Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Rabu, 19 Juni 2019 - 18:41 WIB

KPU: Parpol Baru tidak Bisa Usung Capres di Pilpres 2019

Republika.co.id | Kamis, 24 Mei 2018 - 15:02 WIB

Ketua Komisi Pemilihan Umum - Arief Budiman
Ketua Komisi Pemilihan Umum - Arief Budiman
JAKARTA-- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan partai politik (parpol) baru tidak bisa mengusung calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) di Pemilu 2019. Logo parpol baru juga tidak bisa dicantumkan dalam surat suara capres-cawapres pemilu mendatang.

"Berdasarkan tafsir undang-undang (UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017) demikian dan sudah disepakati dalam rapat dengan Komisi II, pemerintah dan Bawaslu kemarin bahwa memang parpol baru tidak bisa mengusulkan capres-cawapres," ujar Arief kepada wartawan di Hotel Borobudur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (24/5).

Dalam kesepakatan pada Rabu (23/5), itu juga ditegaskan bahwa tidak akan dipakai istilah parpol pengusung dan parpol pendukung capres-cawapres. Komisi II, KPU, Bawaslu dan pemerintah sepakat memakai istilah parpol pengusul, untuk menegaskan dukungan parpol kepada capres-cawapres Pemilu 2019.

Menurut Arief, berdasarkan kesepakatan tersebut, parpol yang dapat mengusulkan capres-cawapres adalah parpol peserta pemilu sebelumnya (Pemilu 2014). Dengan begitu, ada sejumlah konsekuensi kepada parpol baru yang tidak bisa mengusulkan capres-cawapres.

"Jadi parpol yang tidak mengusulkan ya tidak ada logonya di surat suara yang dicetak oleh KPU. Konsekuensi kedua, jika parpol baru akan memberikan sumbangan dana kampanye, maka batasannya tidak bisa seperti parpol pengusul," jelas Arief.

Berita Lainnya

Foto: Istimewa/Carscoops

Otomotif 17 Juni 2019 - 11:06 WIB

Mewah! Ini Mobil Nasional Pertama Vietnam

Hanoi - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertama bernama VinFast ke konsumen mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Dua di antara mobil nasional Vietnam tergolong…

detik.com

Foto: Istimewa/Carscoops

Otomotif 17 Juni 2019 - 11:06 WIB

Mewah! Ini Mobil Nasional Pertama Vietnam

Hanoi - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertama bernama VinFast ke konsumen mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Dua di antara mobil nasional Vietnam tergolong…

detik.com

Jersey Babe Ruth

Olahraga 17 Juni 2019 - 06:55 WIB

Jersey Babe Ruth Jadi Memorabilia Termahal

Jersey (seragam tim) New York Yankees yang dikenakan oleh legenda bisbol Babe Ruth terjual dalam lelang yang mencetak rekor 5,6 juta dolar, kata satu pernyataan,…

republika.co.id

Joko Intarto, praktisi komunikasi, penyedia solusi video conference

Opini 16 Juni 2019 - 18:55 WIB

Sidang Live Pilpres

Mungkinkah live video conference digunakan dalam sidang MK? Bagaimana aspek teknik dan legalnya?

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar (Foto: inilahcom)

Ekbis 16 Juni 2019 - 07:36 WIB

Kabupaten Kolaka Segera Milki Smenter Feronikel

Kolaka - Fasilitas pemurnian (smelter) feronikel PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara akan memenuhi target dapat…

inilah.com

Greenland Mencair, Laut Meninggi

Luar Negeri 16 Juni 2019 - 00:52 WIB

2 Miliar Ton Es Greenland Mencair

Greenland kehilangan lebih dari 2 miliar ton es atau 40 persen lebih wilayahnya pada Jumat kemarin. Greenland adalah pulau besar di Kutub Utara yang dipenuhi banyak…

Tempo.co

Bangkrut Itu Ilmu Sukses. Sebuah buku "Berani Bangkrut" lahir dari pengalaman motivator bisnis dan pengusaha waralaba Dr Ir H Wahyu Indrasakti Saidi MSc

Opini 12 Juni 2019 - 05:32 WIB

Bangkrut Itu Ilmu Sukses

Anda percaya bangkrut itu ilmu sukses? Saya percaya. Sangat percaya. Semua pengusaha sukses mengatakan pernah bangkrut. Tidak hanya sekali. Tapi berkali-kali. Tapi,…

Batangan emas murni 99,99 persen di pabrik logam mulia Krastvetmet, di kota Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 22 September 2017. Pabrik ini merupakan salah satu produsen terbesar logam mulia terbesar di dunia. REUTERS/Ilya Naymushin

Luar Negeri 11 Juni 2019 - 07:07 WIB

Perang Dagang Memanas, Bank Sentral Cina Mulai Timbun Emas

CINA semakin mengintensifkan pembelian emas guna menambah cadangan untuk enam bulan berturut-turut, karena semakin memanasnya perang dagang dengan AS. People‚Äôs…

Tempo.co