Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Jumat, 20 Juli 2018 - 12:09 WIB

Anies Baswedan Dinilai Keliru Bedakan TGUPP dengan Staf Ahok

Tempo.co | Kamis, 23 November 2017 - 20:18 WIB

Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Anies Baswedan saat berkunjung ke Kantor Tempo, Jakarta, 21 April 2017.
Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Anies Baswedan saat berkunjung ke Kantor Tempo, Jakarta, 21 April 2017.
Jakarta - Tudingan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa staf gubernur era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjabat Gubernur DKI dibiayai swasta belakangan mengungkap fakta baru.

Menurut bekas anggota staf Ahok, Nathanael Ompusunggu, staf gubernur berbeda dengan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). "Kalau TGUPP berisi Pegawai Negeri Sipil eselon dua," ujar dia ketika dihubungi Tempo pada Rabu, 22 November 2017.

Nael, begitu dia biasa disapa, menuturkan anggota TGUPP ditunjuk berdasarkan surat keputusan (SK) gubernur. Dengan begitu, kegiatan TGUPP, termasuk gaji anggotanya, dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sedangkan staf gubernur era Ahok bekerja berdasarkan kontrak kerja Gubernur Ahok dengan individu-individu non PNS yang dinilai cakap.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan staf gubernur semasa kepemimpinan Ahok dibiayai swasta."Anda cek saja di berita-berita. Dulu (staf gubernur) dibiayai oleh siapa? Anda bandingkan saja. Lebih baik anda bandingkan dan lihat, dulu dibiayai dengan siapa, sekarang dengan siapa," ujar Anies di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 21 November 2017.

Pernyataan pedas bagi Ahok itu menjawab pers yang menanyakan anggaran penyelenggaraan tugas TGUPP dalam Rancangan APBD DKI Jakarta 2018 sebesar Rp 28,5 miliar. Angka itu 14 kali lipat dari dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018 yang ditentukan sebelumnya yakni Rp 2,3 miliar. Dalam RKPD 2018, honorarium anggota TGUPP yang diajukan Rp 1,9 miliar per bulan.

Menurut Anies Baswedan, memang setiap orang yang bekerja untuk membantu gubernur menyusun kebijakan harus dibiayai pemerintah daerah.

Penjelasan Nael diperkuat oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika. Dia juga membantah bahwa anggota TGUPP era Ahok dibiayai pihak swasta. Agus mengatakan, gaji setiap anggota TGUPP yang memiliki SK pengangkatan dari gubernur pasti berasal dari APBD.

"TGUPP enggak (dibiayai swasta), lah," katanya kepada Friski Riana dari Tempo pada Rabu, 22 November 2017.

Berita Lainnya

Jaksa Agung HM Prasetyo memberikan keterangan pers di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (12/7).

Hukum 20 Juli 2018 - 06:42 WIB

Kejagung Sudah tidak Buru Riza Chalid dalam Kasus Freeport

Kejaksaan Agung menyatakan sudah tidak memburu lagi pengusaha M Riza Chalid terkait rekaman Freeport Indonesia. Alasannya, penyelidikan kasus itu tidak dilanjutkan.…

Republik.co.id

Lalu Muhammad Zohri bersama

Olahraga 18 Juli 2018 - 15:56 WIB

Luar Biasa, Muhammad Zohri Disopiri Presiden Jokowi

Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, mendapat kesempatan bertemu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu siang, 18…

ViVa.co.id

Anak-anak secara tekun mengamati cara pembelajaran membaca Al Qur’an dengan metoda mama papa di Majlis Taklim Masjid Al Gopur, Cicayur 1, Pagedangan, BSD City.”

Nasional 17 Juli 2018 - 16:38 WIB

Program BBQ (Berantas Buta Qurán) Dengan Metode Mama Papa Mulai Diterapkan Di Masjid-Masjid BSD City

Program BBQ yang diluncurkan pada 23 Mei 2018 lalu di Masjid As Syarif BSD City, sudah dijalankan di masjid-masjid BSD City dan sekitarnya.

Mantan Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjorojakti menjadi saksi di Pengadilan Tipikor

Hukum 17 Juli 2018 - 08:51 WIB

Saksi : Selamatkan Petambak Dipasena Usulan BPPN

Rapat kabinet terbatas tanggal 11 Februari 2004, membahas usulan penetapan utang petani tambak sebesar Rp 100 juta sehingga total 1,1 Trilyun. Sedangkan sisanya…

Perusahaan Umum (Perum) BULOG menjual beras dalam kemasan sachet atau renceng.

Ekbis 17 Juli 2018 - 00:16 WIB

Perum BULOG Mulai Pasarkan Beras Sachet

Perusahaan Umum (Perum) BULOG melakukan terobosan dengan menjual beras dalam kemasan sachet atau renceng. Direktur Utama BULOG Budi Waseso mengatakan beras ini…

tempo.co

Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberikan keterangan pers kinerja APBN 2018

Ekbis 16 Juli 2018 - 00:45 WIB

Kuasai Mayoritas Saham Freeport, Penerimaan Pajak Akan Meningkat

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan, penerimaan negara bakal lebih besar setelah proses divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia rampung. Penandatanganan…

Vica.co.id

Harry Kane meraih gelar top skor Piala Dunia 2018. (REUTERS/John Sibley)

Olahraga 16 Juli 2018 - 00:31 WIB

Daftar Top Skor Piala Dunia 2018, Harry Kane Raih Sepatu Emas

Striker timnas Inggris Harry Kane resmi menyabet gelar top skor Piala Dunia 2018 dan berhak meraih Sepatu Emas dengan torehan enam gol. Koleksi gol Kane tak bisa…

Cnnindonesia.com

Pemain Kroasia Luka Modric memeluk pelatih Zlatko Dalic.

Olahraga 16 Juli 2018 - 00:27 WIB

Modric Pemain Terbaik Piala Dunia

MOSKOW -- Luka Modric mendapatkan gelar pemain terbaik di Piala Dunia 2018. Kapten Kroasia itu dianggap sebagai pahlawan The Blazers yang membawa tim Balkan itu…

Republika.co.id