Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Sabtu, 20 April 2019 - 21:15 WIB

Banyak Dipakai Pejabat, Berapa Sih Biaya 'Cuci Otak' dr Terawan?

Detik.com | Jumat, 06 April 2018 - 15:08 WIB

Sejumlah testimoni positif datang dari pasien dr Terawan, terkait terapi cuci otak (Foto: thinkstock)
Sejumlah testimoni positif datang dari pasien dr Terawan, terkait terapi cuci otak (Foto: thinkstock)
Jakarta - Walau kontroversial, cuci otak dr Terawan Agus Putranto banyak mendapat testimoni positif. Tak tanggung-tanggung, pasiennya banyak dari kalangan pejabat. Sebut saja Aburizal Bakrie, Prabowo, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Dahlan Iskhan. Mahal nggak ya kira-kira?

Baru-baru ini, detikHealth mewawancarai seorang pasien yang pernah berobat dengan terapi berbasis Digital Substraction Angiography (DSA) tersebut. Ia mengaku membayar Rp 49 juta untuk semua perawatan selama 2 malam di kamar VIP.

"Menurut saya harganya sesuai dengan penggunaan alat dan keahliannya. Saya bayar Rp 49 juta untuk semua dengan menginap di VIP 2 malam," ujarnya kepada detikHealth.

"Untuk terapi dengan DSA saya dengar sih Rp 30 juta," tambahnya.

Hasilnya, banyak pasien memberikan testimoni positif. Dave Laksono, seorang politisi, mengaku kondisinya membaik hanya dengan satu kali terapi.

"Kepala nyut-nyutan sudah cukup hilang, penglihatan juga cukup jelas. Saya bisa sebut keberhasilan dari metode tersebut," kata Dave.

Meski demikian, terapi ini banyak juga mendapat kritik, khususnya terkait dasar ilmiahnya. Prof Dr dr Moh Hasan Machfoed, SpS(K), MS, ahli saraf dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, menyebut istilah cuci otak atau brain wash tidak ada dalam istilah kedokteran.

Berita Lainnya

Hasil Hitung Cepat Sesuai Ekspektasi, Arus Modal Asing Mengalir Deras

Ekbis 19 April 2019 - 06:50 WIB

Hasil Hitung Cepat Sesuai Ekspektasi, Arus Modal Asing Mengalir Deras

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 25 poin atau 0,4 persen ke 6.507 di akhir perdagangan Kamis (18/4/2019). Sebanyak 206 saham naik, 212…

Kompas.com

Ilustrasi.

Opini 19 April 2019 - 05:22 WIB

Jangan Baper

Publik tiba-tiba heboh. Gara-gara ada tayangan di sebuah stasiun televisi nasional yang memperlihatkan keanehan. Ada tayangan hasil quick count dari sejumlah lembaga…

Ilustrasi penghitungan suara (Ari Saputra/detikcom)

Politik 19 April 2019 - 01:39 WIB

LSI Denny JA Klarifikasi Hasil QC Pilpres Sementara di Indosiar yang Viral

Jakarta - Lembaga survei LSI Denny JA memberi klarifikasi terkait hasil quick count (QC) sementara Pilpres 2019 yang ditayangkan di stasiun televisi Indosiar yang…

detik.com

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Politik 19 April 2019 - 00:46 WIB

Ekspresi Sandi Ramai Dibahas Warganet, Ini Kata Pakar Gestur

JAKARTA -- Warganet menyoroti ekspresi calon wakil presiden (cawapres) nomor urut Sandiaga Salahuddin Uno selama mendampingi calon presiden (capres) Prabowo Subianto…

republika.co.id

Time to Say GOOD BYE

Ekbis 19 April 2019 - 00:06 WIB

Induk SCTV Sudah Rugi Rp 1,9 T Karena BBM

Jakarta - Mulai tanggal 31 Mei 2019, aplikasi pesan instan BBM, yang dulunya bernama Blackberry Messenger, akan resmi setop beroperasi di Indonesia. BBM harus tutup…

detik.com

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik.

Politik 16 April 2019 - 23:32 WIB

Tangkap Timses M Taufik, Gerindra Sebut Polisi Langkahi Aturan

Partai Gerakan Indonesia Raya menilai, Kepolisian khususnya Kepolisian Resor Jakarta Utara telah melangkahi aturan dalam melakukan operasi tangkap tangan terhadap…

Viva.co.id

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja (kiri), anggota Bawaslu M. Afifudin, Ketua Bawaslu Abhan, anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar ketika akan menggelar konferensi pers di Media Center Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (16-4-2019). (Foto: Asep Firmansyah)

Politik 16 April 2019 - 18:32 WIB

Bawaslu rekomendasikan PSU dan penggantian PPLN Kuala Lumpur

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) dan penggantian Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud di Festival Janadriyah, Riyadh, periode lalu.

Ekbis 15 April 2019 - 11:06 WIB

Jokowi dan Raja Salman Sepakati Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

VIVA – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana beribadah umrah di Mekah, Arab Saudi. Di sana, Presiden bahkan diundang khusus oleh Raja Arab Saudi, Salman…

Viva.co.id