun, Serang, Banten, Jumat, 13 Juli 2018. (dok MPR RI)

Politik 21 Agustus 2018 - 23:32 WIB

Cak Imin Klaim NU Tak Pecah Meski Mahfud Tak Jadi Timses Jokowi

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengklaim suara Nahdlatul Ulama (NU) tak akan pecah kendati Mahfud MD tak bergabung menjadi…

Tempo.co

Dolar Tertekan Pernyataan Trump, Logam Mulia Melambung

Ekbis 21 Agustus 2018 - 16:55 WIB

Dolar Tertekan Pernyataan Trump, Logam Mulia Melambung

Harga emas melesat ke level tertinggi satu pekan, didorong melemahnya dolar, setelah Presiden Donald Trump mengatakan "tidak senang" dengan Federal Reserve yang…

Indopremier.com

Ilustrasi barang bukti narkoba

Hukum 21 Agustus 2018 - 16:55 WIB

Mengerikan, Anggota DPRD asal Nasdem ternyata Bandar Besar Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan, anggota DPRD Langkat, Ibrahim Hasan (45) diduga kuat sebagai bandar besar sekaligus pemilik sabu seberat 105 kilogram…

Viva.co.id

Ketua Umum DPP PPP Muhammad Romahurmuziy

Hukum 20 Agustus 2018 - 23:40 WIB

KPK Periksa Rommy Terkait Kasus Suap Dana Perimbangan Daerah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy alias Rommy terkait perkara dugaan suap usulan dana perimbangan…

Viva.co.id

Mahfud Md (Andhika Presetia/detikcom)

Politik 20 Agustus 2018 - 23:25 WIB

Ini Alasan Mahfud Md Tolak Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf

- Mahfud Md menolak menjadi ketua tim pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ia mengungkap alasannya. Apa itu? "Saya tak bisa jadi ketua timses atau tim pemenangan…

detik.com

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan terkait pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebut pidato Zulkifli pada Sidang Tahunan MPR bermuatan politik dan menyesatkan.

Ekbis 20 Agustus 2018 - 13:56 WIB

Ketua MPR: Yang Menyesatkan Itu Menteri Keuangan

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan menjawab pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menganggap pidatonya pada sidang tahunan MPR RI, 16 Agustus…

Kompas.com

Diduga Menyewa PSK, 4 Atlet Jepang Dipulangkan dari Asian Games

Olahraga 20 Agustus 2018 - 12:44 WIB

Diduga Menyewa PSK, 4 Atlet Jepang Dipulangkan dari Asian Games

Empat atlet bola basket Jepang dipulangkan dari ajang Asian Games 2018 setelah diduga membayar PSK untuk layanan seks. Demikian disampaikan Komite Olimpiade Jepang…

Kompas.com

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (tengah) memberikan sambutan saat pidato kenegaraan di sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2018 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2017).

Ekbis 20 Agustus 2018 - 10:51 WIB

Sri Mulyani: Pidato Ketua MPR Zulkifli Hasan Politis dan Menyesatkan

Pidato Ketua MPR RI Zulkifli Hasan pada sidang tahunan MPR RI di Gedung Parlemen, 16 Agustus 2018 lalu, ditanggapi Menteri Keuangan Sri Mulyani. Topik pidato Zulkifli…

Kompas.com