Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 17 September 2019 - 11:19 WIB

Ekspresi Sandi Ramai Dibahas Warganet, Ini Kata Pakar Gestur

Republika.co.id | Jumat, 19 April 2019 - 00:46 WIB

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019).
JAKARTA -- Warganet menyoroti ekspresi calon wakil presiden (cawapres) nomor urut Sandiaga Salahuddin Uno selama mendampingi calon presiden (capres) Prabowo Subianto pada deklarasi kemenangan yang digelar di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (18/4). Pakar gestur Handoko Gani menilai, bahwa ekspresi yang ditunjukkan bukan disebabkan karena sakit.

"Itu bukan sakit, ekspresi itu adalah ekspresi ketidaksukaan pada sesuatu," kata Handoko saat dihubungi Republika.

Ia menjelaskan, jika Sandiaga sedang sakit, maka ada tanda-tanda lain yang terlihat pada anggota tubuhnya. Sandi memang terlihat batuk dan menutup mulutnya dengan lengan, namun menurutnya jika hanya batuk, maka wajahnya tidak sampai kucel seperti itu.

"Dengan muka sekucel itu, harusnya kalau benar beliau hanya sakit, maka sakitnya lebih dari sesekali batuk," jelasnya.

Lagipula imbuhnya, secara raut wajah, apabila ternyata Sandiaga sedang sakit maka tanda itu juga terlihat di sejumlah anggota tubuh seperti mata, kantong mata, garis vertikal di mata ke arah pipi dan sebagainya. Sedangkan kali ini hal itu tidak terlihat.

"Dan beliau tahan berdiri di sana sampai selesai preskon," katanya.

Selain itu indikasi ketidaksukaan terhadap sesuatu lainnya juga terlihat pada sikap Sandiaga pada momen ketika Prabowo dan orang-orang di sekitarnya mengangkat dan mengepalkan tangan di atas kepala. Sedangkan, Sandiaga terlihat hanya mengangkat tangan setinggi dada.

Kendati demikian, ia tidak mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan ketidaksukaan tersebut. "Itu tidak boleh disimpulkan karena kita tidak melakukan interview klarifikasi soal itu," ungkapnya.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Priyo Budi Santoso menanggapi terkait ekspresi Sandiaga saat mendampingi Prabowo. Priyo menyebut bahwa Sandiaga tengah kelelahan.

"Beliau agak kurang sehat, kecapekan luar biasa," kata Priyo kepada wartawan, Kamis (18/4).

Berita Lainnya

Bawang goreng telah menjadi icon bisnis kota Palu

Artikel 15 September 2019 - 19:41 WIB

Icon Bisnis

Saya sebut bawang goreng sebagai icon bisnis kota Palu karena semua kawan saya di Palu menjawab itu. Berarti bawang goreng identik dengan kota Palu.

Nota Kesepahamanan (MoU) strategis antara Sinar Mas Land dan Microsoft untuk BSD City akan membangun inisiatif ekosistem digital untuk smart city.

Ekbis 13 September 2019 - 11:06 WIB

Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia bersama Microsoft

Sinar Mas Land bekerja sama dengan Microsoft dalam mengubah kota mandiri terbesarnya, BSD City menjadi the first integrated smart digital city.

Sinar Mas Land kembangkan BSD Innovation Labs bersama dengan GK Plug and Play Indonesia dan Digitaraya, rekanan Google Developers Launchpad di Indonesia.

Ekbis 12 September 2019 - 13:18 WIB

Startup melalui BSD Innovation Labs

BSD Innovation Labs akan menjadi startup accelerator untuk Property Technology (Proptech) pertama di Indonesia.

Bawang putih

Artikel 11 September 2019 - 23:57 WIB

Swasembada Bawang Putih Bukan Ilusi

pemerintah menargetkan swasembada Bawang Putih dapat dicapai tahun 2019, dimajukan dari target sebelumnya tahun 2033

Dum Truk di penambangan batubara

Ekbis 11 September 2019 - 07:08 WIB

Terendah Sejak 2 Tahun Terakhir, Harga Batubara Acuan Makin Lesu

Harga Batubara Acuan (HBA) September 2019 anjlok sebesar US$65,79/ton. Sempat naik tipis di bulan Agusus sebesar US$ 72,67/ton, HBA September terkoreksi sebesar…

Duniatambang.co.id

Wakaf kolonial di era milenial

Ekbis 11 September 2019 - 06:46 WIB

Wakaf Nangis Getih, Wakaf Kolonial di Era Milenial (2)

Teman saya kecewa berat. Lahan yang diwakafkan kepada ustadz-nya ternyata mangkrak. Tidak tanggung-tanggung: nganggur empat tahun!

Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti

Ekbis 08 September 2019 - 20:15 WIB

Jurus Antigagal KUPIELON

Tanda-tanda saya akan punya bisnis kopi tampaknya menguat belakangan ini. Terutama setelah bertemu Rani Mayasari, owner coffee shop Kupielon

Kepemimpinan Otoriter Jangan Sampai Jadi Preseden di Golkar

Politik 08 September 2019 - 11:47 WIB

Kepemimpinan Otoriter Jangan Sampai Jadi Preseden di Golkar

Sirajuddin Abdul Wahab: engkerdilan Partai Golkar akibat kepemimpinan yang lemah dan kekanak-kanakan harus dihentikan. Perilaku otoriter dan diskriminatif harus…