Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Minggu, 23 September 2018 - 00:38 WIB

RAPBD DKI Menggelembung, Sumarsono Ingatkan Prinsip Efisiensi

Kompas.com | Kamis, 23 November 2017 - 21:12 WIB

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono di Kompleks Parleme, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2017).
Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono di Kompleks Parleme, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2017).
Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengingatkan prinsip efisiensi perlu diterapkan para pejabat tinggi negara maupun daerah. Hal itu diungkapkannya merespons pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2018 yang tengah mendapatkan sorotan publik.

"Sebenarnya seluruh pejabat negara dan daerah khususnya, kalau efisiensi itu sudah tuntutan dari manajemen. Enggak usah disuruh pun, kalau ada yang efisien ngapain boros," ujar Sumarsono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Ia mencontohkan usulan anggaran rehabilitasi kolam air mancur DPRD DKI Jakarta sebesar Rp 620 juta. Menurut Sumarsono, besaran anggaran tersebut juga merupakan pilihan.

"Mau 620? Kalau cukup 320, 200 kenapa 620? Kan semua kita pembuat keputusan di belakang layar yang ambil," kata pria yang akrab disapa Soni itu.

Soni pun menyinggung rencana merekrut 74 orang Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang anggarannya mencapai Rp 28 miliar.

"Kalau lolos tapi DPRD tidak melakukan pengawasan, ya kurang. Masa staf begini 74. Harusnya kalau DPRD mengklarifikasi ini apa, untuk apa, apa tugasnya," tuturnya.

Ia mengkhawatirkan jika usulan soal TGUPP itu diloloskan justru akan menjadi bumerang bagi Pemda DKI sendiri. Soni mengkhawatirkan tim itu bisa menjadi gubernur "bayangan" dan meminjam nama pimpinannya.

"Dengan 74 siapa yang menjamin mereka tidak meminjam nama dan kewenangan pimpinan untuk atas nama pimpinan padahal pimpinan tidak menyuruh," tuturnya.

Sejumlah anggaran menjadi sorotan. Salah satunya yakni anggaran untuk tim gubernur untuk percepatan pembangunan (TGUPP) sebesar Rp 28 miliar.

Anggaran lain yang disorot yakni dana hibah Rp 1 miliar untuk Komando Resimen Mahasiswa dan Rp 500 untuk organisasi Laskar Merah Putih.

Berita Lainnya

Tips agar video YouTube mudah ditemukan oleh mesin pencari

Teknologi 22 September 2018 - 06:36 WIB

Tips agar video YouTube mudah ditemukan oleh mesin pencari

Perwakilan YouTube Geri Azriel Siddik membagikan empat tips efektif berikut ini tentang bagaimana konten video Anda pada sosial media tersebut bisa lebih mudah…

Antaranews.com

Asia Sentinel's twitter post on the news mentioning Susilo Bambang Yudhoyono administration's involvement in Bank Century scandal.

Politik 22 September 2018 - 06:06 WIB

Demokrat Investigasi Asia Sentinel Hingga ke Hong Kong

Kepala Divisi Advokasi Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean membenarkan terkait dibentuknya tim investigasi oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).…

republika.co.id

Bakal calon presiden sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengikuti upacara Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2018 di Kampus Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018).

Politik 21 September 2018 - 00:36 WIB

Tommy dan Titiek Soeharto Masuk dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga

Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto dan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya…

Kompas.com

Bupati Purbalingga, Tasdi terkena Operasi Tangkap Tangan KPK

Hukum 20 September 2018 - 00:31 WIB

Uang Suap Bupati Purbalingga Diduga untuk Dana Kampanye Pilgub Jateng Oleh Dusep Malik,

Bupati Pubalingga, Tasdi mengungkapkan bahwa uang suap yang dia terima digunakan untuk kepentingan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada Pilgub Jawa Tengah.…

Viva.co.id

Bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan).

Politik 19 September 2018 - 18:39 WIB

Kubu Prabowo Pakai Tagar Baru #2019PrabowoSandi

Kubu pendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno kembali mendeklarasikan tanda pagar atau tagar dukungan kepada pasangan itu. Kali…

Viva.co.id

Gubernur NTB periode 2018-2023, Zulkieflimansyah, saat dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 19 September 2018. TEMPO/Subekti.

Politik 19 September 2018 - 15:14 WIB

Gubernur NTB Zulkieflimansyah Ogah Jadi Timses Jokowi

Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah menyatakan tidak mau menjadi anggota tim sukses kubu mana pun dalam pemilihan presiden 2019. Prioritas utama saat…

Tempo.co

Tekan Defisit Perdagangan, Pemerintah Genjot Ekspor Batubara dan CPO

Ekbis 19 September 2018 - 00:33 WIB

Tekan Defisit Perdagangan, Pemerintah Genjot Ekspor Batubara dan CPO

Pemerintah berupaya mengurangi defisit transaksi perdagangan dengan menggenjot ekspor sumber daya alam seperti batubara yang harganya saat ini tengah dalam tren…

Ipotnews.com

Geram Dengan Impor, Otto Hasibuan Ajak Advokat Pejuang Bela Rizal Ramli

Politik 17 September 2018 - 14:40 WIB

Geram Dengan Impor, Otto Hasibuan Ajak Advokat Pejuang Bela Rizal Ramli

Partai Nasdem melayangkan somasi kepada ekonom senior Dr Rizal Ramli. RR, sapaannya, dituding partai besutan Surya Paloh itu telah menyebar fitnah. Partai Nasdem…

Rmol.co