Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:24 WIB

Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama

Viva.co.id | Rabu, 23 Mei 2018 - 03:30 WIB

Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengungkapkan sejumlah perjuangan Presiden Joko Widodo menghapuskan persepsi publik mengenai ketidakramahan pemerintah Indonesia terhadap umat Islam, khususnya Ulama.

Menyatroni pesantren-pesantren di Tanah Air, bertemu ulama, hadir dalam kegiatan-kegiatan keagamaan umat Islam, misalnya. Namun, menurut Zulkifli, usaha itu akhirnya sia-sia, karena Kementerian Agama kerap membuat kebijakan yang tidak sejalan dengan upaya Presiden. Teranyar, dengan merilis 200 nama mubalig, yang muaranya bergulirlah wacana sertifikasi ulama di Indonesia.


viva.co.id
BERITAPOLITIK
Rabu, 23 Mei 2018 | 03:11 WIB
Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama
Oleh
Aries Setiawan,Edwin Firdaus

Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama – VIVA
Photo :
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

VIVA – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengungkapkan sejumlah perjuangan Presiden Joko Widodo menghapuskan persepsi publik mengenai ketidakramahan pemerintah Indonesia terhadap umat Islam, khususnya Ulama.

Menyatroni pesantren-pesantren di Tanah Air, bertemu ulama, hadir dalam kegiatan-kegiatan keagamaan umat Islam, misalnya. Namun, menurut Zulkifli, usaha itu akhirnya sia-sia, karena Kementerian Agama kerap membuat kebijakan yang tidak sejalan dengan upaya Presiden. Teranyar, dengan merilis 200 nama mubalig, yang muaranya bergulirlah wacana sertifikasi ulama di Indonesia.

LIHAT JUGA
Aa Gym Merasa Tak Layak Masuk Daftar 200 Mubalig
Rilis 200 Mubalig, Ketua MPR: Kemenag Blunder, Segera Tarik
Daftar 200 Mubalig Dinilai Berimbas Negatif ke Jokowi
"Saya kira blunder besar yang dilakukan Menteri Agama. Secepatnya tarik dan meminta maaf. Pemerintah kita ini dikesankan tidak ramah terhadap para ulama. Umat Islam. Dikesankan, tanda kutip," kata Zulkifli Hasan dalam acara ILC yang ditayangkan tvOne, Selasa malam, 23 Mei 2018.

"Presiden bekerja keras untuk menetralisir itu, hampir seluruh pesantren, Presiden datang. Setiap ada acara Islam, Presiden datang. Di mana pun, bahkan saya beberapa kali menemani, untuk menghapus stempel bahwa pemerintah tidak ramah ulama dan umat Islam. Bekerja keras Presiden. Tiba-tiba Kemenag melakukan politik belah bambu," Zulkifli menambahkan.

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu, negara ini berlandaskan Pancasila. Seharusnya pemerintah dalam menjalankan ini, mempersatukan masyarakat. Bukan justru melakukan hal-hal yang dapat memecah umat beragama.

"Pancasila itu mempersatukan, bukan memecah belah begini. 200 diangkat, yang 200 ribu dipijak. Kerja keras Presiden selama satu tahun lebih, sirna saya kira. Maka dari itu, saya katakan, blunder besar," kata Zulkifli.

Berita Lainnya

Koreografer Pembukaan Asian Games 2018, Eko Supriyanto. Tempo/ Mitra Tarigan

Nasional 19 Agustus 2018 - 00:08 WIB

Cerita Eko Supriyanto Terpilih Jadi Koreografer Tari Asian Games

Siapakah di balik penampilan spektakuler ribuan penari di acara pembukaan Asian Games 2018, Sabtu, 18/8? Ada ribuan penari tampil dan mereka diarahkan oleh dua…

Tempo.co

Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor pada Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8). (INASGOC/Dhoni Setiawan)

Nasional 18 Agustus 2018 - 21:01 WIB

Riuh Netizen Samakan Jokowi Naik Motor dengan Tom Cruise

Malam ini Gelora Bung karno (GBK) terbakar semangat pembukaan pesta olahraga se Asia, Asian Games 2018. Rangkaian acara dibuka oleh video perjalanan presiden Joko…

Cnnindonesia.com

Kemeriahan Pembukaan Asian Games 2018 (Foto: Dikhy Sasra/detikcom)

Nasional 18 Agustus 2018 - 20:35 WIB

Pembukaan Asian Games 2018: Meraih Bintang Bikin GBK Bergoyang

Via Vallen menjadi penampil pertama di pembukaan Asian Games 2018. Lantunan lagu Via Vallen bikin penonton, atlet, dan Presiden Jokowi kompak bergoyang. Lagu Meraih…

detik.com

Yohanes Marcal (13) alias Joni, bersam kedua orang tuanya, saat bersama Komandan Korem 161 Wira Sakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, di Bandara El Tari Kupang, Sabtu (18/8/2018)

Nasional 18 Agustus 2018 - 16:47 WIB

Panglima TNI akan Beri Prioritas kepada Yohanes Si Pemanjat Tiang Bendera

Aksi heroik dari Yohanes Gama Marchal Lau (13), yang memanjat tiang bendera pada saat upacara HUT RI ke-73 di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur,…

Kompas.com

Nadiem Makarim. Foto: Bagus Prihantoro Nugroho

Ekbis 18 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Nadiem Buka-bukaan Soal Untung Go-Jek

Setelah sukses menyandang status sebagai startup unicorn (bernilai USD 1 miliar) pertama di Indonesia, kini Go-Jek bersiap untuk membukukan catatan emas lainnya.…

detik.com

Penampilan Via Vallen dalam konser 50 hari menuju Asian Games Indonesia- Palembang di Jakarta, Sabtu (30/6).

Hiburan 18 Agustus 2018 - 07:40 WIB

"Meraih Bintang" Dinyanyikan Berbeda dalam Lima Bahasa Asing

Sejak pertama kali muncul di kanal Youtube pada 30 Juni 2018, lagu tema Asian Games 2018 "Meraih Bintang" telah menyedot perhatian masyarakat Indonesia. Hingga…

republika.co.id

Video yang memperlihatkan aksi Yohanes saat memanjat tiang demi kelancaran upacara kemerdekaan di perbatasan RI-Timor Leste. Video itu viral di media sosial.

Nasional 18 Agustus 2018 - 07:35 WIB

Aksi Siswa SMP Pemanjat Tiang Bendera di Belu Dilakukan Spontan

Aksi Yohanes Ande Kala Marcal (13) alias Joni yang memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali bendera yang tersangkut saat upacara peringatan HUT ke-73 RI di…

Kompas.com

Yohanes Andigala alias Joni. (dok. Ika Silalahi)

Nasional 18 Agustus 2018 - 00:40 WIB

PLN Beri Joni Pemanjat Tiang Bendera Beasiswa Hingga Sarjana

- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bakal memberikan bantuan beasiswa hingga jenjang pendidikan tinggi kepada Yohanes Andigala alias Joni, Siswa SMP di Kabupaten…

Cnnindonesia.com