Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 15 Oktober 2019 - 10:43 WIB

Kalibre Bintang Baru di Bisnis Tas

Swa.co.id | Senin, 05 Agustus 2019 - 16:31 WIB

Kakak beradik pendiri brand Kalibre: Direktur Research & Development Sunflower Lukman, Direktur Production & Marketing Sunflower Sandy Sadeli dan Direktur Finance Sunflower Roby. (dok. pribadi)
Kakak beradik pendiri brand Kalibre: Direktur Research & Development Sunflower Lukman, Direktur Production & Marketing Sunflower Sandy Sadeli dan Direktur Finance Sunflower Roby. (dok. pribadi)
Kalibre merupakan salah satu merek tas pendatang baru yang namanya kian populer. Bahkan brand yang didirikan pada tahun 2014 oleh Sandy Sadeli bersama dua kakaknya ini dianggap sebagai merek internasional oleh sebagian orang. Kalibre menyasar segmen pasar urban yang berhubungan dengan traveling, perkantoran, olahraga hingga pemotor.

Kelahiran merek ini bermula dari perkembangan bisnis keluarga. Orang tua Sandy adalah pendiri Sunflower Handbag Company pada 1979 sebagai home industry produsen tas yang memasarkan produknya ke toko-toko di beberapa kota kecil Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, kualitas dan kapasitas produksi dirasa kurang sehingga pada tahun 2012 pihaknya membeli pabrik untuk peningkatan produksi.

Pada tahun 2014, Sandy bersama kedua kakaknya, Roby dan Lukman, sepakat untuk menciptakan merek Kalibre yang dibentuk dengan standar kualitas internasional. “Kami sebagai produsen tas belum merasa puas apabila belum menciptakan sesuatu yang sempurna,” ungkap Sandy Sadeli, Direktur Produksi & Pemasaran Sunflower kepada SWA Online.

Segmen yang dibidik Kalibre adalah kalangan milenial dengan target umur 17-45 tahun. Kalangan inilah yang diyakininya menjadi penerus Indonesia dan bisa menghargai desain anak bangsa dengan rasa internasional. Adapun untuk bisa bersaing, strategi pemasaran yang dilakukan adalah menyandingkan Kalibre dengan brand international yang ada di Indonesia. “Hal ini terbukti efek branded-nya, Kalibre bisa menjual dengan cukup memuaskan, bahkan penjualan di beberapa counter lebih besar daripada merk international yang sudah established,” kata pria lulusan Teknik Industri Universitas Parahyangan tersebut.

Kini Kalibre sudah masuk ke hampir semua jaringan department store seperti Sogo, Metro, Gramedia, Central, Aeon dan outlet bandara Bali dan Jakarta (WH Smith). Kalibre juga mendirikan flagship store agar customer bisa mempelajari dan mengeksplor brand Kalibre seutuhnya. Di samping tas dan produk fashion, Kalibre menjual perlengkapan urban baik untuk kegiatan outdoor atau bagi pengendara motor dan sepeda.

Untuk menarik konsumen, Kalibre bahkan berani memberikan garansi hingga lima tahun untuk backpack kepada konsumen yang didukung dengan service centre. “Hal ini juga menunjukan komitmen kami kepada konsumen dan memacu brand loyalty bagi customer Kalibre,” tambahnya.

Keberhasilan Kalibre juga terlihat dari tahap awal pengembangan mereknya. Ketika baru diluncurkan dalam tiga bulan pertama, Kalibre sudah didatangi oleh orang Singapura yang akan menjadi agen Kalibre di tiga negara yaitu Singapura, Malaysia, dan Thailand. Bahkan dalam tahun pertamanya pabrik didirikan langsung mendapatkan seritifikasi ISO 9001:2008 untuk periode 2014-2017.

Berita Lainnya

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto seusai melakukan pertemuan di kediaman Surya Paloh di Kawasan Permata Hijau, Jakarta, Ahad, 13 Oktober 2019

Politik 14 Oktober 2019 - 07:54 WIB

Paloh Bilang Tak Ada Masalah Jika Gerindra ke Koalisi Jokowi

Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku tak mempermasalahkan jika Gerindra masuk ke koalisi Jokowi. Hal itu diungkapkannya dalam pertemuannya dengan…

Tempo.co

Suzuki S-Presso tampil menawan dengan pemakaian aksesoris. Sumber: autocarindia.com

Otomotif 14 Oktober 2019 - 07:03 WIB

11 Hari Dipasarkan, Pesanan Suzuki S-Presso Tembus 10 Ribu Unit

Jakarta - Suzuki S-Presso untuk pertama kalinya diluncurkan di India pada 2 Oktober 2019. 11 hari setelah peluncuran, Suzuki India mengklaim pesanan S-Presso tembus…

Tempo.co

Kedai kopi Fa Aman Kuba di Takengon

Ekbis 09 Oktober 2019 - 11:25 WIB

Fa Aman Kuba, Sejarah Kopi Dari Takengon

Aman Kuba sudah eksis sejak tahun 1958. Namun sebelum kemerdekaan, Hasyim sebagai pengusaha kopi sudah mengekspor ke berbagai negara. Sekarang Fa Aman Kuba dijalankan…

Faisal Basri. TEMPO/Jati Mahatmaji

Nasional 01 Oktober 2019 - 10:34 WIB

Dampak Negatif Demo Mahasiswa ke Ekonomi, Faisal Basri: Gak Ada

Jakarta - Ekonom Faisal Basri mengatakan demo mahasiswa maupun pelajar yang belakangan ini terjadi tidak bakal berdampak negatif kepada perekonomian Indonesia.…

Tempo.co

Aristides Katopo

Artikel 01 Oktober 2019 - 09:37 WIB

Tides: Masak You Gak Bisa Dapat, Sih?

+ Masak you gak bisa dapat sih? - Nanti dicarikan + Kan sudah 25 tahun. Pasti sudah di-declassified. Coba you cari Marshal Green, bekas Dubes Amerika yang pernah…

Ibu ibu di Banjarnegara memamerkan hasil karya kain ecoprint

Ekbis 30 September 2019 - 02:04 WIB

Peluang Bisnis Kain Ecoprint

Suksesnya bisnis kain ecoprint adalah suksesnya kaum perempuan. Seluruh usaha dari produksi hingga pemasaran akan ditangani 100 persen perempuan.

Penjual buah Zuriat di Kota Palu, Sulawesi Tengah

Artikel 28 September 2019 - 10:01 WIB

Zuriat, Legenda Buah Penyubur Keturunan

Buah zuriat terkenal sebagai buah obat untuk pasangan suami-istri yang susah memperoleh keturunan. “Di Negara asalnya buah zuriat digunakan sebagai obat untuk…

Rasulullah

Religi 26 September 2019 - 04:21 WIB

Menghadapi Pengemis

Abu Dawud menarasikan sebuah hadis dari Anas bin Malik yang mengisahkan: Seorang laki-laki Anshar datang mengemis kepada Rasulullah SAW. Lalu, Rasulullah bertanya,…

republika.co.id