Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Rabu, 19 Juni 2019 - 18:37 WIB

DPR Sahkan Perpu Ormas meski Fraksi Gerindra, PKS, PAN Menolak

Tempo.co | Selasa, 24 Oktober 2017 - 19:01 WIB

Suasana sidang paripurna DPR RI dengan agenda mengambil persetujuan terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Berdasarkan absen rapat ini dihadiri 328 anggota. Jakarta, 24 Oktober 2017
Suasana sidang paripurna DPR RI dengan agenda mengambil persetujuan terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Berdasarkan absen rapat ini dihadiri 328 anggota. Jakarta, 24 Oktober 2017
Jakarta - Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perpu Ormas) menjadi Undang-Undang. Persetujuan ini tercapai lewat mekanisme voting yang dilakukan setelah lobi-lobi antarfraksi tidak menemui kesepakatan.

Sidang paripurna sempat diskors sekitar dua jam untuk memberikan kesempatan fraksi-fraksi saling melobi. Pasalnya dari sepuluh fraksi yang ada tiga diantaranya yang menyatakan menolak.

"Dari hasil lobi belum dicapai musyawarah, maka telah disepakati pengambilan keputusan berdasarkan voting," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 24 Oktober 2017.


Fadli menjelaskan voting dilakukan per fraksi. Berdasarkan daftar hadir anggota yang dibacakan Fadli, sidang paripurna kali ini diikuti oleh 445 anggota.

Hasilnya adalah tiga fraksi menyatakan menolak, yaitu Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Sementara itu, tujuh fraksi lainnya menyatakan setuju.

"Kita telah mendapatkan hasil bahwa dari anggota yang hadir, 314 setuju dan 131 tidak setuju. Dengan demikian, dengan mempertimbangkan berbagai catatan dari fraksi maka rapat menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Nomor 2 Tahun 2017 menjadi Undang-Undang," ucapnya.

Berita Lainnya

Foto: Istimewa/Carscoops

Otomotif 17 Juni 2019 - 11:06 WIB

Mewah! Ini Mobil Nasional Pertama Vietnam

Hanoi - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertama bernama VinFast ke konsumen mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Dua di antara mobil nasional Vietnam tergolong…

detik.com

Foto: Istimewa/Carscoops

Otomotif 17 Juni 2019 - 11:06 WIB

Mewah! Ini Mobil Nasional Pertama Vietnam

Hanoi - Vietnam akan mengirim mobil nasional pertama bernama VinFast ke konsumen mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Dua di antara mobil nasional Vietnam tergolong…

detik.com

Jersey Babe Ruth

Olahraga 17 Juni 2019 - 06:55 WIB

Jersey Babe Ruth Jadi Memorabilia Termahal

Jersey (seragam tim) New York Yankees yang dikenakan oleh legenda bisbol Babe Ruth terjual dalam lelang yang mencetak rekor 5,6 juta dolar, kata satu pernyataan,…

republika.co.id

Joko Intarto, praktisi komunikasi, penyedia solusi video conference

Opini 16 Juni 2019 - 18:55 WIB

Sidang Live Pilpres

Mungkinkah live video conference digunakan dalam sidang MK? Bagaimana aspek teknik dan legalnya?

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar (Foto: inilahcom)

Ekbis 16 Juni 2019 - 07:36 WIB

Kabupaten Kolaka Segera Milki Smenter Feronikel

Kolaka - Fasilitas pemurnian (smelter) feronikel PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara akan memenuhi target dapat…

inilah.com

Greenland Mencair, Laut Meninggi

Luar Negeri 16 Juni 2019 - 00:52 WIB

2 Miliar Ton Es Greenland Mencair

Greenland kehilangan lebih dari 2 miliar ton es atau 40 persen lebih wilayahnya pada Jumat kemarin. Greenland adalah pulau besar di Kutub Utara yang dipenuhi banyak…

Tempo.co

Bangkrut Itu Ilmu Sukses. Sebuah buku "Berani Bangkrut" lahir dari pengalaman motivator bisnis dan pengusaha waralaba Dr Ir H Wahyu Indrasakti Saidi MSc

Opini 12 Juni 2019 - 05:32 WIB

Bangkrut Itu Ilmu Sukses

Anda percaya bangkrut itu ilmu sukses? Saya percaya. Sangat percaya. Semua pengusaha sukses mengatakan pernah bangkrut. Tidak hanya sekali. Tapi berkali-kali. Tapi,…

Batangan emas murni 99,99 persen di pabrik logam mulia Krastvetmet, di kota Krasnoyarsk, Siberia, Rusia, 22 September 2017. Pabrik ini merupakan salah satu produsen terbesar logam mulia terbesar di dunia. REUTERS/Ilya Naymushin

Luar Negeri 11 Juni 2019 - 07:07 WIB

Perang Dagang Memanas, Bank Sentral Cina Mulai Timbun Emas

CINA semakin mengintensifkan pembelian emas guna menambah cadangan untuk enam bulan berturut-turut, karena semakin memanasnya perang dagang dengan AS. People‚Äôs…

Tempo.co