Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Kamis, 21 Juni 2018 - 09:40 WIB

Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama

Viva.co.id | Rabu, 23 Mei 2018 - 03:30 WIB

Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengungkapkan sejumlah perjuangan Presiden Joko Widodo menghapuskan persepsi publik mengenai ketidakramahan pemerintah Indonesia terhadap umat Islam, khususnya Ulama.

Menyatroni pesantren-pesantren di Tanah Air, bertemu ulama, hadir dalam kegiatan-kegiatan keagamaan umat Islam, misalnya. Namun, menurut Zulkifli, usaha itu akhirnya sia-sia, karena Kementerian Agama kerap membuat kebijakan yang tidak sejalan dengan upaya Presiden. Teranyar, dengan merilis 200 nama mubalig, yang muaranya bergulirlah wacana sertifikasi ulama di Indonesia.


viva.co.id
BERITAPOLITIK
Rabu, 23 Mei 2018 | 03:11 WIB
Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama
Oleh
Aries Setiawan,Edwin Firdaus

Misi Jokowi Dekati Umat Islam 'Dirusak' Menteri Agama – VIVA
Photo :
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

VIVA – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengungkapkan sejumlah perjuangan Presiden Joko Widodo menghapuskan persepsi publik mengenai ketidakramahan pemerintah Indonesia terhadap umat Islam, khususnya Ulama.

Menyatroni pesantren-pesantren di Tanah Air, bertemu ulama, hadir dalam kegiatan-kegiatan keagamaan umat Islam, misalnya. Namun, menurut Zulkifli, usaha itu akhirnya sia-sia, karena Kementerian Agama kerap membuat kebijakan yang tidak sejalan dengan upaya Presiden. Teranyar, dengan merilis 200 nama mubalig, yang muaranya bergulirlah wacana sertifikasi ulama di Indonesia.

LIHAT JUGA
Aa Gym Merasa Tak Layak Masuk Daftar 200 Mubalig
Rilis 200 Mubalig, Ketua MPR: Kemenag Blunder, Segera Tarik
Daftar 200 Mubalig Dinilai Berimbas Negatif ke Jokowi
"Saya kira blunder besar yang dilakukan Menteri Agama. Secepatnya tarik dan meminta maaf. Pemerintah kita ini dikesankan tidak ramah terhadap para ulama. Umat Islam. Dikesankan, tanda kutip," kata Zulkifli Hasan dalam acara ILC yang ditayangkan tvOne, Selasa malam, 23 Mei 2018.

"Presiden bekerja keras untuk menetralisir itu, hampir seluruh pesantren, Presiden datang. Setiap ada acara Islam, Presiden datang. Di mana pun, bahkan saya beberapa kali menemani, untuk menghapus stempel bahwa pemerintah tidak ramah ulama dan umat Islam. Bekerja keras Presiden. Tiba-tiba Kemenag melakukan politik belah bambu," Zulkifli menambahkan.

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu, negara ini berlandaskan Pancasila. Seharusnya pemerintah dalam menjalankan ini, mempersatukan masyarakat. Bukan justru melakukan hal-hal yang dapat memecah umat beragama.

"Pancasila itu mempersatukan, bukan memecah belah begini. 200 diangkat, yang 200 ribu dipijak. Kerja keras Presiden selama satu tahun lebih, sirna saya kira. Maka dari itu, saya katakan, blunder besar," kata Zulkifli.

Berita Lainnya

Ini merupakan salah satu suasana dalam sidang Dewan HAM PBB, yang bermarkas di Jenewa, Swiss. News.UN.Org

Luar Negeri 20 Juni 2018 - 11:54 WIB

Amerika Keluar dari Dewan HAM PBB, Sekjen Guterres Bilang Ini

New York - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyayangkan keputusan Amerika Serikat keluar dari keanggotan di Dewan HAM PBB. “Arsitektur…

tempo.co

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso melakukan ramp check di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (13/6/2018)

Nasional 16 Juni 2018 - 00:46 WIB

Lebaran Tahun Ini Dunia Penerbangan Indonesia Dapat Kado Terindah

Kabar gembira itu datang tepat pada malam takbiran Idul Fitri 1439 Hijriah atau Kamis siang (14/6/2018) waktu Brussel. Secara resmi Uni Eropa telah mengeluarkan…

kompas.com

Salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (15/6/2018) (Foto: Mochamad Zhacky-detikcom)

Nasional 15 Juni 2018 - 09:42 WIB

Khotbah di Istiqlal, Aa Gym Bicara Soal Orang 'Jatuh' karena Lisan

Abdullah Gymnastiar memberikan khotbah bertema 'Meraih Kemenangan Pribadi Menuju Kemenangan Umat' saat salat Idul Fitri 2018 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.…

detik.com

Mantan Juru Bicara Presiden RI ke-3 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yahya Staquf, diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Kamis (31/5).

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 15:20 WIB

Pengamat UI: Staquf ke Israel Rusak Diplomasi Jokowi

JAKARTA -- Pengamat politik Timur Tengah Abdul Muta'ali menyayangkan pertemuan Yahya Cholil Staquf dengan Yayasan Yahudi di Israel pada Ahad (10/6) waktu setempat.…

Republika.co.id

PT KAI luncurkan kereta sleeper di Stasiun Gambir, Jakarta

Gaya Hidup 12 Juni 2018 - 11:08 WIB

Resmi Diluncurkan KAI, Kereta Mewah Sleeper Terisi Penuh

PT Kereta Api Indonesia meluncurkan secara resmi operasional perdana Kereta Sleeper, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018. Kereta kelas mewah…

viva.co.id

Donald Trump dan Kim Jong-Un sempat menyapa wartawan dari balkon Hotel Capella, Singapura usai mengakhiri pertemuan tatap muka (REUTERS/Jonathan Ernst)

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 10:28 WIB

Kata Trump Usai Tatap Muka dengan Kim: Hubungan Luar Biasa

Singapura - Pertemuan tatap muka antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un diakhiri setelah berlangsung 41…

detik.com

Ilustrasi demo/unjuk rasa. Toulousestreet.com

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 09:45 WIB

Demo Besar Anti-Cina di Vietnam, Beijing Minta Warganya Waspada

Cina memperingatkan warganya di Vietnam agar waspada menyusul demo besar anti-Cina di negara itu membesar akhir-akhir ini. Dalam beberapa hari terakhir pengunjuk…

tempo.co

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump saling berjabat tangan untuk pertama kalinya di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). (AFP/Saul Loeb)

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 09:11 WIB

Jabat Tangan 10 Detik yang Bersejarah antara Trump dan Kim Jong Un

SINGAPURA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Kim Jong Un bertatap muka di Hotel Capella. Keduanya saling berjabat tangan untuk pertama kalinya…

kompas.com