Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Senin, 27 Mei 2019 - 10:38 WIB

Massa Klaim Aksi di Bawaslu sebagai Jihad Konstitusional

Cnnindonesia.com | Jumat, 10 Mei 2019 - 16:31 WIB

Unjukrasa menuntut diusutnya dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Unjukrasa menuntut diusutnya dugaan kecurangan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta - Sejumlah anggota massa yang tergabung dalam Koalisi Umat melakukan aksi di depan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Jumat (10/5). Aksi diklaim sebagai upaya mengawal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang melaporkan kecurangan yang terjadi dalam Pilpres 2019.

Orasi pertama kali disampaikan oleh Habib Hanif Alatas yang juga dewan pengarah Ijtimak Ulama III. Dalam orasinya ia mengatakan Persaudaraan Alumni (PA) 212 dalam melakukan aksinya juga melakukan sebuah ibadah. Hal ini ia katakan untuk menjawab pihak yang mempertanyakan mengapa PA 212 menjalankan aksinya di bulan Ramadan.

"Ibadah bukan cuma salat, baca Alquran dan lain-lain, kita harus puasa dan lain-ain tapi jangan lupa ibadah besar, jihad konstitusional," ujar dia kepada massa.

"Ramadan bukan hanya bulan berpuasa akan tetapi perang badar juga terjadi di bulan puasa. Menaklukkan kota Mekkah juga terjadi di bulan Ramadan," ucapnya.

Lebih lanjut Alatas mengingatkan kepada massa untuk melakukan aksi secara damai. Ia mengingatkan agar massa tidak terprovokasi sambil menyanyikan lagu 'hati-hati provokasi'.

Alatas kemudian menjelaskan kembali tujuannya datang dalam aksi ini adalah untuk mengawal BPN. Hal ini ia lakukan untuk menjalankan rekomendasi Ijtimak Ulama III yaitu mendiskualifikasi paslon yang terindikasi melakukan pelanggaran di Pemilu 2019.

"Siang ini kita datang bukan untuk makar, bukan untuk melawan hukum, bukan untuk mengacau. Tapi mengawal BPN agar hukum ditegakkan," kata dia.

Ia juga kembali mengingatkan pihaknya tidak berupaya untuk memecah belah bangsa. Justru menurut dia perbuatan curang dalam pilpres lah yang memecah belah bangsa.

Oleh karena itu Alatas mengatakan jika Bawaslu berani menindak kecurangan itu maka koalisi umat dan ulama akan siap mengawal Bawaslu.

Berita Lainnya

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menunjukkan buku berjudul Jokowi People Power saat jeda pemeriksaan untuk salat Jumat, di Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan, Jakarta, 24 Mei 2019. ANTARA

Nasional 25 Mei 2019 - 00:25 WIB

Diperiksa 10 Jam, Amien Rais Jelaskan Maksud People Power

Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais diperiksa selama sekitar 10 jam sebagai saksi dalam kasus dugaan makar dengan tersangka…

Tempo.co

Perawatan lapangan pesawat terbang yang dikelola oleh Asia Aero Technology

Ekbis 24 Mei 2019 - 06:55 WIB

Dari Tukang Rumput Jadi Pengelola Bandara

Banyak yang punya helikopter dan pesawat terbang pribadi. Tapi hanya satu yang punya bandaranya.

Pendiri Yayasan Pesantren Adz-Dzikra, KH Muhammad Arifin Ilham. (Screenshot via instagram @alvin_411)

Nasional 23 Mei 2019 - 00:17 WIB

Arifin Ilham Meninggal Dunia di Malaysia

Pendiri Yayasan Pesantren Az-Zikra KH Muhammad Arifin Ilham alias Ustaz Arifin Ilham meninggal karena penyakit kanker getah bening yang diidapnya. Dia tutup usia…

cnnindonesia.com

 Taksi listrik yang beroperasi di Jakarta

Opini 22 Mei 2019 - 08:50 WIB

SKOR 1 – 0

Kali ini saya menang 1 – 0. Melawan Pak Dahlan Iskan. Dalam soal cepet-cepetan punya pengalaman naik taksi listrik di Jakarta.

Prabowo Gugat Hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi Calon presiden Prabowo Subianto berencana mengajukan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Nasional 21 Mei 2019 - 12:59 WIB

Prabowo Gugat Hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi

Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Hiburan Gaya Hidup Infografis Foto Video Fokus Kolom Terpopuler Indeks BREAKING NEWS: Pidato Jokowi Usai…

cnnindonesia.com

Jokowi-Ma'ruf Amin (Rengga Sancaya/detikcom)

Nasional 21 Mei 2019 - 03:51 WIB

KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Pemenang Pilpres 2019

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menuntaskan rekapitulasi nasional hasil Pilpres 2019. Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang…

detik.com

Empat muazin mengumandangkan azan di Masjid Kesultanan Ternate

Religi 18 Mei 2019 - 09:11 WIB

Uniknya Masjid Kesultanan Ternate, 4 Muazin Kumandangkan Azan

Masjid Kesultanan Ternate atau Sigi Lamo merupakan warisan harta kekayaan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Selain menjadi saksi bisu sejarah perkembangan…

Viva.co.id

Petugas KPPS meninggal dunia.

Nasional 17 Mei 2019 - 20:57 WIB

Komnas HAM Mulai Investigasi Kematian Petugas KPPS

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM melakukan investigasi terkait dengan penyelenggaraan Pemilihan Umum di wilayah Provinsi Banten, khususnya di Tangerang.…

Viva.co.id