Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Kamis, 20 Juni 2019 - 00:18 WIB

Marak OTT, Bambang Soesatyo Ingin Pemimpin Dipilih DPR dan DPRD

Tempo.co | Minggu, 25 Februari 2018 - 21:54 WIB

Bambang Soesatyo
Bambang Soesatyo
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR Bambang Soesatyo menyebut model demokrasi dengan pemilihan langsung menjadi salah satu penyebab maraknya praktik korupsi oleh kepala daerah atau calon kepala daerah.

“Kalau sekarang hampir tiap hari kita dengar ada OTT (operasi tangkap tangan) kepala atau calon kepala daerah, itu bukan hal yang aneh,” ujar Bambang di sela peresmian Gedung Grha Suara Muhammadyah di Yogyakarta, Ahad, 25 Februari 2018.

Menurut Bambang maraknya OTT kepala daerah merupakan harga yang harus ditebus akibat pilihan sistem demokrasi langsung. Bambang merinci perkiraan ongkos politik yang dibutuhkan untuk maju ke pilkada.

Calon wali kota/bupati, kata Bambang, minimal harus mempersiapkan dana Rp 100-150 miliar. Sedangkan untuk pemilihan gubernur ongkosnya berkisar Rp 200-500 miliar. Adapun calon presiden, menurut Bambang, minimal punya modal Rp 1 triliun. “Ini mendorong para calon berkompromi pada para pemilik modal,” ujarnya.

Padahal, ujar Bambang, pusat modal atau perekonomian Indonesia hanya dikuasai oleh segelintir orang. “Bisa dibayangkan, jika kondisi terus demikian Indonesia ke depan akan dikuasai orang-orang itu (pemilik modal), baik secara langsung maupun tidak,” ujarnya.

Bambang mengajak pemerintah dan organisasi masyarakat seperti Muhammadyah untuk mengevaluasi lagi manfaat pemilihan langsung itu. “Tapi jika kita amandemen lagi UU Pemilihan Kepala Daerah ini (kembali bukan pemilihan langsung) katanya kemunduran demokrasi,” ujarnya.

Bambang mengaku pernah menyampaikan keinginan meninjau kembali pemilihan langsung itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga bisa kembali dilakukan DPR/DPRD. “Dengan anggota DPRD yang hanya 60 orang, tentu lebih mudah pengawasannya jika semua disadap,” ujarnya.

Berita Lainnya

Foto: Istimewa/Carscoops

Otomotif 17 Juni 2019 - 11:06 WIB

Mewah! Ini Mobil Nasional Pertama Vietnam

Hanoi - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertama bernama VinFast ke konsumen mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Dua di antara mobil nasional Vietnam tergolong…

detik.com

Foto: Istimewa/Carscoops

Otomotif 17 Juni 2019 - 11:06 WIB

Mewah! Ini Mobil Nasional Pertama Vietnam

Hanoi - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertama bernama VinFast ke konsumen mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Dua di antara mobil nasional Vietnam tergolong…

detik.com

Jersey Babe Ruth

Olahraga 17 Juni 2019 - 06:55 WIB

Jersey Babe Ruth Jadi Memorabilia Termahal

Jersey (seragam tim) New York Yankees yang dikenakan oleh legenda bisbol Babe Ruth terjual dalam lelang yang mencetak rekor 5,6 juta dolar, kata satu pernyataan,…

republika.co.id

Joko Intarto, praktisi komunikasi, penyedia solusi video conference

Opini 16 Juni 2019 - 18:55 WIB

Sidang Live Pilpres

Mungkinkah live video conference digunakan dalam sidang MK? Bagaimana aspek teknik dan legalnya?

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar (Foto: inilahcom)

Ekbis 16 Juni 2019 - 07:36 WIB

Kabupaten Kolaka Segera Milki Smenter Feronikel

Kolaka - Fasilitas pemurnian (smelter) feronikel PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara akan memenuhi target dapat…

inilah.com

Greenland Mencair, Laut Meninggi

Luar Negeri 16 Juni 2019 - 00:52 WIB

2 Miliar Ton Es Greenland Mencair

Greenland kehilangan lebih dari 2 miliar ton es atau 40 persen lebih wilayahnya pada Jumat kemarin. Greenland adalah pulau besar di Kutub Utara yang dipenuhi banyak…

Tempo.co

Bangkrut Itu Ilmu Sukses. Sebuah buku "Berani Bangkrut" lahir dari pengalaman motivator bisnis dan pengusaha waralaba Dr Ir H Wahyu Indrasakti Saidi MSc

Opini 12 Juni 2019 - 05:32 WIB

Bangkrut Itu Ilmu Sukses

Anda percaya bangkrut itu ilmu sukses? Saya percaya. Sangat percaya. Semua pengusaha sukses mengatakan pernah bangkrut. Tidak hanya sekali. Tapi berkali-kali. Tapi,…

Batangan emas murni 99,99 persen di pabrik logam mulia Krastvetmet, di kota Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 22 September 2017. Pabrik ini merupakan salah satu produsen terbesar logam mulia terbesar di dunia. REUTERS/Ilya Naymushin

Luar Negeri 11 Juni 2019 - 07:07 WIB

Perang Dagang Memanas, Bank Sentral Cina Mulai Timbun Emas

CINA semakin mengintensifkan pembelian emas guna menambah cadangan untuk enam bulan berturut-turut, karena semakin memanasnya perang dagang dengan AS. People’s…

Tempo.co