Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Sabtu, 22 September 2018 - 02:20 WIB

Indonesia Harus Bersikap Keras Soal Pencekalan Panglima TNI ke AS

Tempo.co | Senin, 23 Oktober 2017 - 08:30 WIB

Korps Marinir Jenderal Joseph F. Dunford Jr., ketua Kepala Staf Gabungan, menyelenggarakan sebuah upacara penyambutan untuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, di Pentagon, 18 Februari. , 2016. Staf Angkatan Darat AS
Korps Marinir Jenderal Joseph F. Dunford Jr., ketua Kepala Staf Gabungan, menyelenggarakan sebuah upacara penyambutan untuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, di Pentagon, 18 Februari. , 2016. Staf Angkatan Darat AS
Jakarta -- Pencekalan terhadap Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo oleh Amerika Serikat perlu mendapatkan reaksi keras pemerintah Indonesia. Pemerintah harus memprotes keras, kata guru besar hukum internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, Minggu 22 Oktober 2017.

Menurut Hikmahanto, pemerintah Indonesia harus menanyakan alasan penolakan itu, meski belakangan pemerintah AS merevisinya. Sebab, kata dia, rencana lawatan Gatot kali ini atas undangan resmi Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Joseph Dunford.

Gatot sedianya menjadi tamu dalam Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization di Washington, DC yang berlangsung pada hari ini, Senin 23 Oktober dan besok 24 Oktober 2017. Insiden ini bermula pada Sabtu siang lalu di Bandara Soekarno-Hatta.

Rombongan Gatot yang berjumlah enam orang tadinya akan bertolak ke Washington, DC menggunakan pesawat Emirates EK 357 pada pukul 17.50. Saat akan check-in, rombongan Gatot dihampiri sejumlah staf Emirates. Mereka mengatakan Gatot dan rombongan tak bisa terbang karena ada larangan dari imigrasi Amerika Serikat (U.S. Customs and Border Protection).

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta hingga Minggu 22 Oktober 2017 belum menjelaskan alasan penolakan itu. Dalam keterangannya, Kedutaan AS hanya menyatakan telah berkomunikasi dengan staf Panglima TNI untuk memfasilitasi perjalanan Gatot. Duta besar Amerika Serikat, Joseph Donovan Jr, juga meminta maaf kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas insiden ini. Kami terus berusaha bisa memfasilitasi perjalanan Jenderal Gatot, kata Donovan dalam keterangannya.

Menurut Hikmahanto, Kementerian Luar Negeri Indonesia mendapatkan informasi bahwa penolakan tersebut akibat adanya masalah internal di pemerintahan Amerika. Tapi belum ada penjelasan lebih lengkap selain hal itu. Insiden ini, kata dia, jika tak direspons dengan tepat oleh pemerintah AS, bisa berdampak buruk bagi hubungan kedua negara.

Bila Amerika tak memberikan klarifikasi memadai, kata Hikmahanto, Indonesia bisa saja menarik pulang duta besarnya dari Washington, DC. Jika tetap tak diindahkan, pemerintah Indonesia bisa mengusir diplomat Amerika Serikat dari Indonesia.

Berita Lainnya

Bakal calon presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengikuti upacara Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2018 di Kampus Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018).

Politik 21 September 2018 - 00:36 WIB

Tommy dan Titiek Soeharto Masuk dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga

Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya…

Kompas.com

Bupati Purbalingga, Tasdi terkena Operasi Tangkap Tangan KPK

Hukum 20 September 2018 - 00:31 WIB

Uang Suap Bupati Purbalingga Diduga untuk Dana Kampanye Pilgub Jateng Oleh Dusep Malik,

Bupati Pubalingga, Tasdi mengungkapkan bahwa uang suap yang dia terima digunakan untuk kepentingan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada Pilgub Jawa Tengah.…

Viva.co.id

Bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan).

Politik 19 September 2018 - 18:39 WIB

Kubu Prabowo Pakai Tagar Baru #2019PrabowoSandi

Kubu pendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno kembali mendeklarasikan tanda pagar atau tagar dukungan kepada pasangan itu. Kali…

Viva.co.id

Gubernur NTB periode 2018-2023, Zulkieflimansyah, saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 19 September 2018. TEMPO/Subekti.

Politik 19 September 2018 - 15:14 WIB

Gubernur NTB Zulkieflimansyah Ogah Jadi Timses Jokowi

Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah menyatakan tidak mau menjadi anggota tim sukses kubu mana pun dalam pemilihan presiden 2019. Prioritas utama saat…

Tempo.co

Tekan Defisit Perdagangan, Pemerintah Genjot Ekspor Batubara dan CPO

Ekbis 19 September 2018 - 00:33 WIB

Tekan Defisit Perdagangan, Pemerintah Genjot Ekspor Batubara dan CPO

Pemerintah berupaya mengurangi defisit transaksi perdagangan dengan menggenjot ekspor sumber daya alam seperti batubara yang harganya saat ini tengah dalam tren…

Ipotnews.com

Geram Dengan Impor, Otto Hasibuan Ajak Advokat Pejuang Bela Rizal Ramli

Politik 17 September 2018 - 14:40 WIB

Geram Dengan Impor, Otto Hasibuan Ajak Advokat Pejuang Bela Rizal Ramli

Partai Nasdem melayangkan somasi kepada ekonom senior Dr Rizal Ramli. RR, sapaannya, dituding partai besutan Surya Paloh itu telah menyebar fitnah. Partai Nasdem…

Rmol.co

Politikus Syahrul Yasin Limpo (kiri) dan Taufik Basari (kanan) di Polda Metro Jaya. (Kanavino/detikcom)

Politik 17 September 2018 - 14:10 WIB

Somasi soal Surya Paloh Tak Direspons, NasDem Polisikan Rizal Ramli

Partai NasDem melaporkan mantan Menko Maritim Rizal Ramli (RR) ke Polda Metro Jaya. Rizal dituding telah mencemarkan nama baik Ketum NasDem Surya Paloh lewat pernyataannya…

detik.com

Calon Presiden RI Prabowo Subianto (tengah), saat konferensi pers Sidang Pleno Ijtima' Ulama dan Tokoh Nasional II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu, 16 September 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

Politik 17 September 2018 - 06:44 WIB

Begini Arahan Rizieq Shihab untuk Pemenangan Prabowo - Sandiaga

Jakarta - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyampaikan sejumlah arahan kepada peserta Ijtima Ulama II. Arahan itu didengungkannya melalui pesan…

Tempo.co