Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Selasa, 17 September 2019 - 11:12 WIB

Fahri Hamzah Pesan kepada Anies Baswedan: Jangan Banyak Pidato

Tempo.co | Rabu, 18 Oktober 2017 - 18:38 WIB

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 29 April 2016. Ia mengadukan Sohibul Iman, Surahman Hidayat, dan Hidayat Nur Wahid ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). TEMPO/Dhemas Reviyanto
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 29 April 2016. Ia mengadukan Sohibul Iman, Surahman Hidayat, dan Hidayat Nur Wahid ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). TEMPO/Dhemas Reviyanto
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak banyak berpidato. Menurut Fahri, Anies harus meyakinkan warga tentang program kerja yang akan dia lakukan. Anies, kata dia, harus rajin berkeliling kota untuk melihat permasalahan yang ada.

"Yakinkan orang (mau) bikin ini, bersihkan ini, bersihkan itu. Itu aja kerjaannya, mondar-mandir. Jangan banyak pidato, nanti jadi macam-macam," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 18 Oktober 2017.

Dalam hal berpidato, Fahri bahkan menyarankan Anies meniru cara mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahjaa Purnama alias Ahok. Menurut dia, Ahok lebih banyak bicara teknis dalam pidatonya.

Mengenai pidato Anies soal pribumi yang menimbulkan polemik lantaran dianggap bisa berujung sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), Fahri menilai seharusnya masyarakat tidak perlu tersinggung dengan istilah pribumi. Ia mengatakan pribumi adalah istilah dalam sejarah perjuangan bangsa melawan penjajah. Adapun untuk saat ini, menurut Fahri, frasa pribumi cocok bila dikaitkan dengan perjuangan melawan penguasa negara dari pemilik modal besar yang datang

Berita Lainnya

Bawang goreng telah menjadi icon bisnis kota Palu

Artikel 15 September 2019 - 19:41 WIB

Icon Bisnis

Saya sebut bawang goreng sebagai icon bisnis kota Palu karena semua kawan saya di Palu menjawab itu. Berarti bawang goreng identik dengan kota Palu.

Nota Kesepahamanan (MoU) strategis antara Sinar Mas Land dan Microsoft untuk BSD City akan membangun inisiatif ekosistem digital untuk smart city.

Ekbis 13 September 2019 - 11:06 WIB

Sinar Mas Land Pelopori Konsep Smart City di Indonesia bersama Microsoft

Sinar Mas Land bekerja sama dengan Microsoft dalam mengubah kota mandiri terbesarnya, BSD City menjadi the first integrated smart digital city.

Sinar Mas Land kembangkan BSD Innovation Labs bersama dengan GK Plug and Play Indonesia dan Digitaraya, rekanan Google Developers Launchpad di Indonesia.

Ekbis 12 September 2019 - 13:18 WIB

Startup melalui BSD Innovation Labs

BSD Innovation Labs akan menjadi startup accelerator untuk Property Technology (Proptech) pertama di Indonesia.

Bawang putih

Artikel 11 September 2019 - 23:57 WIB

Swasembada Bawang Putih Bukan Ilusi

pemerintah menargetkan swasembada Bawang Putih dapat dicapai tahun 2019, dimajukan dari target sebelumnya tahun 2033

Dum Truk di penambangan batubara

Ekbis 11 September 2019 - 07:08 WIB

Terendah Sejak 2 Tahun Terakhir, Harga Batubara Acuan Makin Lesu

Harga Batubara Acuan (HBA) September 2019 anjlok sebesar US$65,79/ton. Sempat naik tipis di bulan Agusus sebesar US$ 72,67/ton, HBA September terkoreksi sebesar…

Duniatambang.co.id

Wakaf kolonial di era milenial

Ekbis 11 September 2019 - 06:46 WIB

Wakaf Nangis Getih, Wakaf Kolonial di Era Milenial (2)

Teman saya kecewa berat. Lahan yang diwakafkan kepada ustadz-nya ternyata mangkrak. Tidak tanggung-tanggung: nganggur empat tahun!

Kupielon tawarkan kerjasama bisnis dengan 3 pasti

Ekbis 08 September 2019 - 20:15 WIB

Jurus Antigagal KUPIELON

Tanda-tanda saya akan punya bisnis kopi tampaknya menguat belakangan ini. Terutama setelah bertemu Rani Mayasari, owner coffee shop Kupielon

Kepemimpinan Otoriter Jangan Sampai Jadi Preseden di Golkar

Politik 08 September 2019 - 11:47 WIB

Kepemimpinan Otoriter Jangan Sampai Jadi Preseden di Golkar

Sirajuddin Abdul Wahab: engkerdilan Partai Golkar akibat kepemimpinan yang lemah dan kekanak-kanakan harus dihentikan. Perilaku otoriter dan diskriminatif harus…