Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Newslink.co.id - Sumber informasi terpercaya

Sabtu, 14 Desember 2019 - 22:21 WIB

Elektabilitas Urutan Kedua, Gerindra Tak Mau Disebut Manfaatkan Musibah Golkar

Kompas.com | Senin, 27 November 2017 - 09:42 WIB

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani pada acara rilis survei Poltracking Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017).
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani pada acara rilis survei Poltracking Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017).
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani tak sepakat jika partainya disebut memanfaatkan dinamika internal Partai Golkar sehingga menempati posisi kedua pada survei elektabilitas Poltracking Indonesia.

Dinamik Golkar ini terkait status Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada survei Poltracking, Gerindra mendapatkan elektabilitas sebesar 13,6 persen, sedangkan Golkar 10,9 persen.

"Gerindra tidak terbiasa untuk memanfaatkan musibah dari partai atau orang lain dan tentu saja kami prihatin dengan situasi ini," ujar Muzani, seusai rilis survei Poltracking di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Minggu (26/11/2017).

Muzani mengatakan, survei tersebut dilakukan sebelum status Novanto ditetapkan sebagai tersangka KPK.

Dengan demikian, menurut dia, tak relevan jika status Novanto saat ini dikaitkan dengan penurunan elektabilitas Golkar dan Gerindra mendapatkan limpahan elektabilitas karena adanya permasalahan tersebut.

Menurut dia, jika kepercayaan publik kepada Gerindra bertambah, hal itu karena adanya gagasan dan konsep yang ditawarkan kepada rakyat terkait permasalahan-permasalahan kebangsaan.

"Kami bergerak dengan road map yang sudah kami tetapkan," ujar Anggota Komisi I DPR itu.

Berita Lainnya

Wiranto

Nasional 13 Desember 2019 - 16:37 WIB

9 Wantimpres Resmi Dilantik Jokowi, Wiranto Jadi Ketua

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik sembilan orang sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta Pusat…

Viva.co.id

Foto: Ilustrasi Garuda Indonesia (Shinta/detikTravel)

Ekbis 13 Desember 2019 - 11:47 WIB

Edan! Ada Cucu Usaha Garuda Namanya Garuda TauBeres Indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia (Persero) yang tak jelas bergerak di bidang apa. Nama cucu usaha itu ialah PT Garuda…

detik.com

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan mantan Menkominfo Rudiantara jadi Dirut PLN

Ekbis 10 Desember 2019 - 16:02 WIB

Pastikan Rudiantara Jadi Bos PLN, Luhut: Di Kabinet Kerjanya Bagus

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Presiden Joko Widodo alias Jokowi menunjuk Rudiantara menjadi Direktur Utama…

katadata.co.id

Bank Mandiri

Ekbis 08 Desember 2019 - 05:46 WIB

Chatib Basri Mau Turun Gunung, Erick Thohir: karena Percaya Saya

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengungkapkan alasan mantan Menteri Keuangan Chatib Basri bersedia menjadi Wakil Komisaris Utama PT Bank…

Tempo.co

Sinar Mas Land bersama The Jakarta Post dan PricewaterhouseCoopers selenggarakan sebuah diskusi bertajuk ‘’Outlook Kawasan Digital Hub Pada 2020’’ di BSD City.

Ekbis 07 Desember 2019 - 16:09 WIB

Digital Hub akan Berkontribusi Positif dalam Pengembangan Ekonomi Digital di BSD City

Sinar Mas Land menggandeng The Jakarta Post, dan Pricewaterhouse Coopers, firma audit terbesar di dunia untuk menelaah pengembangan Kawasan Digital Hub di BSD City.…

Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Agung Pambudhy

Ekbis 07 Desember 2019 - 13:58 WIB

Erick Thohir Pecat Semua Direktur Garuda yang Selundupkan Harley

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pagi tadi menggelar pertemuan dengan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Usai pertemuan…

detik.com

Juru bicara KPK Febri Diansyah memberikan keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.

Hukum 07 Desember 2019 - 07:52 WIB

KPK Temukan Aliran Duit Rp 100 Miliar ke Mantan Petinggi Garuda

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menengarai ada aliran duit sejumlah Rp 100 miliar dalam kasus suap pembelian mesin pesawat oleh PT Garuda Indonesia.…

Tempo.co

Kementerian BUMN Minta Bea Cukai Usut Video Ferrari di Pesawat Garuda. Foto: dok. Istimewa

Ekbis 06 Desember 2019 - 21:10 WIB

Kementerian BUMN Minta Bea Cukai Usut Video Ferrari di Pesawat Garuda

Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta komisaris untuk melakukan pemeriksaan atas viralnya video Ferrari di lambung pesawat Garuda Indonesia.…

detik.com