Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Minggu, 25 Agustus 2019 - 16:58 WIB

Sejumlah Tokoh PPP Menyeberang ke PBB

Viva.co.id | Selasa, 17 April 2018 - 12:39 WIB

Sejumlah tokoh PPP pindah ke PBB.
Sejumlah tokoh PPP pindah ke PBB.
Sejumlah tokoh Partai Persatuan Pembangunan yang menamakan diri sebagai PPP Khittah menggelar pertemuan dengan Partai Bulan Bintang (PBB) di Kantor DPP PBB, Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin, 16 April 2018, kemarin. Beberapa tokoh tersebut di antaranya, Waketum PPP kubu Romahurmuziy, Tamam Achda, mantan Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani, dan Anwar Sanusi.

Perwakilan tokoh PPP Khittah, Tamam Achda, mengatakan pertemuan tersebut membahas beberapa hal. salah satu di antaranya terkait kepindahan beberapa kader PPP Khittah ke partai pimpinan Yusril Ihza Mahendra tersebut.

"Sekarang, PBB menurut hemat saya, magnitude baru di dalam politik kita akhir-akhir ini, terutama bagi aspirasi Islam. Oleh karena itu, wajar kalau kami juga dirasa perlu berkomunikasi di PBB," kata Tamam di Kantor DPP PBB, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Ahmad Yani mengatakan PPP Khittah ini beranggotakan gabungan dari kubu Rommy dan juga Djan Faridz yang sudah tidak sejalan karena tidak lagi menampung aspirasi umat Islam.

Saat ini, menurut Ahmad Yani, PBB merupakan partai yang sesuai dan masih memperjuangkan aspirasi umat Islam. Maka dari itu, pihaknya akan mengajak serta kadernya di tingkat daerah untuk berjuang bersama PBB.

"PPP Khittah ini paradigmanya sama dengan yang ada di PBB sekarang. Jadi kami mengatakan PBB inilah yang sekarang adalah rumah besarnya umat Islam. Jadi kami bagian dari PBB rumah umat Islam ini," kata Ahmad Yani.

Mendapatkan dukungan tersebut, Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, mengaku senang. Karena para tokoh berniat memperjuangkan aspirasi umat Islam. Menurut Yusril, ini merupakan energi tambahan untuk PBB dalam menghadapi Pilpres 2019.

Berita Lainnya

ILUSTRASI, PERTAMBANGAN NIKEL. DILARANG EKSPOR BIJIH NIKEL, PELAKU USAHA SEBUT ADA PERMAINAN KADAR NIKEL DI DALAM NEGERI. KATADATA

Ekbis 22 Agustus 2019 - 23:02 WIB

Dilarang Ekspor, Pelaku Usaha Keluhkan Permainan Kadar Nikel Domestik

Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Meidy K Lengkey menyatakan pemerintah perlu membenahi tata niaga nikel di dalam negeri sebelum mempercepat…

katadata.co.id

profil tokoh Robert Budi Hartono

Nasional 22 Agustus 2019 - 19:15 WIB

Masuk List Keluarga Tertajir Dunia, dari Mana Kekayaan Pemilik Djarum?

Keluarga paling kaya di Indonesia, keluarga Hartono masuk dalam daftar 25 keluarga paling tajir di dunia tahun 2019. Mereka bahkan tembus peringkat 22 dalam daftar…

Viva.co.id

Foto: Agus Setyadi/detikcom

Nasional 18 Agustus 2019 - 20:08 WIB

Memek, Kuliner Khas Simeulue jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Banda Aceh - Kuliner khas Simeulue, Aceh yaitu memek ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia 2019. Makanan mirip bubur ini dibuat dari beras…

detik.com

Enggartiasto dan Rini Soemarno

Opini 16 Agustus 2019 - 18:03 WIB

Enggar dan Rini Anggap Sepi Larangan Jokowi

Kesannya, perintah dan larangan Presiden Jokowi yang sudah dipublish itu hanya sebagai pemanis di bibir saja oleh para menterinya, setidak-tidaknya oleh Enggar…

Fahri Hamzah

Politik 14 Agustus 2019 - 16:12 WIB

Soal Enzo, Stop Rasa Takut dan Ancaman!

Kita jangan mau diadu domba. Dan anak-anak bangsa seperti Enzo Zenz Allie dan Clovis adalah masa depan. Stop jualan rasa takut dan ancaman. Buka hati dan pikiran.…

Net tv

Opini 13 Agustus 2019 - 22:22 WIB

NET TV: ANTARA BISNIS NYATA DAN MIMPI

Kabar ini sedang viral: NET TV dikabarkan bangkrut. Karyawannya di-PHK massal. Manajemen NET TV membantah. Tidak ada PHK massal. Ada apa dengan bisnis media TV?

Prabowo bertemu Megawati (Foto: Dok. PDIP)

Opini 13 Agustus 2019 - 02:09 WIB

Jurus ‘Pendekar Mabuk’ Prabowo dan Isu ‘Penumpang Gelap’

Nampaknya, perilaku elit Partai Gerindra semakin membingungkan kawan dan lawan. Setelah Prabowo ujug-ujug melakukan jurus ‘pendekar mabuk’ dengan “pertemuan…

Kakak beradik pendiri brand Kalibre: Direktur Research & Development Sunflower Lukman, Direktur Production & Marketing Sunflower Sandy Sadeli dan Direktur Finance Sunflower Roby. (dok. pribadi)

Ekbis 05 Agustus 2019 - 16:31 WIB

Kalibre Bintang Baru di Bisnis Tas

Kalibre merupakan salah satu merek tas pendatang baru yang namanya kian populer. Bahkan brand yang didirikan pada tahun 2014 oleh Sandy Sadeli bersama dua kakaknya…

swa.co.id