Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:49 WIB

Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama

Viva.co.id | Rabu, 23 Mei 2018 - 03:30 WIB

Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengungkapkan sejumlah perjuangan Presiden Joko Widodo menghapuskan persepsi publik mengenai ketidakramahan pemerintah Indonesia terhadap umat Islam, khususnya Ulama.

Menyatroni pesantren-pesantren di Tanah Air, bertemu ulama, hadir dalam kegiatan-kegiatan keagamaan umat Islam, misalnya. Namun, menurut Zulkifli, usaha itu akhirnya sia-sia, karena Kementerian Agama kerap membuat kebijakan yang tidak sejalan dengan upaya Presiden. Teranyar, dengan merilis 200 nama mubalig, yang muaranya bergulirlah wacana sertifikasi ulama di Indonesia.


viva.co.id
BERITAPOLITIK
Rabu, 23 Mei 2018 | 03:11 WIB
Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama
Oleh
Aries Setiawan,Edwin Firdaus

Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama – VIVA
Photo :
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

VIVA – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengungkapkan sejumlah perjuangan Presiden Joko Widodo menghapuskan persepsi publik mengenai ketidakramahan pemerintah Indonesia terhadap umat Islam, khususnya Ulama.

Menyatroni pesantren-pesantren di Tanah Air, bertemu ulama, hadir dalam kegiatan-kegiatan keagamaan umat Islam, misalnya. Namun, menurut Zulkifli, usaha itu akhirnya sia-sia, karena Kementerian Agama kerap membuat kebijakan yang tidak sejalan dengan upaya Presiden. Teranyar, dengan merilis 200 nama mubalig, yang muaranya bergulirlah wacana sertifikasi ulama di Indonesia.

LIHAT JUGA
Aa Gym Merasa Tak Layak Masuk Daftar 200 Mubalig
Rilis 200 Mubalig, Ketua MPR: Kemenag Blunder, Segera Tarik
Daftar 200 Mubalig Dinilai Berimbas Negatif ke Jokowi
"Saya kira blunder besar yang dilakukan Menteri Agama. Secepatnya tarik dan meminta maaf. Pemerintah kita ini dikesankan tidak ramah terhadap para ulama. Umat Islam. Dikesankan, tanda kutip," kata Zulkifli Hasan dalam acara ILC yang ditayangkan tvOne, Selasa malam, 23 Mei 2018.

"Presiden bekerja keras untuk menetralisir itu, hampir seluruh pesantren, Presiden datang. Setiap ada acara Islam, Presiden datang. Di mana pun, bahkan saya beberapa kali menemani, untuk menghapus stempel bahwa pemerintah tidak ramah ulama dan umat Islam. Bekerja keras Presiden. Tiba-tiba Kemenag melakukan politik belah bambu," Zulkifli menambahkan.

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu, negara ini berlandaskan Pancasila. Seharusnya pemerintah dalam menjalankan ini, mempersatukan masyarakat. Bukan justru melakukan hal-hal yang dapat memecah umat beragama.

"Pancasila itu mempersatukan, bukan memecah belah begini. 200 diangkat, yang 200 ribu dipijak. Kerja keras Presiden selama satu tahun lebih, sirna saya kira. Maka dari itu, saya katakan, blunder besar," kata Zulkifli.

Berita Lainnya

Tersangka selaku Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin tiba di kantor KPK, Jakarta

Politik 16 Oktober 2018 - 16:25 WIB

Tersangka Suap Meikarta, Neneng Dipecat dari Tim Kampanye Jokowi-Maruf

Partai Golkar mengambil keputusan kepada kadernya Neneng Hasanah Yasin, Bupati Bekasi nonaktif, menyusul tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Neneng…

Viva.co.id

Petinggi Lippo Group Billy Sindoro ditahan KPK. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Hukum 16 Oktober 2018 - 16:18 WIB

Bos Lippo Billy Sindoro Ditahan KPK Terkait Suap Meikarta

Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (16/10). Billy merupakan tersangka suap terkait izin…

cnnindonesia.com

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin

Hukum 16 Oktober 2018 - 00:04 WIB

KPK Tetapkan Bupati Bekasi sebagai Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin sebagai tersangka. Neneng diduga menerima suap terkait proyek perizinan proyek…

Kompas.com

Peluru mengenai tenaga ahli dari anggota DPR, Bambang Heri.

Nasional 15 Oktober 2018 - 17:13 WIB

Gedung DPR Ditembak, Peluru Tembus Jilbab Tenaga Ahli

Dua ruangan anggota DPR ditembak orang tak dikenal, Senin, 15 Oktober 2018. Pertama adalah ruang 1313 milik Bambang Heri dari Fraksi Partai Golkar. Kedua adalah…

Viva.co.id

Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan

Hukum 14 Oktober 2018 - 15:23 WIB

IndonesiaLeaks Tantang Pihak yang Sebut Skandal Buku Merah Hoax

Inisiator IndonesiaLeaks menegaskan, laporan tentang 'buku merah' yang mengungkap dugaan suap kepada Kapolri Tito Karnavian, bukanlah berita bohong atau hoax seperti…

Viva.co.id

Menteri Keuangan Sri Mulyani

Ekbis 14 Oktober 2018 - 00:29 WIB

Sri Mulyani Sabet Penghargaan Menteri Keuangan Terbaik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapat penghargaan sebagai Menteri Keuangan Terbaik 2018. Penghargaan Finance Minister of the Year, East Asia Pacific itu…

Viva.co.id

Presiden Repuplik Indonesia Ir Joko Widodo melakukan rakor (rapat Kordinasi) "pengendalian program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa di deliserdang Sumatra Utara, 8 Oktober 2018.

Ekbis 10 Oktober 2018 - 20:50 WIB

Premium Batal Naik, Ini Tiga Hal yang Menjadi Pertimbangan Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis premium. Pembatalan ini dilakukan kurang dari dua jam setelah…

Tempo.co

Menteri ESDM Ignasius Jonan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Ekbis 10 Oktober 2018 - 18:22 WIB

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM Premium Jadi Rp7 Ribu

Pemerintah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dari Rp6.550 per liter menjadi Rp7 ribu per liter. Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)…

cnnindonesia.com