Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Minggu, 17 Februari 2019 - 22:56 WIB

Sejumlah Dugaan Pelanggaran Ditudingkan pada Reuni 212

Tempo.co | Selasa, 04 Desember 2018 - 07:47 WIB

Reuni Akbar 212 dilangsungkan di Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 2 Desember 2018. Ribuan warga memadati Lapangan Monas dan sekitarnya. SUBEKTI
Reuni Akbar 212 dilangsungkan di Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 2 Desember 2018. Ribuan warga memadati Lapangan Monas dan sekitarnya. SUBEKTI
Jakarta - Acara Reuni Akbar Gerakan 212 masih menyisakan polemik. Sejumlah pihak mengklaim tengah menggelar investigasi terhadap beberapa dugaan pelanggaran kampanye dan tindak pidana dalam acara tersebut. Salah satu dugaan pelanggaran pada Reuni 212 adalah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mengklaim menerima sejumlah laporan dugaan pelibatan dan pelanggaran hak anak-anak dalam acara yang berpusat di kawasan Monumen Nasional tersebut.

“Anak-anak seharusnya tak terlibat untuk kepentingan politik,” kata anggota KPAI, Jasra Putra, Senin, 3 Desember 2018. “Membawa anak juga berpotensi melanggar hak, terutama mendapatkan waktu luang untuk beristirahat.”

Gerakan 212 lahir sebagai bentuk protes terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang oleh pengadilan dinyatakan melakukan penistaan agama. Sejumlah tokoh, kelompok, dan organisasi kemasyarakatan Islam bersatu dalam gerakan tersebut. Tapi, seusai Basuki menjalani hukuman, gerakan ini masih terus hidup dan melakukan sejumlah kegiatan lanjutan. Beberapa pihak menilai, gerakan ini telah bergeser sebagai aksi politik karena menampilkan dukungan pada calon tertentu dalam Pemilihan Umum 2019.

Direktur Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ade Irfan Pulungan, menuduh ada pelanggaran kampanye dalam acara reuni 212. Dia memaparkan tiga peristiwa yang menunjukkan kegiatan 212 adalah bentuk kampanye bagi pasangan penantang inkumben, yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tiga pelanggaran tersebut adalah aksi massa menyanyikan lagu bertema ganti presiden; ceramah pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Syihab; dan orasi Tengku Zulkarnaen. “Kami mencari sebanyak mungkin dugaan pelanggaran. Apakah itu pelanggaran pemilu atau lainnya,” kata Ade.


Berita Lainnya

Presiden Joko Widodo (kanan) menerima pendiri sekaligus CEO Bukalapak.com Achmad Zaky (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Nasional 16 Februari 2019 - 11:59 WIB

CEO Bukalapak sampaikan permintaan maaf ke Presiden Jokowi

Pendiri dan CEO Bukalapak Ahmad Zaky secara pribadi menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Joko Widodo soal cuitan di akun Twitternya beberapa waktu lalu.…

Antaranews.com

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia Ismail Yusanto.

Hukum 15 Februari 2019 - 21:02 WIB

MA Sahkan Pembubaran HTI, Tolak Kasasi

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Putusan itu tertanggal Kamis 14 Februari 2019. Perkara nomor 27 K/TUN/2019 itu diadili oleh ketua…

Viva.co.id

Utang luar negeri naik menjadi Rp5.312 triliun

Ekbis 15 Februari 2019 - 20:09 WIB

Utang luar negeri naik menjadi Rp5.312 triliun

Utang luar negeri Indonesia naik 6,9 persen secara tahun ke tahun pada akhir triwulan IV 2018 menjadi 376,8 miliar dolar AS atau setara dengan Rp5.312 triliun (asumsi…

Antaranews.com

Ekonom senior Indef Faisal Basri. (ANTARA News/Ade Irma Junida)

Ekbis 14 Februari 2019 - 20:57 WIB

Indef: jalan tol bukan solusi turunkan biaya logistik

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri menyebut jalan tol bukanlah solusi efektif untuk menurunkan biaya logistik.…

Antaranews.com

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah

Politik 14 Februari 2019 - 15:20 WIB

Fahri Hamzah Minta Pemerintah Klarifikasi Kabar Prabowo Dilarang Salat

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, ikut menyoroti soal Capres RI nomor 02 Prabowo Subianto yang dilarang salat Jumat di salah satu masjid di kota Semarang. Fahri…

Viva.co.id

Foto: Jeremy Teti (Pinkan Anggraini/detikHOT)

Hiburan 13 Februari 2019 - 00:16 WIB

Jeremy Teti Suka Wanita Seperti Yeyen Lydia, Karena Seksi?

Jeremy Teti mengungkapkan sosok wanita idamannya. Eks pembawa berita itu menyebutkan satu nama artis Indonesia yang dinilai masuk kriterianya, yakni artis Yeyen…

detik.com

Department Head CSR BSD City – Idham Muchlis (keempat dari kiri) memberikan beasiswa coding kepada orang tua penerima beasiswa (keenam dari kanan).

Teknologi 10 Februari 2019 - 18:17 WIB

Sinar Mas Land Bersama Techpolitan Berikan Program Beasiswa Coding

Sinar Mas Land bersama Techpolitan memberikan program beasiswa Coding kepada warga sekitar BSD City untuk dilatih menjadi programmer handal.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh usai konsolidasi dengan kader di kantor Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Jatim di Surabaya pada Sabtu malam, 9 Februari 2019.

Politik 10 Februari 2019 - 06:56 WIB

Surya Paloh Anggap Wajar Prabowo Sebut Pemerintahan Jokowi Salah Arah

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menganggap wajar kritik calon presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu bahwa arah kebijakan pemerintah sejak Orde Baru…

Viva.co.id