Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 19 Juni 2018 - 02:03 WIB

Priyo: akan Ada Bedol Desa ke Partai Berkarya

Republika.co.id | Selasa, 12 Juni 2018 - 03:31 WIB

Priyo Budi Santoso
Priyo Budi Santoso
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan, akan ada politikus Partai Golkar lain, yang mengikuti langkah Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), bergabung dengan partai besutan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Priyo berharap bergabungnya Titiek Soeharto bisa mendongkrat suara Partai Berkarya di Pemilu 2019.

"Yang kita gembira ternyata tokoh-tokoh dari partai lain akan bergabung, cuma saya belum bisa umumkan," kata Priyo saat dihubungi Republika.co.id, Senin (11/6).

Tidak hanya dari, Priyo menyebut sejumlah politikus di luar Partai Golkar yang cukup memiliki nama akan ikut bergabung ke Partai Berkarya. Priyo menyebut pindahnya ramai-ramai para politikus itu ke Partai Berkarya dengan istilah 'bedol desa'. "Pemberitaan ini sudah tentu sedikit menggetarkan pemberitaan nasional, kan ada tanda-tanda besar di Golkar akan ada bedol deso ke partai berkarya," ujarnya

Berita Lainnya

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso melakukan ramp check di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (13/6/2018)

Nasional 16 Juni 2018 - 00:46 WIB

Lebaran Tahun Ini Dunia Penerbangan Indonesia Dapat Kado Terindah

Kabar gembira itu datang tepat pada malam takbiran Idul Fitri 1439 Hijriah atau Kamis siang (14/6/2018) waktu Brussel. Secara resmi Uni Eropa telah mengeluarkan…

kompas.com

Salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (15/6/2018) (Foto: Mochamad Zhacky-detikcom)

Nasional 15 Juni 2018 - 09:42 WIB

Khotbah di Istiqlal, Aa Gym Bicara Soal Orang 'Jatuh' karena Lisan

Abdullah Gymnastiar memberikan khotbah bertema 'Meraih Kemenangan Pribadi Menuju Kemenangan Umat' saat salat Idul Fitri 2018 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.…

detik.com

Mantan Juru Bicara Presiden RI ke-3 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yahya Staquf, diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Kamis (31/5).

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 15:20 WIB

Pengamat UI: Staquf ke Israel Rusak Diplomasi Jokowi

JAKARTA -- Pengamat politik Timur Tengah Abdul Muta'ali menyayangkan pertemuan Yahya Cholil Staquf dengan Yayasan Yahudi di Israel pada Ahad (10/6) waktu setempat.…

Republika.co.id

PT KAI luncurkan kereta sleeper di Stasiun Gambir, Jakarta

Gaya Hidup 12 Juni 2018 - 11:08 WIB

Resmi Diluncurkan KAI, Kereta Mewah Sleeper Terisi Penuh

PT Kereta Api Indonesia meluncurkan secara resmi operasional perdana Kereta Sleeper, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018. Kereta kelas mewah…

viva.co.id

Donald Trump dan Kim Jong-Un sempat menyapa wartawan dari balkon Hotel Capella, Singapura usai mengakhiri pertemuan tatap muka (REUTERS/Jonathan Ernst)

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 10:28 WIB

Kata Trump Usai Tatap Muka dengan Kim: Hubungan Luar Biasa

Singapura - Pertemuan tatap muka antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un diakhiri setelah berlangsung 41…

detik.com

Ilustrasi demo/unjuk rasa. Toulousestreet.com

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 09:45 WIB

Demo Besar Anti-Cina di Vietnam, Beijing Minta Warganya Waspada

Cina memperingatkan warganya di Vietnam agar waspada menyusul demo besar anti-Cina di negara itu membesar akhir-akhir ini. Dalam beberapa hari terakhir pengunjuk…

tempo.co

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump saling berjabat tangan untuk pertama kalinya di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). (AFP/Saul Loeb)

Luar Negeri 12 Juni 2018 - 09:11 WIB

Jabat Tangan 10 Detik yang Bersejarah antara Trump dan Kim Jong Un

SINGAPURA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Kim Jong Un bertatap muka di Hotel Capella. Keduanya saling berjabat tangan untuk pertama kalinya…

kompas.com

Lalai Bayar Sewa Satelit, Indonesia Didenda Rp 278 Miliar

Teknologi 10 Juni 2018 - 05:45 WIB

Lalai Bayar Sewa Satelit, Indonesia Didenda Rp 278 Miliar

Niat hati ingin punya pertahanan yang kuat, apa daya Indonesia malah tak mampu bayar satelit untuk mendukungnya. Indonesia dilaporkan harus membayar uang senilai…

detik.com