Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:33 WIB

Marak OTT, Bambang Soesatyo Ingin Pemimpin Dipilih DPR dan DPRD

Tempo.co | Minggu, 25 Februari 2018 - 21:54 WIB

Bambang Soesatyo
Bambang Soesatyo
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Bambang Soesatyo menyebut model demokrasi dengan pemilihan langsung menjadi salah satu penyebab maraknya praktik korupsi oleh kepala daerah atau calon kepala daerah.

“Kalau sekarang hampir tiap hari kita dengar ada OTT (operasi tangkap tangan) kepala atau calon kepala daerah, itu bukan hal yang aneh,” ujar Bambang di sela peresmian Gedung Grha Suara Muhammadyah di Yogyakarta, Ahad, 25 Februari 2018.

Menurut Bambang maraknya OTT kepala daerah merupakan harga yang harus ditebus akibat pilihan sistem demokrasi langsung. Bambang merinci perkiraan ongkos politik yang dibutuhkan untuk maju ke pilkada.

Calon wali kota/bupati, kata Bambang, minimal harus mempersiapkan dana Rp 100-150 miliar. Sedangkan untuk pemilihan gubernur ongkosnya berkisar Rp 200-500 miliar. Adapun calon presiden, menurut Bambang, minimal punya modal Rp 1 triliun. “Ini mendorong para calon berkompromi pada para pemilik modal,” ujarnya.

Padahal, ujar Bambang, pusat modal atau perekonomian Indonesia hanya dikuasai oleh segelintir orang. “Bisa dibayangkan, jika kondisi terus demikian Indonesia ke depan akan dikuasai orang-orang itu (pemilik modal), baik secara langsung maupun tidak,” ujarnya.

Bambang mengajak pemerintah dan organisasi masyarakat seperti Muhammadyah untuk mengevaluasi lagi manfaat pemilihan langsung itu. “Tapi jika kita amandemen lagi UU Pemilihan Kepala Daerah ini (kembali bukan pemilihan langsung) katanya kemunduran demokrasi,” ujarnya.

Bambang mengaku pernah menyampaikan keinginan meninjau kembali pemilihan langsung itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga bisa kembali dilakukan DPR/DPRD. “Dengan anggota DPRD yang hanya 60 orang, tentu lebih mudah pengawasannya jika semua disadap,” ujarnya.

Berita Lainnya

Ini merupakan salah satu suasana dalam sidang Dewan HAM PBB, yang bermarkas di Jenewa, Swiss. News.UN.Org

Luar Negeri 20 Juni 2018 - 11:54 WIB

Amerika Keluar dari Dewan HAM PBB, Sekjen Guterres Bilang Ini

New York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyayangkan keputusan Amerika Serikat keluar dari keanggotan di Dewan HAM PBB. “Arsitektur…

tempo.co

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso melakukan ramp check di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (13/6/2018)

Nasional 16 Juni 2018 - 00:46 WIB

Lebaran Tahun Ini Dunia Penerbangan Indonesia Dapat Kado Terindah

Kabar gembira itu datang tepat pada malam takbiran Idul Fitri 1439 Hijriah atau Kamis siang (14/6/2018) waktu Brussel. Secara resmi Uni Eropa telah mengeluarkan…

kompas.com

Salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (15/6/2018) (Foto: Mochamad Zhacky-detikcom)

Nasional 15 Juni 2018 - 09:42 WIB

Khotbah di Istiqlal, Aa Gym Bicara Soal Orang 'Jatuh' karena Lisan

Abdullah Gymnastiar memberikan khotbah bertema 'Meraih Kemenangan Pribadi Menuju Kemenangan Umat' saat salat Idul Fitri 2018 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.…

detik.com

Mantan Juru Bicara Presiden RI ke-3 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yahya Staquf, diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Kamis (31/5).

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 15:20 WIB

Pengamat UI: Staquf ke Israel Rusak Diplomasi Jokowi

JAKARTA -- Pengamat politik Timur Tengah Abdul Muta'ali menyayangkan pertemuan Yahya Cholil Staquf dengan Yayasan Yahudi di Israel pada Ahad (10/6) waktu setempat.…

Republika.co.id

PT KAI luncurkan kereta sleeper di Stasiun Gambir, Jakarta

Gaya Hidup 12 Juni 2018 - 11:08 WIB

Resmi Diluncurkan KAI, Kereta Mewah Sleeper Terisi Penuh

PT Kereta Api Indonesia meluncurkan secara resmi operasional perdana Kereta Sleeper, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018. Kereta kelas mewah…

viva.co.id

Donald Trump dan Kim Jong-Un sempat menyapa wartawan dari balkon Hotel Capella, Singapura usai mengakhiri pertemuan tatap muka (REUTERS/Jonathan Ernst)

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 10:28 WIB

Kata Trump Usai Tatap Muka dengan Kim: Hubungan Luar Biasa

Singapura - Pertemuan tatap muka antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un diakhiri setelah berlangsung 41…

detik.com

Ilustrasi demo/unjuk rasa. Toulousestreet.com

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 09:45 WIB

Demo Besar Anti-Cina di Vietnam, Beijing Minta Warganya Waspada

Cina memperingatkan warganya di Vietnam agar waspada menyusul demo besar anti-Cina di negara itu membesar akhir-akhir ini. Dalam beberapa hari terakhir pengunjuk…

tempo.co

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump saling berjabat tangan untuk pertama kalinya di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). (AFP/Saul Loeb)

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 09:11 WIB

Jabat Tangan 10 Detik yang Bersejarah antara Trump dan Kim Jong Un

SINGAPURA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Kim Jong Un bertatap muka di Hotel Capella. Keduanya saling berjabat tangan untuk pertama kalinya…

kompas.com