Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Jumat, 18 Oktober 2019 - 18:08 WIB

Pesawat Hipersonik Bisa Tempuh Jakarta-Tokyo dalam 90 Menit

Cnnindonesia.com | Selasa, 14 Mei 2019 - 10:06 WIB

Pesawat hipersonik yang tengah dikembangkan Hermeus (screenshot Hermeus)
Pesawat hipersonik yang tengah dikembangkan Hermeus (screenshot Hermeus)
Jakarta -- Hermeus berencana untuk membuat pesawat terbang komersil hipersonik yang bisa terbang lima kali lebih cepat dari cepat rambat bunyi. Teknologi propulsi pesawat ini dirancang agar bisa melaju dengan kecepatan lebih dari 3.000 mil per jam atau 3 Mach.

Sehingga, dengan kecepatan ini, penerbangan Jakarta-Tokyo yang biasa ditempuh 7 jam 25 menit, bisa dipotong kurang dari 100 menit, menjadi sekitar 90 menit saja.

Hermeus sendiri berbasis di Atlanta, Amerika Serikat, dan didirikan tahun lalu dan bermimpi untuk membuat pesawat tercepat di dunia alih-alih mengeksplorasi ruang angkasa.


Lihat juga: Virgin Galactic Uji Coba Pesawat Antariksa untuk Bawa Turis
"Kami tengah menyiapkan perjalanan revolusioner pada infrastruktur transportasi global, mengubah era dial-up ke era boradband, dengan mengubah kecepatan perjalanan jarak jauh secara radikal," jelas co-founder and CEO AJ Piplica dalam siaran persnya, seperti dikutip GeekWire.

Beberapa mantan petinggi Blue Origin ada di jajaran penasihat perusahaan ini, seperti Rob Meyerson yang sempat menjadi President perusahaan wisata luar angkasa yang didirikan Jeff Bezos itu. Selain itu, Chief Technology Officer Hermeus, Glenn Case, juga sempat bekerja merancang propulsi dan insinyur pengembang Blue Origin selama empat setengah tahun.

Baru-baru ini perusahaan tersebut mengumumkan telah berhasil mendapat pendanaan awal dari sejumlah pendana penting. Pendanaan ini dipimpin oleh Khosla Ventures dengan tambahan pendanaan dari beberapa investor pribadi. Namun, mereka tidak mengungkap berapa besar pendanaan yang digelontorkan.

"Hermeus mengembangkan pesawat yang tidak hanya meningkatkan pengalaman penerbangan dengan mengurangi waktu terbang, tapi juga berpotensi memiliki dampak sosial dan ekonomi yang besar," jelas Vinod Khosla, founder of Khosla Ventures.

Berita Lainnya

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto seusai melakukan pertemuan di kediaman Surya Paloh di Kawasan Permata Hijau, Jakarta, Ahad, 13 Oktober 2019

Politik 14 Oktober 2019 - 07:54 WIB

Paloh Bilang Tak Ada Masalah Jika Gerindra ke Koalisi Jokowi

Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku tak mempermasalahkan jika Gerindra masuk ke koalisi Jokowi. Hal itu diungkapkannya dalam pertemuannya dengan…

Tempo.co

Suzuki S-Presso tampil menawan dengan pemakaian aksesoris. Sumber: autocarindia.com

Otomotif 14 Oktober 2019 - 07:03 WIB

11 Hari Dipasarkan, Pesanan Suzuki S-Presso Tembus 10 Ribu Unit

Jakarta - Suzuki S-Presso untuk pertama kalinya diluncurkan di India pada 2 Oktober 2019. 11 hari setelah peluncuran, Suzuki India mengklaim pesanan S-Presso tembus…

Tempo.co

Kedai kopi Fa Aman Kuba di Takengon

Ekbis 09 Oktober 2019 - 11:25 WIB

Fa Aman Kuba, Sejarah Kopi Dari Takengon

Aman Kuba sudah eksis sejak tahun 1958. Namun sebelum kemerdekaan, Hasyim sebagai pengusaha kopi sudah mengekspor ke berbagai negara. Sekarang Fa Aman Kuba dijalankan…

Faisal Basri. TEMPO/Jati Mahatmaji

Nasional 01 Oktober 2019 - 10:34 WIB

Dampak Negatif Demo Mahasiswa ke Ekonomi, Faisal Basri: Gak Ada

Jakarta - Ekonom Faisal Basri mengatakan demo mahasiswa maupun pelajar yang belakangan ini terjadi tidak bakal berdampak negatif kepada perekonomian Indonesia.…

Tempo.co

Aristides Katopo

Artikel 01 Oktober 2019 - 09:37 WIB

Tides: Masak You Gak Bisa Dapat, Sih?

+ Masak you gak bisa dapat sih? - Nanti dicarikan + Kan sudah 25 tahun. Pasti sudah di-declassified. Coba you cari Marshal Green, bekas Dubes Amerika yang pernah…

Ibu ibu di Banjarnegara memamerkan hasil karya kain ecoprint

Ekbis 30 September 2019 - 02:04 WIB

Peluang Bisnis Kain Ecoprint

Suksesnya bisnis kain ecoprint adalah suksesnya kaum perempuan. Seluruh usaha dari produksi hingga pemasaran akan ditangani 100 persen perempuan.

Penjual buah Zuriat di Kota Palu, Sulawesi Tengah

Artikel 28 September 2019 - 10:01 WIB

Zuriat, Legenda Buah Penyubur Keturunan

Buah zuriat terkenal sebagai buah obat untuk pasangan suami-istri yang susah memperoleh keturunan. “Di Negara asalnya buah zuriat digunakan sebagai obat untuk…

Rasulullah

Religi 26 September 2019 - 04:21 WIB

Menghadapi Pengemis

Abu Dawud menarasikan sebuah hadis dari Anas bin Malik yang mengisahkan: Seorang laki-laki Anshar datang mengemis kepada Rasulullah SAW. Lalu, Rasulullah bertanya,…

republika.co.id