Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:47 WIB

KPU: Parpol Baru tidak Bisa Usung Capres di Pilpres 2019

Republika.co.id | Kamis, 24 Mei 2018 - 15:02 WIB

Ketua Komisi Pemilihan Umum - Arief Budiman
Ketua Komisi Pemilihan Umum - Arief Budiman
JAKARTA-- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan partai politik (parpol) baru tidak bisa mengusung calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) di Pemilu 2019. Logo parpol baru juga tidak bisa dicantumkan dalam surat suara capres-cawapres pemilu mendatang.

"Berdasarkan tafsir undang-undang (UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017) demikian dan sudah disepakati dalam rapat dengan Komisi II, pemerintah dan Bawaslu kemarin bahwa memang parpol baru tidak bisa mengusulkan capres-cawapres," ujar Arief kepada wartawan di Hotel Borobudur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (24/5).

Dalam kesepakatan pada Rabu (23/5), itu juga ditegaskan bahwa tidak akan dipakai istilah parpol pengusung dan parpol pendukung capres-cawapres. Komisi II, KPU, Bawaslu dan pemerintah sepakat memakai istilah parpol pengusul, untuk menegaskan dukungan parpol kepada capres-cawapres Pemilu 2019.

Menurut Arief, berdasarkan kesepakatan tersebut, parpol yang dapat mengusulkan capres-cawapres adalah parpol peserta pemilu sebelumnya (Pemilu 2014). Dengan begitu, ada sejumlah konsekuensi kepada parpol baru yang tidak bisa mengusulkan capres-cawapres.

"Jadi parpol yang tidak mengusulkan ya tidak ada logonya di surat suara yang dicetak oleh KPU. Konsekuensi kedua, jika parpol baru akan memberikan sumbangan dana kampanye, maka batasannya tidak bisa seperti parpol pengusul," jelas Arief.

Berita Lainnya

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto seusai melakukan pertemuan di kediaman Surya Paloh di Kawasan Permata Hijau, Jakarta, Ahad, 13 Oktober 2019

Politik 14 Oktober 2019 - 07:54 WIB

Paloh Bilang Tak Ada Masalah Jika Gerindra ke Koalisi Jokowi

Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku tak mempermasalahkan jika Gerindra masuk ke koalisi Jokowi. Hal itu diungkapkannya dalam pertemuannya dengan…

Tempo.co

Suzuki S-Presso tampil menawan dengan pemakaian aksesoris. Sumber: autocarindia.com

Otomotif 14 Oktober 2019 - 07:03 WIB

11 Hari Dipasarkan, Pesanan Suzuki S-Presso Tembus 10 Ribu Unit

Jakarta - Suzuki S-Presso untuk pertama kalinya diluncurkan di India pada 2 Oktober 2019. 11 hari setelah peluncuran, Suzuki India mengklaim pesanan S-Presso tembus…

Tempo.co

Kedai kopi Fa Aman Kuba di Takengon

Ekbis 09 Oktober 2019 - 11:25 WIB

Fa Aman Kuba, Sejarah Kopi Dari Takengon

Aman Kuba sudah eksis sejak tahun 1958. Namun sebelum kemerdekaan, Hasyim sebagai pengusaha kopi sudah mengekspor ke berbagai negara. Sekarang Fa Aman Kuba dijalankan…

Faisal Basri. TEMPO/Jati Mahatmaji

Nasional 01 Oktober 2019 - 10:34 WIB

Dampak Negatif Demo Mahasiswa ke Ekonomi, Faisal Basri: Gak Ada

Jakarta - Ekonom Faisal Basri mengatakan demo mahasiswa maupun pelajar yang belakangan ini terjadi tidak bakal berdampak negatif kepada perekonomian Indonesia.…

Tempo.co

Aristides Katopo

Artikel 01 Oktober 2019 - 09:37 WIB

Tides: Masak You Gak Bisa Dapat, Sih?

+ Masak you gak bisa dapat sih? - Nanti dicarikan + Kan sudah 25 tahun. Pasti sudah di-declassified. Coba you cari Marshal Green, bekas Dubes Amerika yang pernah…

Ibu ibu di Banjarnegara memamerkan hasil karya kain ecoprint

Ekbis 30 September 2019 - 02:04 WIB

Peluang Bisnis Kain Ecoprint

Suksesnya bisnis kain ecoprint adalah suksesnya kaum perempuan. Seluruh usaha dari produksi hingga pemasaran akan ditangani 100 persen perempuan.

Penjual buah Zuriat di Kota Palu, Sulawesi Tengah

Artikel 28 September 2019 - 10:01 WIB

Zuriat, Legenda Buah Penyubur Keturunan

Buah zuriat terkenal sebagai buah obat untuk pasangan suami-istri yang susah memperoleh keturunan. “Di Negara asalnya buah zuriat digunakan sebagai obat untuk…

Rasulullah

Religi 26 September 2019 - 04:21 WIB

Menghadapi Pengemis

Abu Dawud menarasikan sebuah hadis dari Anas bin Malik yang mengisahkan: Seorang laki-laki Anshar datang mengemis kepada Rasulullah SAW. Lalu, Rasulullah bertanya,…

republika.co.id