Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Minggu, 18 Agustus 2019 - 20:24 WIB

Perang Dagang Memanas, Bank Sentral Cina Mulai Timbun Emas

Tempo.co | Selasa, 11 Juni 2019 - 07:07 WIB

Batangan emas murni 99,99 persen di pabrik logam mulia Krastvetmet, di kota Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 22 September 2017. Pabrik ini merupakan salah satu produsen terbesar logam mulia terbesar di dunia. REUTERS/Ilya Naymushin
Batangan emas murni 99,99 persen di pabrik logam mulia Krastvetmet, di kota Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 22 September 2017. Pabrik ini merupakan salah satu produsen terbesar logam mulia terbesar di dunia. REUTERS/Ilya Naymushin
CINA semakin mengintensifkan pembelian emas guna menambah cadangan untuk enam bulan berturut-turut, karena semakin memanasnya perang dagang dengan AS.


People’s Bank of China (PBOC) meningkatkan cadangan emas batangannya menjadi 61,61 juta ons pada Mei dari 61,10 juta sebulan sebelumnya, menurut data yang dirilis pada hari Senin, seperti dikutip dari The Star, 11 Juni 2019.

Ini merupakan kenaikan 15,86 ton, setelah hampir 58 ton emas ditambahkan ke cadangan negara dalam lima bulan hingga April.

Kenaikan ini adalah langkah pemerintah untuk menjauh dari aset dolar, kata analis Argonaut Securities (Asia) Ltd. Helen Lau.


Pada tingkat akumulasi ini, Cina dapat membeli 150 ton pada 2019, menurut Lau.

Baca juga: Gantikan Dolar AS, Rusia Timbun Ribuan Ton Emas

Cina, produsen dan konsumen emas teratas dunia, sedang menghadapi prospek ekonomi domestik yang melambat ketika pemerintahan Trump menaikkan tarif impor Cina dan berupaya memotong perusahaan seperti Huawei Technologies Co. dari pasar AS.

Berdasarkan data PBOC terbaru, Cina telah melanjutkan pembelian dengan kecepatan stabil setelah jeda dari akhir 2016 hingga Desember lalu.

"Ini adalah diversifikasi untuk menjauh dari dolar AS, khususnya mengingat ketegangan perdagangan dan potensi perang dingin teknologi yang berkembang," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities.

Berita Lainnya

Enggartiasto dan Rini Soemarno

Opini 16 Agustus 2019 - 18:03 WIB

Enggar dan Rini Anggap Sepi Larangan Jokowi

Kesannya, perintah dan larangan Presiden Jokowi yang sudah dipublish itu hanya sebagai pemanis di bibir saja oleh para menterinya, setidak-tidaknya oleh Enggar…

Fahri Hamzah

Politik 14 Agustus 2019 - 16:12 WIB

Soal Enzo, Stop Rasa Takut dan Ancaman!

Kita jangan mau diadu domba. Dan anak-anak bangsa seperti Enzo Zenz Allie dan Clovis adalah masa depan. Stop jualan rasa takut dan ancaman. Buka hati dan pikiran.…

Net tv

Opini 13 Agustus 2019 - 22:22 WIB

NET TV: ANTARA BISNIS NYATA DAN MIMPI

Kabar ini sedang viral: NET TV dikabarkan bangkrut. Karyawannya di-PHK massal. Manajemen NET TV membantah. Tidak ada PHK massal. Ada apa dengan bisnis media TV?

Prabowo bertemu Megawati (Foto: Dok. PDIP)

Opini 13 Agustus 2019 - 02:09 WIB

Jurus ‘Pendekar Mabuk’ Prabowo dan Isu ‘Penumpang Gelap’

Nampaknya, perilaku elit Partai Gerindra semakin membingungkan kawan dan lawan. Setelah Prabowo ujug-ujug melakukan jurus ‘pendekar mabuk’ dengan “pertemuan…

Kakak beradik pendiri brand Kalibre: Direktur Research & Development Sunflower Lukman, Direktur Production & Marketing Sunflower Sandy Sadeli dan Direktur Finance Sunflower Roby. (dok. pribadi)

Ekbis 05 Agustus 2019 - 16:31 WIB

Kalibre Bintang Baru di Bisnis Tas

Kalibre merupakan salah satu merek tas pendatang baru yang namanya kian populer. Bahkan brand yang didirikan pada tahun 2014 oleh Sandy Sadeli bersama dua kakaknya…

swa.co.id

Presiden Joko Widodo atau Jokowi, mendatangi kantor pusat PT PLN (Persero), Jakarta, Senin 5 Agustus 2019. Kedatangan Jokowi ini untuk meminta penjelasan PLN mengenai padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pulau Jawa. TEMPO/Subekti

Nasional 05 Agustus 2019 - 11:23 WIB

Tegur Para Petinggi PLN, Jokowi: Bapak Ibu Kan Pinter-pinter

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegur para pimpinan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait dengan pemadaman listrik cukup lama pada Ahad, 4 Agustus…

Tempo.co

Mahasiswa UGM Mada Yanditya Affan Almada menunjukkan bahan bakar dari limbah plastik yang diproduksi dari alat furnace atau pemanas ciptaannya di Halaman Gedung Pusat UGM, Rabu, 31 Juli 2019. (ugm.ac.id)

Teknologi 01 Agustus 2019 - 16:37 WIB

Mahasiswa UGM Ini Ubah 380 Gram Sampah Plastik Jadi 400 Cc Minyak

Yogyakarta - Sampah plastik gelas air mineral (plastik PP) di tangan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, bisa disulap jadi bahan dasar bahan bakar minyak…

Tempo.co

Buku "Kemilau Bisnis Gadai" sebuah buku yang mengulas praktik rentenir

Ekbis 26 Juli 2019 - 19:08 WIB

Terobosan Rentenir Online

Seorang wanita muda ‘digilir’ pria hidung belang demi melunasi utangnya di rentenir online